@nxncp: .

ปู๊นปู๊น<3
ปู๊นปู๊น<3
Open In TikTok:
Region: TH
Monday 01 June 2026 11:17:35 GMT
29533
5015
18
751

Music

Download

Comments

blackisbad6
DarkDaisy :
คนส้วยคนสวยย
2026-06-03 01:20:22
0
fx0762
คนที่คุณก็รู้ว่าใคร :
วันนี้...................
2026-06-01 12:07:45
1
team_mm41
TEAM :
สวยจางงง🥺
2026-06-01 18:42:02
2
user256539002486
ปุ๊ :
น่ารักมากเลย
2026-08-07 12:40:45
0
try_gentleman
ธีร์ ผู้กองยาเส้น :
เย้ๆๆๆๆๆๆ😘😘
2026-06-01 14:57:08
2
winzerozero
Win Win Win :
น่ารัก🥰💖
2026-06-01 12:02:45
1
beer.natapon6
Beer🥃🥃 :
2026-07-13 02:13:07
0
nithikorncriboonyongbea0
ผมไม่ได้ชื่อถั่วว :
2026-06-01 19:43:25
2
pun.r9
𝑷𝑼𝑵𝑹𝟗 :
2026-06-03 17:54:34
0
sharks_14
ฉามรักแมวว :
2026-06-01 14:58:16
1
ratthikon_ornsut
ชอบกินหมูกรอบ'' :
เจ้าอ้วงงง
2026-06-01 20:18:55
1
vfeoooootdgmail.c
eegdrop  (ซีซั่น2) :
🥰
2026-06-01 13:37:12
2
ruok_4432
แมงกะพรุนV2 :
😳😳😳
2026-06-01 11:21:39
1
iamfrank28
ภูบดินทร์ บรรดาศักดิ์ :
🥰🥰🥰
2026-07-03 15:01:46
0
peet.phakphum
🕷️🕸️ :
🥰
2026-06-02 02:24:12
1
..wat22
🐈. WAT🦖 :
🥰🥰🥰
2026-07-23 09:24:39
0
To see more videos from user @nxncp, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

PERTEMUAN NASAB 3 SERANGKAI ULAMA MUDA Gus Reza Ahmad Zahid – Gus Bahauddin Nursalim – Gus Abdurrohman Kautsar Nasab atau garis keturunan merupakan bagian penting dalam sejarah para ulama dan tokoh agama. Melalui penelusuran nasab, kita dapat mengenal hubungan keluarga, perjalanan dakwah, serta mata rantai keilmuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam gambar tersebut ditampilkan tiga ulama muda beserta rangkaian nasab yang dicantumkan: 1. Gus Reza Ahmad Zahid Dalam poster, rangkaian nasab beliau ditulis melalui beberapa nama hingga sampai kepada Maulana Ishaq. 2. Gus Bahauddin Nursalim Poster mencantumkan rangkaian nasab melalui sejumlah ulama dan tokoh Jawa, di antaranya KH Bahauddin, KH Ma'shum, KH Sholeh, KHR Asnawi, Raden Sumohadinegoro, Sultan Hadiwijaya, Susuhunan Giri, hingga Maulana Ishaq. 3. Gus Abdurrohman Kautsar Pada bagian ketiga, poster mencantumkan rangkaian nasab melalui beberapa nama ulama, di antaranya Kyai Nurul Huda, Kyai Achmad Djauli, Kyai Usman, Kyai Sholeh, Kyai Syafi'i, Kyai Abdurrahman, Syeikh Hasan Nawawi Tembayat, Maulana Hamzah Abdul Qodir, hingga Maulana Ishaq. 📜 Menjaga Sejarah dan Menghormati Ulama Pertemuan pembahasan nasab seperti ini bukan sekadar membicarakan garis keturunan. Lebih dari itu, ia menjadi sarana untuk mengenal sejarah, menghargai jasa para ulama, dan menjaga mata rantai perjuangan dakwah Islam. Namun, setiap informasi nasab sebaiknya tetap diteliti dan diverifikasi melalui sumber-sumber sejarah atau dokumen nasab yang terpercaya, agar informasi yang disebarkan tidak menimbulkan kekeliruan. Mengenal nasab adalah mengenal sejarah. Mengenal sejarah adalah menghargai perjuangan para pendahulu. Semoga ilmu dan dakwah para ulama terus menjadi manfaat bagi generasi berikutnya.
PERTEMUAN NASAB 3 SERANGKAI ULAMA MUDA Gus Reza Ahmad Zahid – Gus Bahauddin Nursalim – Gus Abdurrohman Kautsar Nasab atau garis keturunan merupakan bagian penting dalam sejarah para ulama dan tokoh agama. Melalui penelusuran nasab, kita dapat mengenal hubungan keluarga, perjalanan dakwah, serta mata rantai keilmuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam gambar tersebut ditampilkan tiga ulama muda beserta rangkaian nasab yang dicantumkan: 1. Gus Reza Ahmad Zahid Dalam poster, rangkaian nasab beliau ditulis melalui beberapa nama hingga sampai kepada Maulana Ishaq. 2. Gus Bahauddin Nursalim Poster mencantumkan rangkaian nasab melalui sejumlah ulama dan tokoh Jawa, di antaranya KH Bahauddin, KH Ma'shum, KH Sholeh, KHR Asnawi, Raden Sumohadinegoro, Sultan Hadiwijaya, Susuhunan Giri, hingga Maulana Ishaq. 3. Gus Abdurrohman Kautsar Pada bagian ketiga, poster mencantumkan rangkaian nasab melalui beberapa nama ulama, di antaranya Kyai Nurul Huda, Kyai Achmad Djauli, Kyai Usman, Kyai Sholeh, Kyai Syafi'i, Kyai Abdurrahman, Syeikh Hasan Nawawi Tembayat, Maulana Hamzah Abdul Qodir, hingga Maulana Ishaq. 📜 Menjaga Sejarah dan Menghormati Ulama Pertemuan pembahasan nasab seperti ini bukan sekadar membicarakan garis keturunan. Lebih dari itu, ia menjadi sarana untuk mengenal sejarah, menghargai jasa para ulama, dan menjaga mata rantai perjuangan dakwah Islam. Namun, setiap informasi nasab sebaiknya tetap diteliti dan diverifikasi melalui sumber-sumber sejarah atau dokumen nasab yang terpercaya, agar informasi yang disebarkan tidak menimbulkan kekeliruan. Mengenal nasab adalah mengenal sejarah. Mengenal sejarah adalah menghargai perjuangan para pendahulu. Semoga ilmu dan dakwah para ulama terus menjadi manfaat bagi generasi berikutnya.

About