@viethai889: Bản Cover mới chợt khóc này nghe phiêu quá..!!!

Hải Bolero
Hải Bolero
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 03 June 2026 02:36:24 GMT
458172
7936
195
509

Music

Download

Comments

huevu_lc888
Hue vu _Lc888 :
nghe bài hát hay mà ko dám đăng nhật kí. sợ ngta đồn 😂😂😂
2026-06-04 03:34:59
28
cafe.3min.75
💞HOANG.ĐAI.12💞+90💞 :
2026-06-05 16:10:43
1
phamcongtund91
Phạm Tưởng :
Tên bài hát là gì mấy bạn nhỉ
2026-06-03 14:46:06
3
long_cao
❤️‍🔥Long_Cao❤️‍🔥 :
Chợt khóc bùi chí cường 😅
2026-06-04 11:58:42
1
chechan299
Chè chan 🇻🇳 :
Tuyệt
2026-06-05 02:01:31
1
dyv6lfeuyj8o
❣️❣️tuyền phạm❣️❣️ :
2026-06-04 23:57:09
2
ytegiadinh3
Bác sĩ gợi ý :
nho nyc
2026-06-06 04:32:26
0
khangnguyen42912
khang zero :
những bài hát thời 8x 9x mà có công nghệ như bây giờ thì những bài này 100tr w là chuyện nhỏ
2026-06-04 00:25:42
5
cp.mp5
🌸Cấp mập ❤️ :
Nhạc 9x mãi đỉnh 🥰
2026-06-06 05:26:49
0
tinhlangl886
✨𝕋ĩ𝕟𝕙 𝕃ặ𝕟𝕘✨ :
bài hát hay quá👍👍
2026-06-06 01:03:19
0
nhatle_3_2022
Hỷ Hỷ :
Bài hát hay
2026-06-06 03:54:31
0
thoiphmvn6
thoiphmvn6 :
bài này hay
2026-06-04 00:01:24
1
thomle79
bé 🍍 :
nhớ lai 18 .20 tuổi quá cám ơn bạn đã đăng bài hát
2026-06-06 00:59:13
0
tuyet.hoanganh1609
Tuyet HoangAnh :
Hay
2026-06-04 06:00:15
1
tuyti
Tuyết Ái :
tuyệt.vời.quá.🥰🥰🥰
2026-06-04 10:45:43
1
25061994trung
Thành Trung :
Ae 9x đâu hết r
2026-06-04 14:29:45
7
levanloc100298
🫧💞🐸𝙊n𝙡𝙮🏡𝙉𝙆𝙤Ú𝙩🐸🫧💞 :
Nghe nghiện bài này lun á :))
2026-06-06 01:21:26
0
dungduong792
quầythuốcthùyDương :
buồn nghe thì cry đc luôn
2026-06-04 04:13:49
2
lin34289
liên :
2026-06-03 23:45:32
1
vtshop.zz
🎶💥𝕷ê 𝕿𝖍à𝖓𝖍💥🎶 :
chợt khóc của cả Chí Cường, bài này cũng lâu lắm rồi
2026-06-06 02:12:29
0
thnh.trn1294
TRẦN HIỀN..TQ :
tìm bản này để hát k thấy có luôn
2026-06-03 08:20:51
2
tuan.maco
TUAN maco :
B.H nghe sao hay quá🥰
2026-06-03 17:42:25
1
sulynguyen0803
suly nguyen :
tốt nhất đừng yêu cho khoẻ, ai ai cũng ở vậy thì XH bình yên.
2026-06-04 14:33:34
0
To see more videos from user @viethai889, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hajatan keluarga Kepala Desa Singojuruh, Kec. Singojuruh, Banyuwangi, menjadi sorotan publik setelah tend/terop yang digunakan dalam acara tersebut disebut memakan hampir seluruh badan jalan. Kondisi itu berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan wilayah Singojuruh-Gendoh-Genteng. Video kondisi jalan di lokasi hajatan beredar dan viral di media sosial Titok pada Jumat (05/06/2026) malam. Dalam video tersebut terlihat kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena ruang jalan yang tersisa sangat terbatas. Akibat sebagian besar badan jalan tertutup tenda, kendaraan dari dua arah terpaksa melintas secara bergantian. Arus lalu lintas hanya dapat menggunakan bagian bahu jalan yang tersisa dengan lebar yang disebut hanya cukup untuk dilalui satu kendaraan roda empat. Situasi tersebut memunculkan keluhan dari sejumlah pengguna jalan karena lokasi hajatan berada di jalur utama yang cukup ramai dilalui masyarakat. Sementara itu, pantauan pada Sabtu (06/06/2026) sore, tenda hajatan masih berdiri. Acara pernikahan tersebut diketahui dihibur dengan pertunjukan seni janger. