@smartfmmanado: Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil mengungkap upaya penyelundupan ikan Napoleon hidup yang dilakukan kapal berbendera asing MV Silver Island di perairan timur laut Nunukan, Kalimantan Utara.(03/06/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sekitar 1,2 ton ikan Napoleon hidup yang diduga akan diekspor ke Hong Kong tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah Indonesia. Pung Nugroho Saksono — Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan bahwa Kapal yang terdaftar sebagai pengangkut ikan kerapu milik perusahaan asal Hong Kong itu diketahui menggunakan bendera Sao Tome and Principe saat beroperasi. Saat penggeledahan, petugas menemukan ikan kerapu hidup di palka kapal, sementara ikan Napoleon disembunyikan di lokasi berbeda untuk menghindari pengawasan. Penangkapan dilakukan oleh Kapal Pengawas Orca 04 milik PSDKP setelah melakukan pengejaran di perairan Laut Sulawesi. Dalam upaya mengelabui petugas, awak kapal sempat mematikan sistem Automatic Identification System (AIS) transponder, namun berkat kesigapan kru dan nakhoda Orca 04, kapal berhasil dihentikan dan diperiksa. Dari hasil operasi tersebut, delapan orang diamankan yang terdiri dari dua warga negara asing dan enam warga negara Indonesia. PSDKP memperkirakan potensi kerugian negara yang berhasil dicegah mencapai sekitar Rp16 miliar. Saat ini kapal MV Silver Island telah diamankan di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Sumber : Yanne Singal & Jimmy Dapar / KompasTV Manado

Smart FM Manado
Smart FM Manado
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 03 June 2026 14:04:48 GMT
208503
4003
150
327

Music

Download

Comments

frozt86
frozt86 :
ikan Napoleon adalah ikan yang dilindungi di seluruh dunia. jadi Indonesia bukan cuma urus ikan bro sis. tapi menjaga kelestarian alam dan bumi
2026-06-04 04:14:05
17
ridhojermias
papaDe²X88 :
kalo psdkp di daerah kami tidak berguna👍
2026-06-04 00:16:18
11
sonylaksono72
Sony Laksono813 :
aparat nangkepin yg klas teri teri tambang emas tembaga nikel timah batubara TDK bisa mensejahterakan RAKYAT dan banyak pelanggaran yg dimanipulasi tapi bebas beroperasi
2026-06-04 07:47:36
3
muzzaki023
muzzakki :
maaf sebelum nya pak,, saya hanya memberi informasi bahwa kami para nelayan yg tinggal di perbatasan natuna juga merupakan pembudidaya ikan napolion, dan ikan ikan kerapu serta ikan Sonok dan jenis lainnya,, kami selalu menjual ikan Budidaya kami kepada mereka karna selain mereka tidak ada kapal Lain yg membeli ikan ikan dengan harga yg pantas selain mereka, jadi mereka bukan melakukan ilegal fishing,, tetapi mereka membeli ikan hasil budidaya dari masyarakat dan di bawa ke Hongkong untuk di jual lagi,, coba bapak cek di media apa saja budidaya napolion di Natuna,, bahkan budidaya tersebut di dukung pemerintah,,
2026-06-04 13:53:59
2
duwilsan
🐝 :
capek capek nangkap kapal jgn smpai nanti sampai dipengadilan di negosiasi 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
2026-06-04 03:20:46
2
bagaskara6842
wong adoh :
nah gitu dong 👍 itu baru prestasi
2026-06-04 03:48:56
3
lemapecek97
AN :
mereka tidak mencuri,mereka membeli dari hasil budidaya masyrakat,justru bapak2 in akan mempersulit kehidupan masyrakat yg membudidayakan ikan in akan ada banyak yg kehilagan pekerjaan kalo kapal luar tidak masuk
2026-06-04 05:59:49
5
ultramenributt444
papa zolaa :
orang mau expor lu ape hal
2026-06-04 09:12:18
1
ariiaja5
ariiaja5 :
dimna rugix merika menangkap sendiri
2026-06-04 11:40:32
0
boommltov
TwsSuper :
masa rakyat mau exspor gk bole, kenapa harus disulitkan rakyat, sedih skli rsanya jdi rkyat bysa sprti kta ini apa apa sj dprsulit🥲
2026-06-04 09:48:20
1
jamestungka7
jamestungka7 :
perlu di Cari sumber ikan Napoleon itu dari mana dapatnya..pak.🥰
2026-06-03 23:55:07
4
inf_1980
INF1980 :
ngak nyetor kayaknya ni... 🤣, udah dari dulu kapal hongkong masuk ngambil ikan hidup dri masyarakat, jadi masyarakat yg mana yg melapor..? 🤣🤣
2026-06-04 01:41:39
3
user6963017521796gas
ACENG :
ternyata ini yg terjadi ,pantesan ikan di tempat kami udah gak laku lagi ,gak bakalan maju rakyat Indonesia kalau kapal luar masuk untuk membantu masarakat setempat,mungkin kurang setor kali
2026-06-04 05:19:05
2
rudicanceer90
@rudicanceer90 :
Tau Aja Bahan DuiT
2026-06-04 04:50:35
1
titiiiiiiiiiiiiiik
imanuel :
masyarakat yng mna pak, jngn bwa bwa masyrakat 💀
2026-06-04 06:10:44
1
omikidal
@nak pantai🫍 :
sudah di bilang jgn main2 jaman pemerintahan Prabowo😀
2026-06-04 05:40:58
1
anggunjunot
anggun junot :
itu budidayakan...lha.... mencuri' an ikan kapal luar gmn pak
2026-06-04 05:26:29
2
indonesiafasegelap89
kaum kopi pahit :
Pastinya bukan 1 kapal ini saja pak pemainnya
2026-06-04 12:24:39
0
ahyarno2
AhyarNo :
kurang amplop ini😂
2026-06-04 04:42:32
1
www.yudi77
yudi :
bea cukai mana kok tni al yg nangkap
2026-06-04 06:10:38
1
yerimiashartono
Yerimiashartono :
coba cara di atur cara mengexpornya ikan Napoleon negara asing punya politik biar masarakat kita indonesia nggak maju Amerika buat aturan semua mau mereka atur
2026-06-04 04:56:29
1
aiming210
aiming085 :
pertanyaan z AL kita in emang nga deteksi apa kapal kluar masuk dri dlu kita kira akapal asing masuk beli ikan hidup dri nelayanan kita tawnya mreka suda lewat imigrasi ataw perdagangan ternyata setoranya kurang kayanya makanya di tangkap
2026-06-04 00:31:59
2
akim12485858
akim desy :
kok Napoleon yg di larang padahal di Indonesia sendiri ikan Napoleon termasuk ikan yang ngk berkelas cuman di hongkong yg mahal bagi kami nelayan coba aja bapak makan ikan Napoleon daging ny tawar pak maaf
2026-06-04 04:26:28
2
panpanizar
P@n :
lah jdi mau dijual ke mana hasil tangkapan nelayan taunya nangkep aja
2026-06-04 02:05:06
1
andynapo20
AndyNapo :
Katanya boleh ekspor dengan kuota tertentu aturan KKP. Asal ada izin nya, yang jadi PR izin dari KKP dengan izin PSDKP sama atau tidak, biar pengusaha tidak takut untuk ekspor, kemarin alasan nya karna tidak ada pembeli😏
2026-06-04 02:40:59
1
To see more videos from user @smartfmmanado, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About