@htetmyatnyinyi_16: ရှေ့လျှောက်စိတ်ညစ်စရာတွေ စိတ်ရူပ်စရာတွေပဲပေးတော့မှာပါ”#fypシ゚ #viral #foryoupage #foryoupageews

N
N
Open In TikTok:
Region: MM
Wednesday 03 June 2026 07:07:40 GMT
142650
17745
29
8872

Music

Download

Comments

sasakiabsolute
Haise :
2026-06-04 07:16:21
0
zue.zue0948
Z🫯 :
please story ❤️
2026-06-04 06:19:20
0
sayardaxx8
ᥫ᭡𝐌𝐚𝐱𝐱✰ :
storyတင်မယ်😁
2026-06-04 06:10:17
0
pond5306
Ꮗ🌷 :
ပြန်ယူတင်ပြီး😌
2026-06-04 06:21:32
0
soelay8011
Ș :
2026-06-04 06:06:50
0
hla..............kgiiki3
Hla Myo Nwe ❤️ :
2026-06-03 15:56:24
1
alsaitweel01
𝒜𝓀𝓊𝓂𝓊𖤍 :
ဟာ
2026-06-04 06:34:16
0
maei39980
Thet Mon Ei :
နော် ကိုကို❣️
2026-06-03 19:26:10
1
deede1216
𝓣𝓱𝓪𝓷𝓽..🍂💭 :
နော့်☹️
2026-06-04 03:15:32
0
myat.su.mon6322
Myat Su Mon :
ဟားဟားဟား😂😂😂
2026-06-03 10:50:03
1
user8030327207360
ေခမိန္ :
2026-06-03 09:42:37
0
eaint735271
🫟Eaint Su Pyae :
ဟ”)
2026-06-03 08:00:56
1
zun85488
❀♡Xɪɴ Yᴜ♡❀ :
story🖤
2026-06-04 01:24:23
2
july69931
J U I Y :
@🪐M°”[မောင်မောင်]
2026-06-03 19:10:35
0
erickevan22
パトリック (Patorikku) :
@☁️°𝐉𝐚𝐬𝐦𝐢𝐧𝐞~🪐
2026-06-04 05:32:14
1
jin.mi88
ကိုကိုခလေးလေး😍 :
@Uchiharo Zoro
2026-06-04 06:56:26
0
naychioo5766
🎀 Nay Chi Oo💭🎀 :
😂😂😂🤭
2026-06-04 05:45:09
0
alishakite_200
Naw Kite🧸 :
😂😂😂😂😂😂
2026-06-04 02:31:47
0
hobimochiemmy211206
hobimochiemmy :
😂😂😂
2026-06-04 06:06:50
0
kyawwin2003
𝓚𝔂𝓪𝔀 𝓦𝓲𝓷 :
😂😂😂
2026-06-03 15:50:34
0
nannthawtar1164
💛 မိနန်း 💥💥 :
😂😂😂
2026-06-03 11:40:54
0
To see more videos from user @htetmyatnyinyi_16, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jenderal Sutarman: Dari Anak Petani, Menuju Puncak Polri, Kembali ke Bumi Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Sutarman adalah cerminan nyata dari sebuah ketekunan yang lahir dari rahim kesederhanaan. Lahir di Sukoharjo pada 5 Oktober 1957, Jenderal Sutarman tidak tumbuh dalam kemewahan beliau adalah putra seorang petani yang sejak kecil sudah akrab dengan kerasnya kehidupan di sawah. Lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1981, nilai-nilai disiplin dan kejujuran yang ditanamkan orang tuanya menjadi kompas bagi Jenderal Sutarman dalam meniti tangga karier. Beliau membuktikan bahwa pangkat tertinggi di kepolisian bukanlah hak istimewa bagi segelintir orang, melainkan buah dari pengabdian tulus seorang anak bangsa yang memegang teguh prinsipnya. Perjalanan karier Jenderal Sutarman mulai mencuri perhatian publik saat beliau dipercaya menjadi perisai hidup sebagai Ajudan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 2000. Kedekatan beliau dengan sosok Gus Dur seolah semakin mengasah sisi humanis dalam diri Jenderal Sutarman. Kepercayaan negara terhadap beliau terus mengalir, mulai dari memimpin wilayah hukum di Kepulauan Riau, Jawa Barat, hingga menjadi orang nomor satu di Polda Metro Jaya. Puncaknya, pengabdian panjang tersebut membawa Jenderal Sutarman dilantik sebagai Kapolri ke-21 pada tahun 2013, sebuah posisi yang beliau emban dengan tanggung jawab penuh untuk menjaga martabat korps Bhayangkara di tengah dinamika politik nasional. Namun, yang paling menyentuh hati masyarakat