Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@msjunoxo: JD seems like liv is only focused on her and dom #WWE #wweraw #wwesmackdown #wwechampion #fypツ #fyp #prowrestling #reaction #obafemi #romanreigns #penta #jeyuso #sethrollins #livmorgan
msjunoxo
Open In TikTok:
Region: US
Tuesday 02 June 2026 03:03:32 GMT
7948
241
7
7
Music
Download
No Watermark .mp4 (
10.33MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
9.9MB
)
Watermark .mp4 (
9.76MB
)
Music .mp3
Comments
Andre Brown :
Plz for the love of god Roxanne plz turn on liv you and Raquel
2026-06-02 04:10:38
5
maineventtrey35 :
Raquel just be sitting there when Liz caused her the title like 3 times
2026-06-02 08:50:38
4
jakey :
Roxanne beat Liv Morgan ass
2026-06-03 19:50:58
0
ezmin :
I smell a turn coming on roxxane is about to turn 👏👏👏👍
2026-06-02 18:16:13
3
HeatherW36 :
Kick liv out 💯
2026-06-03 13:07:04
2
To see more videos from user @msjunoxo, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
absolute nonsense#fitcheck #asilac_
ELE FOI EXPLICAR A SAORI SOBRE A SITUAÇÃO COM A FICANTE E ELA ENTENDEU TUDO ERRADO KKK#loud_coringa #loudcoringa #metropolesrp #gtarp #fivemrp
#fyp #viral #flirting #viraltiktok #viral
POV 4 | Sore itu, pelukan Keonho menjadi saksi bahwa untuk pertama kalinya, cowok itu berhenti menjadikan semuanya sebagai permainan. Karena yang berdiri dihadapannya kali ini, bukan lagi adik kelas galak yang selalu berhasil ia ganggu. Melainkan perempuan dengan hati yang baru saja dihancurkan seseorang yang terlalu bodoh untuk menjaganya. Suara sisa keramaian PORAK masih terdengar samar dari kejauhan. Namun disini—dipelukan Keonho, semuanya terasa jauh lebih sunyi. Bahu kecilmu naik turun menahan tangis yang semakin pecah. Bayangan Sean bersama perempuan tadi masih terus berputar dikepalamu. “Makanya jangan bandel,” gumam Keonho pelan. Kalimat itu harusnya terdengar menyebalkan. Tapi entah kenapa, malah membuat tangismu pecah semakin keras. Kedua tanganmu spontan mencengkeram bagian belakang hoodie miliknya, sementara Keonho hanya diam memelukmu erat. Tangannya mengusap pelan belakang kepalamu, membiarkanmu menangis sesukamu. Dan sialnya, pelukan itu terasa terlalu nyaman untuk seseorang yang selama ini paling ingin kamu hindari. Tak lama terdengar kekehan kecil darinya. “Ini nggak mau dilepas pelukannya?” tanyanya tengil. Saat itu juga kesadaranmu langsung kembali. Kamu buru-buru mendorong dadanya menjauh dengan wajah sebal. Tangismu memang sudah berhenti. Tapi bekasnya masih terlihat jelas dimata Keonho. Matamu yang sembab, hidungmu yang merah, matamu yang basah. “Lo apaan sih, Kak. Meluk-meluk gue segala.” gerutumu sambil menyeka pipi dengan kesal. Kamu mendelik. “Mencari kesempatan dalam kesempitan.” Keonho malah terkekeh santai, tapi tatapannya sejak tadi tak lepas darimu. Dan dibalik senyum tengilnya, ada sisa khawatir yang jelas terlihat disana. Cowok itu kembali mendekat, lalu menunduk menyesuaikan tinggi badanmu. “Udah kapok?” tanyanya pelan. “Masih mau balikan sama mantan?” Kamu langsung mendorong dadanya lagi. “IH APAANSIH! NYEBELIN BANGET LO KAK!” Keonho justru tertawa puas, sementara kamu kembali sibuk menyeka air mata dengan ujung almet OSIS mu sambil menunduk penuh kesal. Kali ini, senyum Keonho perlahan memudar. Tatapannya juga berubah lebih lembut. Tangannya perlahan terulur, ibu jarinya menyeka sisa air matamu yang masih turun. “Air mata lo terlalu berharga kalau cuma buat nangisin orang brengsek kayak Sean,” gumamnya. Kini kamu mendongak. Dan sialnya, cara Keonho menatapmu saat itu terasa terlalu tulus untuk dianggap bercanda. Namun beberapa detik kemudian cowok itu malah terkekeh lagi. “Jangan nangis lagi,” ujarnya santai. “Lo kalau nangis lucu. Kalau gue reflek cium gimana?” Lagi-lagi kamu mendelik. Namun entah mengapa, ada rasa salah tingkah ditengah itu. “Ck! Nyebelin banget.” ••• Langkit sudah mulai gelap. Langkah kakimu terasa jauh lebih berat saat keluar dari gedung sekolah tuan rumah setelah evaluasi panitia PORAK selesai berlangsung. Ditengah hati yang masih terasa hancur dan sesak, kamu tetap memaksakan diri kembali masuk ke ruangan tadi. Ruangan yang juga terdapat Sean didalamnya. Padahal sebelumnya, Keonho sempat melarangmu ikut evaluasi dan bersikeras ingin langsung membawamu pulang. Namun kamu tetap datang. Karena bagaimanapun juga, kamu adalah wakil ketua OSIS yang harus bertanggung jawab sampai acara selesai. Dan sekarang, begitu langkahmu melambat didepan gerbang sekolah, matamu langsung menangkap sosok itu. Keonho. Cowok itu sudah duduk santai diatas motornya dengan helm hitam yang sudah terpasang. Tangannya sesekali memainkan kunci motornya. Begitu melihatmu keluar, senyum manis khasnya langsung terbit begitu saja seolah sejak tadi memang hanya menunggumu. Tidak dapat dipungkiri, ada haru kecil begitu melihat senyum itu. Meski terkadang, semua rasa itu kamu singkirkan karena rasa denial. “Lama banget, sayang.” katanya santai. Senyum kecil Keonho masih terpasang. Namun begitu kamu mendekat, senyum itu perlahan memudar. Cowok itu langsung sadar. Matamu masih sembab, dan wajahmu terlihat jauh lebih kosong dibanding sebelumnya. Keonho spontan turun dari motornya. “Hey…” panggilnya. +🗨️ #pov #keonho #cortis #keonhoedit #fypage
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy