Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@aliyakhan..official11:
ALIYA KHAN
Open In TikTok:
Region: PK
Monday 01 June 2026 16:15:13 GMT
81072
24856
904
207
Music
Download
No Watermark .mp4 (
2.13MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
4.46MB
)
Watermark .mp4 (
4.17MB
)
Music .mp3
Comments
papa ki pari nm🥰🫶 :
koi friendship kar lo yaar 🥺
2026-06-02 09:01:16
3
♥️ت و ص ی ف🌹خ ا ن🔥 :
looking good 🥰
2026-06-01 20:23:42
3
Anwar jan :
2026-06-02 07:00:16
1
Sakhi Khan Fsb :
2026-06-01 20:08:24
2
Asif dg khan :
💕💕💕😳😳😳😳😳🥰🥰🥰🥰😳💕💕
2026-06-01 18:34:42
2
M.Zeeشan Raجput :
😍😘⚘💋⚘💋⚘💋⚘💋😍😘
2026-06-02 03:15:26
2
عثمان خا ن :
nice🥰
2026-06-02 00:02:55
2
معصوم<> بھیڑیا :
2026-06-01 19:24:09
2
Malik pervaiz :
2026-06-01 20:14:46
2
Altat Panh war786 :
2026-06-01 22:42:13
2
Naeem Khan :
Vip
2026-06-01 18:38:12
2
🦅kaleem::khan✌️ :
hihi🥀please 🙏 😢 💖
2026-06-01 21:26:14
2
usama warriach 03 :
hi
2026-06-02 04:03:11
1
Janan Khan :
mashallah zbrdst
2026-06-01 18:21:43
2
💞Masoom log . :
کمال 🥰
2026-06-02 13:29:25
1
Omer Khan :
nice G💝💝
2026-06-02 07:50:06
1
Subhan Baloch :
🥰🥰🥰Hi
2026-06-02 14:11:03
1
ارمانی دنیا 7328 :
2026-06-02 05:37:40
1
♥️منور حسین اعوان♥️ :
2026-06-02 12:04:05
1
Main hanif arian Lahore :
beautiful 🥰🥰
2026-06-02 10:40:24
1
Juni gull :
wow🥰
2026-06-02 00:56:10
1
Naseer Khan :
hello
2026-06-02 07:10:30
1
To see more videos from user @aliyakhan..official11, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Sidang perkara korupsi suap dan gratifikasi yang berawal dari tangkap tangan atau OTT KPK di Kabupaten Ponorogo pada 7 November 2025 lalu kembali mengungkap fakta-fakta menarik. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 2 Juni 2026, mantan istri terdakwa Yunus Mahatma, Dian Vivit Pahalaningrum, memberikan sejumlah keterangan yang menyita perhatian Majelis Hakim maupun para pengunjung sidang. Pada persidangan kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menghadirkan tujuh orang saksi. Dua di antaranya hadir untuk pertama kali, yakni Dian Vivit Pahalaningrum, dan Catur Heriyawan yang menjabat di Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Sementara lima saksi lainnya kembali dimintai keterangan, yaitu Herry Sutrisno, Imam Basori, Suko Widodo, Arief Kurniawan, dan Arief Pujiana. Ketujuh saksi tersebut diperiksa dalam perkara korupsi suap dan gratifikasi yang menjerat tiga terdakwa, yakni Sugiri Sancoko selaku Bupati Ponorogo, Agus Pramono selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, dan Yunus Mahatma selaku Direktur RSUD dr. Harjono S Ponorogo. Persidangan berlangsung di Ruang Sidang Cakra yang Ketuai Majelis Hakim I Made Yulianda, SH., MH., didampingi hakim anggota Manambus Pasaribu, SH., MH dan Lujianto, SH., MH serta Panitera Pengganti (PP). Sementara ketiga terdakwa hadir langsung didampingi Tim Penasihat Hukum-nya masing-masing. Di hadapan majelis hakim, Dian Vivit Pahalaningrum, mengakui bahwa sejumlah barang bukti yang disita KPK merupakan milik mantan suaminya, Yunus Mahatma. Aset tersebut antara lain dua mobil mewah jenis Rubicon dan BMW, puluhan sepeda gunung bermerek, puluhan cincin emas dan berlian, sejumlah jam tangan mewah, apartemen, beberapa rumah di Ponorogo, Madiun dan Surabaya, serta beberapa bidang tanah dengan luas ribuan meter persegi Dian juga mengungkap bahwa dari sejumlah aset rumah yang diperlihatkan JPU KPK, empat unit tercatat atas namanya, tujuan atas nama Yunus Mahatma "Empat atas nama saya, tujuh atas nama Yunus Mahatm. Yang lain saya kurang tau," ujar Dian saat menjawab pertanyaan Jaksa sambil memperhatikan dokumen dan barang bukti yang ditampilkan di layar persidangan. Namun ketika ditanya mengenai mobil Jeep Rubicon, Dian mengaku kendaraan tersebut dibeli sekitar tahun 2021 hingga 2022 dan saat itu pembayarannya belum lunas. "Seingat saya itu dibeli tahun 2021-2022 dan belum lunas," ucapnya. Keterangan tersebut kemudian mendapat perhatian khusus dari Ketua Majelis Hakim yang meminta saksi memberikan keterangan secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan. "Kami minta supaya saksi jujur. Kalau memang itu berkaitan dengan perkara ini, kami akan bersikap tegas. Kalau memang ada bukti silakan ditunjukkan," tegas Ketua Majelis Hakim Dalam persidangan, JPU KPK juga memperlihatkan sejumlah dokumen perbankan yang menunjukkan adanya deposito bernilai miliaran rupiah atas nama Yunus Mahatma. Dian mengakui bahwa rekening deposito tersebut merupakan milik mantan suaminya. Majelis hakim kemudian menyinggung hubungan pribadi antara saksi dan terdakwa Yunus Mahatma. Ketua Majelis Hakim menegaskan bahwa pertanyaan tersebut bukan untuk mencampuri urusan rumah tangga, melainkan berkaitan dengan integritas seorang aparatur sipil negara. "Kami bukan mencampuri urusan rumah tangga saudara, tetapi ini menyangkut integritas ASN," ujar Ketua Majelis Hakim. Dian Vivit Pahalaningrum menjelaskan bahwa hubungan rumah tangganya dengan Yunus Mahatma telah lama mengalami keretakan. "Kami sudah lama pisah tidur. Sering bertengkar. Puncaknya tahun 2023 - 2024. Bercerai tahun 2026," ungkapnya. Saat ditanya apakah perceraian tersebut dipicu oleh kehadiran pihak ketiga, Dian menjawab singkat, "Ya." Keterangan itu mengindikasikan adanya perempuan lain dalam kehidupan pribadi Yunus Mahatma sebelum perceraian terjadi. Ikuti dan baca artikel di ⤵️ 🌎 beritakorupsi.co #ponorogo24jam #creatorsearchinsights #tiktoknews #kpk #fyp
OMG đây là lần đầu tiên tui thấy whisky trong suốt như pha lê dị đó mấy bà ưi. Ẻm đẹp cực kì lun #nightlife
#loveyou🫶🏻💐#fyp #song
Combo 1kg đang có deal hời lắm đó nhaa 🫕🫕 #Obaxua #obaxuavietnam #botutrangthiennhien #botdaudo #utrang
Lưu giữ mọi khoảnh khắc mùa hè cùng OPPO Find X9s #fyp #xuhuong #OPPOFindX9s #ContentCreatorChoice #OPPOxHasselblad
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy