@lianasoulmessage777: THEY HAVE GOOSEBUMPS! They Can't Explain What Happened… Now They're SPOOKED 😱

LIANA SOUL MESSAGE
LIANA SOUL MESSAGE
Open In TikTok:
Region: US
Monday 01 June 2026 16:19:44 GMT
27059
1458
86
106

Music

Download

Comments

sov_reign144
Cameron Byrd 0️⃣🤝♾️ :
with great power comes great responsibility
2026-06-02 06:38:07
4
stimy225
Timeless :
when this happens they don't want me around anymore
2026-06-01 17:49:27
4
timothy.dixon61
Timothy Dixon :
AMEN AMEN AMEN
2026-06-02 00:20:03
8
marty.parrill
Marty Parrill :
Amen Glory be to God Amen Pastor Parrill
2026-06-02 02:00:21
4
lij.nova
lij.nova :
This is me. Thank you, Lord 🙏🙏🙏🙏
2026-06-02 00:57:48
3
jamienewell16
Just4sid5 :
…and you know this how????
2026-06-02 15:56:15
3
8universo.sagrado8
8universo.sagrado8 :
Amen 🙏 11:11 ✨
2026-06-01 19:39:13
5
tricia333.lammert
💗Tricia333🌹 :
I valued friendship highly with good intention. No empathy.
2026-06-02 05:24:45
3
pastor.jali
Pastor Jali.❤️ :
Ameeeeen
2026-06-01 23:33:17
4
becca3331111
Becca3331111 :
🕉✨️🫶💫thank you 🌹🌹🌹
2026-06-01 17:18:30
4
quantumarchitectoffaith
quantumarchitectoffaith :
✨👑💜👁️💜👑✨
2026-07-10 22:34:41
1
vonexoticthawis
ThaWisofKingdom44 :
10:52pm
2026-06-02 02:52:09
2
user706059542
user6551109989772 :
I Claim It
2026-06-01 23:07:10
4
courttdmrcx
🌅🍺coco🍺🌅 :
Claim
2026-06-02 13:19:36
3
stellatoston421
The black one :
amen 🙏
2026-06-01 23:27:36
4
jonhny199
Johnyy :
yo no me asusto nunca ,me puedo equivocar, pido perdón y seguimos y sino asumo las consecuencias sin agachar las consecuencias, lo importante siempre voy 10 pasos por delante ,pero soy muy espontáneo y bocas ,si me equivoco no tengo que llevar la razón ,pero es lo lo que dicta mi corazón ,no mi cabeza ,mi corazón es el que manda .y quiero que siga de esa manera . pido perdón cuando me equivoco. Alomejor he cometido un error no querer a una persona cuando es todo , no he sentido tanto por nadie y bueno no quiero explicarlo.
2026-06-02 05:31:45
2
mewes527
Mewes 👑🐲 :
Vielen Dank
2026-06-02 19:01:09
1
tricia333.lammert
💗Tricia333🌹 :
Ya
2026-06-02 05:38:17
2
countryqueen5151
PEGGY aka CountryQueen559 :
thank you
2026-06-01 19:08:51
4
vandersvanderhack
SeanVBossHossBossHossSeanV :
Agree right
2026-06-02 22:00:15
1
byanayancy
AnAyAncy :
It’s ME🧚🏾‍♀️🪞🐞⚜️
2026-06-01 19:09:01
4
saraisavvys
SaraiSavvy’s :
Spot on sis
2026-06-02 05:52:01
2
goodbyeseeyou6
goodbyeseeyou666 :
n no i was not wearing makeup n i dont have ears like this nor is my nose is like what you see inn pic n yes. my presence n energy is apparently ive been told is very very strong 👍
2026-06-01 18:59:02
2
srtl06
Srasta 🤍 :
I resonate with this
2026-06-01 17:07:06
3
To see more videos from user @lianasoulmessage777, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

