@interlinknewss: Washington, D.C. – Pemerintah Amerika Serikat melalui Departemen Keuangan AS (U.S. Department of the Treasury) mengumumkan sanksi baru terhadap Iran dengan menargetkan sektor aset digital negara tersebut. Dalam langkah terbaru ini, empat bursa kripto berbasis Iran, yaitu Nobitex, Bitpin, Ramzinex, dan Wallex, resmi dimasukkan ke dalam daftar sanksi AS. Menurut Departemen Keuangan AS, sanksi tersebut juga mencakup sejumlah individu Iran yang diduga terlibat dalam aktivitas keuangan yang dianggap membantu penghindaran sanksi internasional melalui aset kripto. Washington menyatakan bahwa lembaga keuangan maupun individu asing dapat menghadapi risiko sanksi apabila melakukan transaksi tertentu dengan perusahaan-perusahaan yang telah masuk daftar tersebut. Fokus utama sanksi ini tertuju pada Nobitex, yang dikenal sebagai bursa kripto terbesar di Iran. Otoritas AS menuduh platform tersebut digunakan untuk memfasilitasi penghindaran sanksi dan mendukung transaksi yang terkait dengan lembaga-lembaga Iran yang telah lebih dulu dikenai pembatasan ekonomi oleh Barat. Langkah terbaru ini menegaskan semakin ketatnya pengawasan Amerika Serikat terhadap penggunaan aset digital dalam jaringan keuangan Iran. Pemerintah AS menilai mata uang kripto telah menjadi salah satu jalur yang digunakan untuk memindahkan dana di luar sistem keuangan internasional yang dibatasi oleh sanksi. Sanksi terhadap Nobitex, Bitpin, Ramzinex, dan Wallex diperkirakan akan meningkatkan tekanan terhadap ekosistem kripto Iran, sekaligus memperluas risiko kepatuhan bagi perusahaan dan institusi keuangan global yang berinteraksi dengan platform-platform tersebut. #Interlink #ITLG #ITL
INTERLINK NEWS
Region: ID
Thursday 04 June 2026 01:41:28 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @interlinknewss, please go to the Tikwm
homepage.