@anhlaquangthang1: @quả trứng hòiii🗿#chillmusic🎶🎧 #thaihoang1991 #nhachaymoingay #quảtrung #truongQuangThang

Quang Thắng 🎧
Quang Thắng 🎧
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 03 June 2026 12:18:17 GMT
36337
3594
41
710

Music

Download

Comments

duonghoangsinh
𝐐ᴜả 𝙩rứng 𝙣ổi 𝐿oạn :
đù hayy
2026-06-04 10:24:07
1
nhacnhalam_offical
nhacnhalam_offical :
hot😂
2026-06-04 01:51:57
2
muoiday17
kiềuu Thị Ann VI :
khớp vcl
2026-06-04 02:35:54
3
meomoichoidj
𝙅𝙞𝙠𝙚𝙣. :
Mỗi lần thắng đăng vd là ma bị nhạc đuổi
2026-06-04 14:53:58
1
ketaminzz
vua vành die :
nhạc tẩm đá à shop
2026-06-04 07:13:23
1
luce.felice
NhímBuồnNgủ :
sao nó k xh??
2026-06-04 01:03:15
2
kiym.lonaa_
kimm loann :
lần đầu nghe đc bài hay
2026-06-04 07:35:14
1
di_len_tu_so_0
𝓜𝓲𝓷𝓱 𝓣𝓲𝓮𝓷★ :
2026-06-04 05:24:33
1
nhacnhalam_offical
nhacnhalam_offical :
fl e cái idol
2026-06-04 02:56:50
1
ccbm11vloc
Toàn Chó Điên :
xin file ạ
2026-06-04 12:14:04
0
tdv1919
real love :
@aphuong2803
2026-06-04 08:25:54
1
To see more videos from user @anhlaquangthang1, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tekanan ke rupiah belum usai dan justru makin parah di awal Juni 2026. Bloomberg Technoz lewat Tim Riset melaporkan pada Selasa (3/6/2026) bahwa nilai tukar rupiah membuka sesi perdagangan pasar spot pagi ini dengan pelemahan 0,18% di posisi Rp17.870/USD. Tak berselang lama, rupiah kembali menyusut 0,26% ke Rp17.887/USD. Sebelumnya, Bloomberg Technoz juga laporkan bahwa beberapa bank di RI sudah mulai menjual rupiah di atas Rp18.000/USD, sinyal kuat bahwa tekanan menuju level psikologis Rp18.000 makin nyata.  Pemicu utamanya datang dari sisi eksternal: indeks dolar AS (DXY) bertahan di level tinggi 99,25 (sedikit berubah 0,04%), plus harga minyak Brent yang kembali menguat 0,76% ke posisi US$96,73 per barel pada 09:05 WIB. Kenaikan harga minyak mentah membuat sebagian mata uang Asia melemah, dengan rupiah menempati posisi terdepan dalam pelemahan, disusul Malaysia, Yuan offshore, Yuan China, dan Peso Filipina. Sementara Dolar Taiwan, Yen Jepang, Dolar Singapura, dan Hong Kong tercatat menguat meski terbatas. Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, memperkirakan rupiah akan bergerak di rentang Rp17.800-Rp17.900/USD dalam jangka pendek. Buat masyarakat dan investor Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicermati.  Pertama, kalau rupiah benar tembus Rp18.000 dalam beberapa hari ke depan, ini bakal kasih tekanan signifikan ke biaya impor (BBM, kedelai, gandum, gadget) plus inflasi domestik.  Kedua, BI udah keluarkan banyak amunisi (BI Rate naik 50 bps ke 5,25%, Purbaya suntik Rp2 T/hari, DHE SDA 100% repatriasi 1 Juni), tapi belum cukup karena tekanan eksternal (perang Iran, inflasi AS 3,8%, Fed hawkish, minyak naik) masih dominan.  Ketiga, strategi defensif yang umum: diversifikasi sebagian aset ke USD, emas (Antam masih di bawah Rp2,8 juta/gram), saham eksportir dolar (TPIA, INKP, ICBP, AALI), atau crypto. Pantau katalis utama: harga minyak Brent (kalau lanjut naik = rupiah makin tertekan), keputusan FOMC bulan depan, plus perkembangan negosiasi AS-Iran.  📌Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws #ekonomi #indonesia #viral
Tekanan ke rupiah belum usai dan justru makin parah di awal Juni 2026. Bloomberg Technoz lewat Tim Riset melaporkan pada Selasa (3/6/2026) bahwa nilai tukar rupiah membuka sesi perdagangan pasar spot pagi ini dengan pelemahan 0,18% di posisi Rp17.870/USD. Tak berselang lama, rupiah kembali menyusut 0,26% ke Rp17.887/USD. Sebelumnya, Bloomberg Technoz juga laporkan bahwa beberapa bank di RI sudah mulai menjual rupiah di atas Rp18.000/USD, sinyal kuat bahwa tekanan menuju level psikologis Rp18.000 makin nyata. Pemicu utamanya datang dari sisi eksternal: indeks dolar AS (DXY) bertahan di level tinggi 99,25 (sedikit berubah 0,04%), plus harga minyak Brent yang kembali menguat 0,76% ke posisi US$96,73 per barel pada 09:05 WIB. Kenaikan harga minyak mentah membuat sebagian mata uang Asia melemah, dengan rupiah menempati posisi terdepan dalam pelemahan, disusul Malaysia, Yuan offshore, Yuan China, dan Peso Filipina. Sementara Dolar Taiwan, Yen Jepang, Dolar Singapura, dan Hong Kong tercatat menguat meski terbatas. Lionel Priyadi, Fixed Income & Macro Strategist Mega Capital Sekuritas, memperkirakan rupiah akan bergerak di rentang Rp17.800-Rp17.900/USD dalam jangka pendek. Buat masyarakat dan investor Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicermati. Pertama, kalau rupiah benar tembus Rp18.000 dalam beberapa hari ke depan, ini bakal kasih tekanan signifikan ke biaya impor (BBM, kedelai, gandum, gadget) plus inflasi domestik. Kedua, BI udah keluarkan banyak amunisi (BI Rate naik 50 bps ke 5,25%, Purbaya suntik Rp2 T/hari, DHE SDA 100% repatriasi 1 Juni), tapi belum cukup karena tekanan eksternal (perang Iran, inflasi AS 3,8%, Fed hawkish, minyak naik) masih dominan. Ketiga, strategi defensif yang umum: diversifikasi sebagian aset ke USD, emas (Antam masih di bawah Rp2,8 juta/gram), saham eksportir dolar (TPIA, INKP, ICBP, AALI), atau crypto. Pantau katalis utama: harga minyak Brent (kalau lanjut naik = rupiah makin tertekan), keputusan FOMC bulan depan, plus perkembangan negosiasi AS-Iran. 📌Sumber: TWS News #kontencom #kontencomxtws #ekonomi #indonesia #viral

About