@andrescastano.bedoya: No pues gracias 😂

Andres Castaño
Andres Castaño
Open In TikTok:
Region: CO
Tuesday 02 June 2026 17:01:00 GMT
1997670
261902
2808
59557

Music

Download

Comments

jesussalinas77
Jesús Jimenez :
Ese No Es Amigo De Nadie.😂🤣🤣
2026-06-03 23:09:49
22766
jesus.david9085
Jesus David :
dijo hijo de put4 o me equivoco
2026-06-04 02:23:45
3207
feli.sw07
𝐅𝐞𝐥𝐢.𝐒𝐰𝟎𝟕 :
🙊Huy yo lo espero a la salida 😂
2026-06-02 18:16:10
1404
josibeckham
Josi Beckham :
Yo no lo vuelvo ni a saludar, por lo menos un año
2026-06-03 23:57:35
960
kaiquexrx6
🔟⚡️ :
é amigo ou inimigo??
2026-06-04 20:45:18
23
asael.padilla14
Asael Padilla :
ESE NO ES TU AMIGO 🤣
2026-06-02 22:09:40
141
charlieboy10109
Charlie Boy :
With friends like this who needs enemies.
2026-06-04 19:19:18
3
cristian27492
CRISTIANCITO :
Pero que !
2026-06-04 13:05:38
10
salim.rezig8
slim46🇹🇳🇩🇪ⵣ🏍 :
bro why 😂😂
2026-06-04 19:51:59
2
andreusmonteiro
Andreusmonteiro :
nem judas foi tao traíra assim 😅
2026-06-04 19:44:49
30
eny.tds
The DeathSudden E-sport :
amigo é pai e mãe,
2026-06-04 17:41:15
83
dark_ferxxo19
𝓓𝓪𝓻𝓴❆𝓕𝓮𝓻𝓧𝔁❦ :
Mi amigo el q dice ser mi mejor amigaso de alma:
2026-06-04 18:18:51
15
To see more videos from user @andrescastano.bedoya, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Selasa (2/6/2026). Aksi yang diikuti kader GMNI, GMKI, IMM, dan KAMMI Sumut itu berlangsung memanas hingga berujung ricuh. Massa membakar ban bekas dan merobohkan pagar kantor PLN sebagai bentuk kekecewaan terhadap manajemen perusahaan listrik negara tersebut. Koordinator aksi menyebut kemarahan massa dipicu oleh peristiwa blackout yang pernah melanda Pulau Sumatera dan dinilai berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat serta ribuan pelaku UMKM. Mereka menilai hingga kini PLN belum menunjukkan pertanggungjawaban yang memadai kepada publik. Dalam orasinya, massa juga menyoroti absennya General Manager PLN UID Sumut yang tidak menemui para demonstran. Aliansi menuding pihak manajemen sengaja menjadikan agenda penyelenggaraan ASEAN Boys Championship (AFF U-19) 2026 sebagai alasan untuk menghindari dialog dengan masyarakat.
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Cipayung Plus Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Selasa (2/6/2026). Aksi yang diikuti kader GMNI, GMKI, IMM, dan KAMMI Sumut itu berlangsung memanas hingga berujung ricuh. Massa membakar ban bekas dan merobohkan pagar kantor PLN sebagai bentuk kekecewaan terhadap manajemen perusahaan listrik negara tersebut. Koordinator aksi menyebut kemarahan massa dipicu oleh peristiwa blackout yang pernah melanda Pulau Sumatera dan dinilai berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat serta ribuan pelaku UMKM. Mereka menilai hingga kini PLN belum menunjukkan pertanggungjawaban yang memadai kepada publik. Dalam orasinya, massa juga menyoroti absennya General Manager PLN UID Sumut yang tidak menemui para demonstran. Aliansi menuding pihak manajemen sengaja menjadikan agenda penyelenggaraan ASEAN Boys Championship (AFF U-19) 2026 sebagai alasan untuk menghindari dialog dengan masyarakat. "Kami merasa jijik melihat pimpinan PLN UID Sumut yang seakan-akan menggunakan perhelatan penting seperti AFF hanya sebagai tameng untuk berlindung dari pertanggungjawaban," ujar perwakilan aliansi dalam pernyataan sikapnya. Selain persoalan pelayanan, demonstran menyoroti kondisi interkoneksi kelistrikan Sumatera yang dinilai rentan akibat minimnya sistem cadangan. Mereka menilai manajemen PLN masih bekerja secara reaktif dan tidak memiliki langkah strategis dalam mengantisipasi krisis energi. Tak hanya menyoal layanan kelistrikan, massa juga mengangkat dugaan praktik korupsi di lingkungan PLN. Mereka menyoroti dugaan pemecahan paket proyek Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Sumatera Utara yang disebut bertujuan menghindari mekanisme tender terbuka. Dugaan kasus tersebut, menurut mereka, tengah menjadi perhatian aparat penegak hukum. #berita #informasi #news #beritasumut #medan

About