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 28 mengatur larangan terhadap perbuatan yang dapat mengganggu fungsi jalan dan kelancaran lalu lintas tanpa izin yang sah. Pihak berwenang setempat sebenarnya sudah mengambil langkah tegas. Kapolsek Singojuruh, AKP Achmad Rudy, mengatakan pihaknya telah meminta penyelenggara acara untuk memundurkan posisi tenda agar tidak memakan badan jalan utama. “Sudah dilakukan mediasi dan kami selaku Forkopimka Singojuruh sudah memberikan teguran keras,” tegas Kapolsek. Viralnya video tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. “Hajatan boleh, tapi jangan sampai ganggu hak orang lain. Jalan itu fasilitas umum,” tulis akun Devi Berlian. Komentar serupa juga disampaikan warganet lainnya. “Yang jadi masalah kenapa gak pakai separuh jalan saja, biar semua tidak ada yg dirugikan, harusnya lebih bijak sebagai kades,” tulis akun Helmi. #bwi24jam #bwi24jamjuni26
Hajatan keluarga Kepala Desa Singojuruh, Kec. Singojuruh, Banyuwangi, menjadi sorotan publik setelah tend/terop yang digunakan dalam acara tersebut disebut memakan hampir seluruh badan jalan. Kondisi itu berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan wilayah Singojuruh-Gendoh-Genteng. Video kondisi jalan di lokasi hajatan beredar dan viral di media sosial Titok pada Jumat (05/06/2026) malam. Dalam video tersebut terlihat kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena ruang jalan yang tersisa sangat terbatas. Akibat sebagian besar badan jalan tertutup tenda, kendaraan dari dua arah terpaksa melintas secara bergantian. Arus lalu lintas hanya dapat menggunakan bagian bahu jalan yang tersisa dengan lebar yang disebut hanya cukup untuk dilalui satu kendaraan roda empat. Situasi tersebut memunculkan keluhan dari sejumlah pengguna jalan karena lokasi hajatan berada di jalur utama yang cukup ramai dilalui masyarakat. Sementara itu, pantauan pada Sabtu (06/06/2026) sore, tenda hajatan masih berdiri. Acara pernikahan tersebut diketahui dihibur dengan pertunjukan seni janger. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 28 mengatur larangan terhadap perbuatan yang dapat mengganggu fungsi jalan dan kelancaran lalu lintas tanpa izin yang sah. Pihak berwenang setempat sebenarnya sudah mengambil langkah tegas. Kapolsek Singojuruh, AKP Achmad Rudy, mengatakan pihaknya telah meminta penyelenggara acara untuk memundurkan posisi tenda agar tidak memakan badan jalan utama. “Sudah dilakukan mediasi dan kami selaku Forkopimka Singojuruh sudah memberikan teguran keras,” tegas Kapolsek. Viralnya video tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. “Hajatan boleh, tapi jangan sampai ganggu hak orang lain. Jalan itu fasilitas umum,” tulis akun Devi Berlian. Komentar serupa juga disampaikan warganet lainnya. “Yang jadi masalah kenapa gak pakai separuh jalan saja, biar semua tidak ada yg dirugikan, harusnya lebih bijak sebagai kades,” tulis akun Helmi. #bwi24jam #bwi24jamjuni26

About