@die_didacus: #katolik #katolikindonesia #katolikku_keren #katolikagamaku #fyp

didacus.
didacus.
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 03 June 2026 02:45:11 GMT
44018
10749
22
471

Music

Download

Comments

alexchan_24
Alexxz🧸 :
Amen🥰🙏❤
2026-06-03 03:17:26
8
silalahi_346
putra 💤🕶️ :
lancarkan segala urusan ku dan rejeki ku ya Tuhan amin
2026-06-03 15:34:40
7
bakker998
ALLEN BAKKER :
Lancarkan Segala Urusan Pekerjaan Dan Tempat Kerja Yang Baru Tuhan Amin
2026-06-05 11:35:51
0
quimanzvka
quimanzvka :
AMIN TUHAN YESUS💙
2026-06-05 14:14:25
0
akimbella7
Akimbella :
amin puji tuhan yesus ♥️
2026-06-05 09:20:15
0
manusiabiasa040609
Satrioo :
dalam nama Tuhan Yesus,Aminn 😇🙏🏻
2026-06-03 21:41:59
2
tintersht
A💫🌀 :
Amin❤️🙏🏻
2026-06-05 03:41:53
0
user8509982919571
bakita :
🙏❤️Amén
2026-06-03 18:16:49
1
katrinaangelsinaga
Katrina Angel Sinaga :
Amin❤️
2026-06-03 11:55:48
1
fly_997
FLY997 :
ku terima semua rasa sakit nya Tuhan yesus asal Aku selalu bersama mu
2026-06-04 03:39:09
2
stivv.sianipar5
calon insinyur ⚙️ :
Amin 😇
2026-06-03 11:51:11
1
sardo22448
sardo :
aminn🥰
2026-06-03 08:20:11
1
rosemaryy_189
￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ :
dalam nama tuhan yesus amin 🤍
2026-06-04 14:16:26
0
anel.sisang
menyalah :
aminn🥰
2026-06-04 04:36:14
1
acell1313
MARCHEL💫💫 :
AMIN 🙏🙏❤️❤️
2026-06-03 12:23:38
1
aditya.damara7
Aditya Damara :
Amin 🙏🙏🙏
2026-06-03 07:00:50
0
priskorajagukguk
.. :
aku terasa tenang tapi sedang tidak baik" saja, bantu aku Tuhan lihat la kepada diriku sebentar jawablah doaku Tuhan aku sudah difase capek dengan keadaan ini aku sangat menantikan fase dimana doaku dijawab satu persatu 🙏🙏🥲
2026-06-03 08:25:18
1
indaturnip
Indah Turnip :
Walau tidak sekuat itu, aku tetap akan melaluinya bersamamu ya Tuhan 🥹
2026-06-03 02:53:48
0
cklinton8
cklinton :
Amen 😳
2026-06-04 20:12:23
0
bidayuhtrader
Mitchie Rumshel :
AMEN 🙏😇
2026-06-03 11:42:01
1
gilbertwife8182
bbert8182 :
🕊️🕊️🕊️
2026-06-03 15:13:16
0
tupayyy727
tupayyy :
❤️❤️
2026-06-03 12:05:45
1
To see more videos from user @die_didacus, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV {2} : Seonghyeon menghentikan langkah. Dia menoleh, menatapmu tenang. Terlalu tenang untuk ukuran orang yang sudah mengabaikan pacarnya seharian.
POV {2} : Seonghyeon menghentikan langkah. Dia menoleh, menatapmu tenang. Terlalu tenang untuk ukuran orang yang sudah mengabaikan pacarnya seharian. "Kenapa lagi, (y/n)? Aku mau ke rumah Juhoon, anak-anak udah pada nungguin mau kerjain tugas kelompok," katanya santai. Suaranya tidak membentak, tapi justru nada kasual itu yang membuat hatimu perih. "Bisa ga, sehari aja, kamu prioritasin aku? Semalem aku ngechat panjang lebar, Hyeon. Kamu malah asik mabar dan nongkrong," suaramu mulai bergetar. Ego dan pertahananmu runtuh seketika di depannya. Seonghyeon menghela napas pendek, terdengar jengah. Dia memasukkan kedua tangannya ke saku celana abu-abunya. "Kan udah aku kasih susu tadi pagi, (y/n). Aku ga mau berantem. Kamu sensitif banget belakangan ini. Mending kita dingin dulu aja, jangan drama." "Dingin dulu kamu bilang?" Kamu tertawa