@njugunalucy0: Most people are still building AI automations from scratch. 😭 Meanwhile... ChatGPT, Groq, Gemini writes the prompt. Claude builds the JSON workflow. You paste it into n8n. Done. 😌 The people winning with AI aren't working harder. They're getting AI to build the systems for them. Welcome to the new way of building AI agents. 👊🏾 #AIAutomation #AIAgents #n8n #makecom #workflowautomation

Njuguna Lucy🌹+254745436252
Njuguna Lucy🌹+254745436252
Open In TikTok:
Region: KE
Thursday 04 June 2026 08:46:56 GMT
39763
2051
80
248

Music

Download

Comments

lynneeeeeee_
lynneeeeeee_ :
Does it have RAG,how do you control hallucinations
2026-06-04 17:27:39
12
mc_mwokovu
Mc Mwokovu🎙 :
is this whole process free?
2026-06-05 20:26:20
3
codewithevans
Code with evans :
You can actually also do automation with a new platform called CiraIQ https://ciraiq.com
2026-06-07 20:12:54
1
mutheewainaina
Muthee Wainaina :
Awesome this is a masterclass
2026-06-06 10:04:03
2
.blimey
Just.Me! :
This would probably work for a very basic workflow. The hallucinations across the LLMs is quite an uphill task. You will still have to build node by node on n8n to achieve anything meaningful for a complex workflow
2026-06-04 18:03:25
5
saakushonline
Kenyan Hexi /@saakushonline :
Asante hey🙏
2026-06-05 17:28:48
2
gichichii
Ernest Gichichi :
Great work
2026-06-04 21:06:00
2
chrisdev03
CHRIS |+254701059192 :
am building mine from scratch
2026-06-05 08:06:32
1
resilientman_
resilient :
very good info
2026-06-05 08:39:11
2
code_crafter19
Ntale Stephen :
What about is if I want to make it for many people like automates replies for more than one people
2026-06-06 09:13:40
3
emmanuelbassey238
Bassey Emmanuel :
can you teach me
2026-06-06 22:59:01
1
thamikachibisthule
Thami 🇿🇦 :
For me, nothing beats ChatGPT when it comes to prompting.
2026-06-06 06:16:27
2
254mawada
_Mr_Warda_ :
Claude is no longer free
2026-06-07 07:38:23
2
its_her255
Ms.Wambui🦋..❤️ :
where to get free Apis
2026-06-06 13:04:51
1
kyrelltheking
King_Kyrell :
And pls how do U set them up
2026-06-06 14:48:42
1
jonathan_day13
🌹 JONAH🌹 :
am proud of you sister 🥰
2026-06-06 17:18:06
1
kyrelltheking
King_Kyrell :
are U using the free versions of these apps pls?
2026-06-06 14:47:56
1
maycoder.ai.automation
Maycoder - AI Automation :
hi. you can actually connect your n8n instance via mcp server to claude. this makes it easier because claude has direct access to your workflows and can create or edit inside your n8n. hope this helps!
2026-06-07 11:01:33
1
farmfreshagrotraders
FarmFresh AgroTraders :
This is so great, you're doing great 👏
2026-06-05 15:00:08
1
ronn_0071
@Ronn :
Insightful 💯
2026-06-04 21:47:42
1
htxx.boogie
boogie :
openclaw
2026-06-05 04:33:15
1
olwalmoses
Moses Olwal Otieno (Biggman) :
Thank you, 👍
2026-06-04 20:08:18
1
micheal_mic0
micheal_mic :
I have found one who I can connect with. I have developed this one before
2026-06-04 18:44:13
2
preshy__5
Precious :
n8n isn’t working in my laptop
2026-06-05 11:57:15
1
ceejay_original
ceejay_original :
Nice demo❤️
2026-06-06 09:14:38
1
To see more videos from user @njugunalucy0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