bukanlah deretan bintang di pundaknya, melainkan cara Jenderal Sutarman mengakhiri masa baktinya. Setelah purnatugas pada tahun 2015, di saat banyak tokoh mencari panggung politik atau jabatan baru, Jenderal Sutarman justru memilih jalan sunyi dengan kembali ke akar kehidupannya: bertani. Beliau menanggalkan seragam kebesarannya dan lebih memilih mencangkul di sawah serta membantu sesama di kampung halaman tanpa sorot lampu kamera. Sikap Jenderal Sutarman yang tetap membumi ini menjadi teladan abadi bahwa kehormatan sejati seorang pemimpin tidak terletak pada jabatan yang ia pegang, melainkan pada ketulusan hati untuk kembali melayani tanah air dengan cara yang paling bersahaja. #fyp #polripresisi #polisi #casistnipolri #tniindonesia🇮🇩
Jenderal Sutarman: Dari Anak Petani, Menuju Puncak Polri, Kembali ke Bumi Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Sutarman adalah cerminan nyata dari sebuah ketekunan yang lahir dari rahim kesederhanaan. Lahir di Sukoharjo pada 5 Oktober 1957, Jenderal Sutarman tidak tumbuh dalam kemewahan beliau adalah putra seorang petani yang sejak kecil sudah akrab dengan kerasnya kehidupan di sawah. Lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1981, nilai-nilai disiplin dan kejujuran yang ditanamkan orang tuanya menjadi kompas bagi Jenderal Sutarman dalam meniti tangga karier. Beliau membuktikan bahwa pangkat tertinggi di kepolisian bukanlah hak istimewa bagi segelintir orang, melainkan buah dari pengabdian tulus seorang anak bangsa yang memegang teguh prinsipnya. Perjalanan karier Jenderal Sutarman mulai mencuri perhatian publik saat beliau dipercaya menjadi perisai hidup sebagai Ajudan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 2000. Kedekatan beliau dengan sosok Gus Dur seolah semakin mengasah sisi humanis dalam diri Jenderal Sutarman. Kepercayaan negara terhadap beliau terus mengalir, mulai dari memimpin wilayah hukum di Kepulauan Riau, Jawa Barat, hingga menjadi orang nomor satu di Polda Metro Jaya. Puncaknya, pengabdian panjang tersebut membawa Jenderal Sutarman dilantik sebagai Kapolri ke-21 pada tahun 2013, sebuah posisi yang beliau emban dengan tanggung jawab penuh untuk menjaga martabat korps Bhayangkara di tengah dinamika politik nasional. Namun, yang paling menyentuh hati masyarakat bukanlah deretan bintang di pundaknya, melainkan cara Jenderal Sutarman mengakhiri masa baktinya. Setelah purnatugas pada tahun 2015, di saat banyak tokoh mencari panggung politik atau jabatan baru, Jenderal Sutarman justru memilih jalan sunyi dengan kembali ke akar kehidupannya: bertani. Beliau menanggalkan seragam kebesarannya dan lebih memilih mencangkul di sawah serta membantu sesama di kampung halaman tanpa sorot lampu kamera. Sikap Jenderal Sutarman yang tetap membumi ini menjadi teladan abadi bahwa kehormatan sejati seorang pemimpin tidak terletak pada jabatan yang ia pegang, melainkan pada ketulusan hati untuk kembali melayani tanah air dengan cara yang paling bersahaja. #fyp #polripresisi #polisi #casistnipolri #tniindonesia🇮🇩

About