getir, air mata yang kamu tahan sejak semalam akhirnya luruh juga. "Tiap ada masalah kamu selalu ngilang! Kamu ga pernah mau komunikasi! Aku ngerasa kayak ga punya pacar, tau ga? Kamu terlalu sibuk sama dunia kamu sendiri, terus aku dianggap apa?!" Seonghyeon diam. Matanya beralih menatap ujung sepatunya, menghindari kontak mata langsung denganku. Ini polanya. Setiap kali kamu mulai emosional dan menuntut kejelasan, dia akan langsung memutus komunikasi dan mengunci diri rapat-rapat. Dia menolak masuk ke dalam percakapan yang dianggapnya "ribet". "Aku gamau debat," ucap Seonghyeon pelan, nadanya sedatar dinding semen. "Kalau kamu mau ngobrol cuma buat marah-marah dan nangis, mending nanti aja pas kamu udah tenang." "Aku udah tenang dari semalem, Seonghyeon! Tapi kamu yang milih buat kabur ke temen-temen kamu!" seru kamu frustrasi, tidak memedulikan lagi beberapa anak OSIS yang berjalan melewati parkiran dan melihat ke arah kalian. Seonghyeon tidak merespons kemarahanmu. Dia malah memakai helmnya, menaiki motor, lalu menatapmu dari balik kaca helm yang sengaja dibuka setengah. "Aku pergi dulu. Jangan capek-capek nangis, ngetik panjang lebar di WhatsApp juga ga bakal aku bales kalau isinya cuma emosi. Nanti malem aku chat lagi," katanya santai, seolah tidak ada hati yang baru saja dia hancurkan berkeping-keping. Motornya melaju membelah gerbang sekolah, meninggalkan kamu yang berdiri mematung di parkiran yang gersang. Kamu tahu persis, kalimat "nanti malem aku chat lagi" itu bohong. Dia hanya sedang memakai taktik andalannya: lari sampai kamu lelah sendiri dan terpaksa melupakan masalah yang ada. Kamu pulang dengan dada yang kosong, sadar bahwa mencintai Seonghyeon berarti harus siap menjadi orang paling kesepian di dunianya. • • • Malam itu, prediksi kamu terbukti seratus persen tepat. Kalimat "nanti malem aku chat lagi" yang diucapkan Seonghyeon di parkiran siang tadi cuma sekadar pemanis biar dia bisa kabur dengan tenang. Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam. Kamu duduk meringkuk di atas kasur sambil memandangi layar WhatsApp. Nama Seonghyeon di baris paling atas roomchat menunjukkan status 'Online'. Tulisan hijau itu sempat membuat jantungmu berdegup kencang, berharap statusnya berubah menjadi 'Typing...'. Namun, semenit, lima menit, sampai sepuluh menit berlalu, statusnya tetap 'Online' tanpa ada satu pun pesan yang masuk untukmu. Dia benar-benar mengabaikanmu. Dia sengaja tidak menyentuh chat kalian. Di tengah rasa sesak yang kian menghimpit dada, sebuah notifikasi dari WhatsApp masuk. Bukan dari Seonghyeon, melainkan dari sahabat dekatmu, Kayla. Kayla: [Mengirim sebuah gambar] Kayla: (y/n) lo harus lihat ini. Ini gue ss dari Close Friends-nya Martin. Kayla: Gue ga bermaksud kompor, tapi gue ga tega lihat lo diginiin terus sama Seonghyeon. Tanganmu mendadak dingin saat membuka gambar tangkapan layar yang dikirim Kayla. Itu adalah sebuah foto Instastory berlatar tempat remang-remang, sepertinya sebuah coffee shop outdoor yang biasa jadi tempat nongkrong anak-anak SMA sebelah. #foryou #cortis #seonghyeon #pov #4u

About