JADILAH MANUSIA YANG SEWAJARNYA — TANPA HARUS TERLIHAT SEMPURNA DI MATA SIAPA PUN   Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang benar-benar sempurna. Kita semua — tanpa terkecuali — lahir membawa kelebihan sekaligus kekurangan. Kita punya masa lalu yang kelam, punya kelemahan yang sulit dihilangkan, punya sisi gelap yang mungkin hanya Tuhan dan diri sendiri yang tahu, serta pernah melakukan kesalahan yang kadang masih membekas di hati. Itulah hakikat sejati manusia: makhluk yang tidak luput dari lupa, khilaf, dan ketidaksempurnaan. Kesempurnaan mutlak hanyalah milik Tuhan semata — dan menyadari kebenaran inilah yang menjadi langkah pertama untuk tumbuh menjadi manusia yang rendah hati, jujur, dan sejati.    Kita memang tidak suci, tidak sempurna, dan tidak selalu benar — tetapi setidaknya, berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang merugikan;   - Jangan jadi perebut — yang dengan sengaja mengambil apa yang bukan haknya, yang merebut kebahagiaan, kesempatan, posisi, atau milik orang lain hanya demi memuaskan ambisi dan keuntungan pribadi, tanpa peduli betapa hancur hati pemilik aslinya. ​ - Jangan jadi penjilat — yang berpura-pura manis, memuji berlebihan, dan selalu menyetujui segala hal hanya saat ada keuntungan yang bisa didapat, lalu berubah wajah, membelakangi, bahkan menjatuhkan begitu tujuannya tercapai. Kepribadian yang sejati tidak perlu dibeli dengan kepalsuan. ​ - Jangan jadi penindas — yang menggunakan kekuatan, kedudukan, kekayaan, atau kelebihan yang dimilikinya untuk meremehkan, menekan, menyakiti, atau menginjak mereka yang lebih lemah dan tidak berdaya. Ingatlah, roda kehidupan terus berputar — siapa pun yang hari ini di atas, suatu hari bisa berada di posisi yang sama dengan yang ia tindas. ​ - Jangan jadi munafik — yang tampil seolah paling baik, paling saleh, paling suci, dan paling benar di depan umum, padahal di baliknya hatinya penuh kepalsuan, iri hati, dengki, dan niat tersembunyi. Topeng kesucian mungkin bisa menipu manusia untuk sementara waktu, tetapi tidak pernah bisa menutupi kebenaran dari pandangan Tuhan Yang Maha Melihat.   Tidak perlu repot-repot berusaha terlihat sempurna di mata dunia. Tidak perlu memakai topeng kesucian palsu hanya agar dipuji, dihormati, atau dianggap mulia oleh orang banyak. Tidak perlu menyembunyikan segala kekurangan hanya demi menjaga citra yang rapuh. Cukup jadilah manusia yang wajar — apa adanya, jujur, dan tulus. Cukup pastikan dirimu:   - Tahu batas — kapan harus berhenti, kapan tidak melanggar hak orang lain, dan kapan mengakui bahwa kemampuanmu ada batasnya. ​ - Punya etika — sopan dalam tutur kata, hormat dalam sikap, dan menjaga kehormatan diri serta orang lain dalam setiap tindakan. ​ - Tidak merugikan siapa pun — baik dalam perkataan, perbuatan, maupun diam sekalipun; baik saat mereka ada di hadapanmu maupun saat mereka tidak tahu apa yang kamu lakukan di belakang.   Karena pada akhirnya, ukuran manusia yang baik bukanlah tentang seberapa suci penampilannya di permukaan, bukan tentang seberapa banyak pujian yang ia terima dari orang lain, dan bukan tentang seberapa sempurna citra yang ia bangun. Ukuran kebaikan yang sejati terletak pada seberapa lurus hatinya saat tidak ada yang melihat, seberapa tulus perbuatannya saat tidak ada yang memberi penghargaan, dan seberapa mulia cara ia memperlakukan sesamanya — bahkan ketika ia tahu tidak ada satu pun mata manusia yang menyaksikannya, kecuali Tuhan Yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi.    Jadi teruslah berjalan sebagai manusia biasa: teruslah belajar, teruslah memperbaiki diri, teruslah berbuat baik meski tidak selalu dihargai — dan biarkan kebaikan itu berbicara sendiri, tanpa perlu kamu sibuk membuktikannya kepada siapa pun. Karena manusia yang sejati tidak perlu terlihat sempurna untuk diakui berharga — ia hanya perlu tetap berbuat baik, meski dalam ketidaksempurnaannya.         #JadilahManusiaYangWajar #TidakPerluTerlihatSempurna #JanganMerebutMenjilatMenindasMunafik #BerbuatBaikTanpaTopeng #EtikaDanHatiYangLurus
