@media.clips02: ‎Kabar relatif lega muncul di tengah tekanan rupiah yang makin parah. Detik Finance melaporkan pada Sabtu (30/5/2026) bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) jamin harga BBM subsidi seperti Solar dan Pertalite tidak akan naik sampai akhir tahun 2026, meski dolar AS hampir tembus Rp17.900 (sempat di Rp17.902 pukul 14:11 WIB Jumat 29/5). Pernyataan ini disampaikan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat ditemui di Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (29/5/2026). "Jadi untuk kenaikan harga BBM yang untuk subsidi, ini kan sudah disampaikan dan ini menurut perhitungan kita kan ada produksi dalam negeri yang kita dorong itu peningkatan. Kilang di dalam negeri pun itu juga kita juga sudah siapkan," ujar Yuliot. ‎ ‎Konsistensi dengan pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya (19/5): "Belum sampai US$100 lah, dan belum ada kenaikan, tidak akan naik. Insyaallah ya doain ya, tidak akan kita naikkan subsidi BBM." Rata-rata ICP (Indonesian Crude Price) Januari sampai sekarang kira-kira US$80-81/barrel, di bawah asumsi US$100 yang bisa jadi trigger kenaikan. Soal harga listrik, Yuliot tidak tegas jamin naik atau tidak. Pemerintah dorong ketahanan energi nasional lewat percepatan PLTS 100 gigawatt dan stop operasi pembangkit listrik diesel, biar mengurangi ketergantungan ke impor BBM dan tidak terlalu terdampak fluktuasi rupiah. ‎ Sumber: TWS News @tradewithsuli #kontencom #kontencomxtws

MEDIA CLIPS
MEDIA CLIPS
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 01 June 2026 12:27:04 GMT
1798
51
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @media.clips02, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About