‎ ‎Pria Diduga ODGJ Bersenjata Tajam Mengamuk di Jalan G. Obos VI, Dua Warga Terluka ‎ ‎PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Kejadian kekerasan oleh yang diduga oleh Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) kembali terulang. Kali ini eorang pria berinisial RB (23) diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap dua warga di kawasan Jalan G. Obos VI, Kota Palangka Raya, Minggu (7/6/2026) pagi. ‎ ‎Akibat kejadian tersebut, dua korban yang merupakan ibu dan anak berinisial ‎AW (19 Tahun) H (42 Tahun), mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit. ‎ ‎Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 WIB. Sejumlah warga mengaku melihat terduga pelaku keluar dari rumahnya dan berjalan ke sekitar lingkungan permukiman sambil berbicara tidak jelas. ‎ ‎Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sehari sebelumnya perilaku terduga pelaku masih terlihat normal. Namun, pada pagi hari kejadian, yang bersangkutan terlihat berbeda dan sempat berjalan menuju salah satu warung di sekitar lokasi. ‎ ‎
‎ ‎Pria Diduga ODGJ Bersenjata Tajam Mengamuk di Jalan G. Obos VI, Dua Warga Terluka ‎ ‎PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Kejadian kekerasan oleh yang diduga oleh Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) kembali terulang. Kali ini eorang pria berinisial RB (23) diamankan aparat kepolisian setelah diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap dua warga di kawasan Jalan G. Obos VI, Kota Palangka Raya, Minggu (7/6/2026) pagi. ‎ ‎Akibat kejadian tersebut, dua korban yang merupakan ibu dan anak berinisial ‎AW (19 Tahun) H (42 Tahun), mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit. ‎ ‎Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 WIB. Sejumlah warga mengaku melihat terduga pelaku keluar dari rumahnya dan berjalan ke sekitar lingkungan permukiman sambil berbicara tidak jelas. ‎ ‎Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sehari sebelumnya perilaku terduga pelaku masih terlihat normal. Namun, pada pagi hari kejadian, yang bersangkutan terlihat berbeda dan sempat berjalan menuju salah satu warung di sekitar lokasi. ‎ ‎"Awalnya hanya terlihat berbicara sendiri dan tidak jelas arah pembicaraannya. Tidak lama kemudian saya melihat yang bersangkutan membawa senjata tajam (Mandau) dan berjalan ke arah luar jalan," ujar warga tersebut. ‎ ‎Tak berselang lama, warga dikejutkan dengan informasi adanya penyerangan di salah satu rumah yang berada tidak jauh dari kediaman terduga pelaku. ‎ ‎Menurut keterangan warga sekitar, terduga pelaku diduga masuk ke rumah korban yang saat itu masih beristirahat bersama keluarga. Di dalam rumah tersebut terjadi penyerangan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga berinisial H (42), mengalami luka pada bagian kaki dan beberapa bagian tubuh lainnya. ‎ ‎Anak korban yang berinisial AW (19), berusaha memberikan pertolongan kepada ibunya. Namun, ia juga turut menjadi korban dan mengalami luka cukup serius, termasuk pada bagian kepala. ‎ ‎Usai kejadian, korban berupaya menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah untuk meminta bantuan warga. Kondisi rumah korban terlihat berlumuran darah, sementara pecahan atau bagian dari senjata yang digunakan pelaku disebut masih tertinggal di lokasi kejadian. ‎ ‎Warga bersama keluarga kemudian mengevakuasi kedua korban ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Muhammadiyah Palangka Raya untuk mendapatkan penanganan medis. ‎ ‎Peristiwa tersebut segera menyebar di masyarakat dan memicu upaya pencarian terhadap terduga pelaku. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak melakukan pengejaran bersama warga. ‎ ‎Terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan di kawasan Jalan G. Obos, tepatnya di sekitar depan Hotel Luwansa. Saat diamankan, yang bersangkutan masih membawa sejumlah barang yang digunakan saat kejadian. ‎ ‎Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyatakan terduga pelaku saat ini telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ‎ ‎"Untuk kejadian di G. Obos memang benar terjadi. Terduga pelaku sudah diamankan di Polsek. Untuk dugaan yang bersangkutan merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih kami dalami," kata Iyudi dalam keterangannya kepada wartawan. ‎ ‎Menurut Kapolsek, berdasarkan informasi awal dari pihak keluarga, terduga pelaku diketahui baru sekitar dua minggu keluar dari rumah sakit jiwa. Namun informasi tersebut masih akan diverifikasi dalam proses penyelidikan. ‎ ‎"Keterangan sementara dari keluarga menyebutkan yang bersangkutan baru keluar dari rumah sakit jiwa sekitar dua minggu lalu. Namun hal tersebut masih kami dalami," ujarnya. ‎ ‎Sementara itu, kedua korban hingga kini masih menjalani perawatan medis akibat luka yang diderita. ‎ ‎Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan. ‎

About