JADILAH MANUSIA YANG SEWAJARNYA — TANPA HARUS TERLIHAT SEMPURNA DI MATA SIAPA PUN Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang benar-benar sempurna. Kita semua — tanpa terkecuali — lahir membawa kelebihan sekaligus kekurangan. Kita punya masa lalu yang kelam, punya kelemahan yang sulit dihilangkan, punya sisi gelap yang mungkin hanya Tuhan dan diri sendiri yang tahu, serta pernah melakukan kesalahan yang kadang masih membekas di hati. Itulah hakikat sejati manusia: makhluk yang tidak luput dari lupa, khilaf, dan ketidaksempurnaan. Kesempurnaan mutlak hanyalah milik Tuhan semata — dan menyadari kebenaran inilah yang menjadi langkah pertama untuk tumbuh menjadi manusia yang rendah hati, jujur, dan sejati. Kita memang tidak suci, tidak sempurna, dan tidak selalu benar — tetapi setidaknya, berusahalah untuk tidak menjadi manusia yang merugikan; - Jangan jadi perebut — yang dengan sengaja mengambil apa yang bukan haknya, yang merebut kebahagiaan, kesempatan, posisi, atau milik orang lain hanya demi memuaskan ambisi dan keuntungan pribadi, tanpa peduli betapa hancur hati pemilik aslinya. ​ - Jangan jadi penjilat — yang berpura-pura manis, memuji berlebihan, dan selalu menyetujui segala hal hanya saat ada keuntungan yang bisa didapat, lalu berubah wajah, membelakangi, bahkan menjatuhkan begitu tujuannya tercapai. Kepribadian yang sejati tidak perlu dibeli dengan kepalsuan. ​ - Jangan jadi penindas — yang menggunakan kekuatan, kedudukan, kekayaan, atau kelebihan yang dimilikinya untuk meremehkan, menekan, menyakiti, atau menginjak mereka yang lebih lemah dan tidak berdaya. Ingatlah, roda kehidupan terus berputar — siapa pun yang hari ini di atas, suatu hari bisa berada di posisi yang sama dengan yang ia tindas. ​ - Jangan jadi munafik — yang tampil seolah paling baik, paling saleh, paling suci, dan paling benar di depan umum, padahal di baliknya hatinya penuh kepalsuan, iri hati, dengki, dan niat tersembunyi. Topeng kesucian mungkin bisa menipu manusia untuk sementara waktu, tetapi tidak pernah bisa menutupi kebenaran dari pandangan Tuhan Yang Maha Melihat. Tidak perlu repot-repot berusaha terlihat sempurna di mata dunia. Tidak perlu memakai topeng kesucian palsu hanya agar dipuji, dihormati, atau dianggap mulia oleh orang banyak. Tidak perlu menyembunyikan segala kekurangan hanya demi menjaga citra yang rapuh. Cukup jadilah manusia yang wajar — apa adanya, jujur, dan tulus. Cukup pastikan dirimu: - Tahu batas — kapan harus berhenti, kapan tidak melanggar hak orang lain, dan kapan mengakui bahwa kemampuanmu ada batasnya. ​ - Punya etika — sopan dalam tutur kata, hormat dalam sikap, dan menjaga kehormatan diri serta orang lain dalam setiap tindakan. ​ - Tidak merugikan siapa pun — baik dalam perkataan, perbuatan, maupun diam sekalipun; baik saat mereka ada di hadapanmu maupun saat mereka tidak tahu apa yang kamu lakukan di belakang. Karena pada akhirnya, ukuran manusia yang baik bukanlah tentang seberapa suci penampilannya di permukaan, bukan tentang seberapa banyak pujian yang ia terima dari orang lain, dan bukan tentang seberapa sempurna citra yang ia bangun. Ukuran kebaikan yang sejati terletak pada seberapa lurus hatinya saat tidak ada yang melihat, seberapa tulus perbuatannya saat tidak ada yang memberi penghargaan, dan seberapa mulia cara ia memperlakukan sesamanya — bahkan ketika ia tahu tidak ada satu pun mata manusia yang menyaksikannya, kecuali Tuhan Yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi. Jadi teruslah berjalan sebagai manusia biasa: teruslah belajar, teruslah memperbaiki diri, teruslah berbuat baik meski tidak selalu dihargai — dan biarkan kebaikan itu berbicara sendiri, tanpa perlu kamu sibuk membuktikannya kepada siapa pun. Karena manusia yang sejati tidak perlu terlihat sempurna untuk diakui berharga — ia hanya perlu tetap berbuat baik, meski dalam ketidaksempurnaannya.   #JadilahManusiaYangWajar #TidakPerluTerlihatSempurna #JanganMerebutMenjilatMenindasMunafik #BerbuatBaikTanpaTopeng #EtikaDanHatiYangLurus

About