@fahrulamamiya: Serangan udara Rusia ke Ukraina makin meningkat, dan mereka meluncurkan 8.150 drone jarak jauh selama Mei 2026, menurut analisa AFP. Sebagai aksi balasan, Ukraina sedang mempersiapkan robot humanoid yang akan digunakan sebagai tentara di medan perang. Robot ini dikembangkan oleh perusahaan rintisan dari Amerika Serikat, Foundation Future Industries, yang fokus pada mesin otonom untuk lingkungan industri dan peperangan. Mereka bahkan telah mengirim dua unit robot Phantom MK-1 ke Ukraina untuk diuji coba di area berisiko tinggi. Dalam pengujian awal, robot membantu pengangkutan logistik sehingga prajurit tidak perlu masuk ke zona berbahaya terlalu sering. CEO Sankaet Pathak yakin teknologi humanoid semakin mendekati tahap yang mampu menjalankan pekerjaan berisiko tinggi. Menurutnya, penggunaan robot dalam tugas-tugas berbahaya bisa membawa manfaat besar, bukan cuma membantu pekerjaan rumah tangga. Tapi, banyak pakar mengingatkan bahwa robot humanoid masih sangat mahal dan belum pasti efektif di medan perang. Meski begitu, semakin banyak orang sepakat bahwa perang modern dengan AI dan robot otonom tampaknya semakin dekat menjadi kenyataan. twsnews #konten #kontencom #kontencomxtws
Fahrul Rozi
Region: ID
Thursday 04 June 2026 05:07:17 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @fahrulamamiya, please go to the Tikwm
homepage.