@karinpeppel:

Blonda
Blonda
Open In TikTok:
Region: RO
Thursday 04 June 2026 10:48:57 GMT
144330
1736
111
2063

Music

Download

Comments

nelyolaru
Nely Olaru :
adevarat
2026-06-06 09:15:34
3
nela.nela945
Nela Nela :
Așa e😂😂😂😂😂
2026-06-07 06:18:17
1
claudiaglodeanu5
Claudia Glodeanu :
Corect 😂😂😂😂😂
2026-06-04 13:30:30
2
camy973
camy 973 :
Se
2026-06-05 17:09:18
1
cat1979c
Cat1979 :
2026-06-04 15:41:58
1
gabi17687
Gabi :
2026-06-04 19:02:11
1
burdunvalentin
burdun :
cum ai ajuns la concluzia asta
2026-06-07 09:24:59
0
dumitra.toader5
dumitra toader :
asa este😅😅😅😅
2026-06-06 13:09:37
2
catalyn296
catalyn :
2026-06-04 19:01:08
1
sorinardeleanu146
Sorin Ardeleanu146 :
după cel perzi.probleme
2026-06-06 13:44:23
1
nicu.maticiuc
Nicu Maticiuc :
Offff
2026-06-06 04:39:29
1
athy2025
aty_💚🍀 :
😂😂😂😂😂
2026-06-04 19:13:19
1
ruse.mariana
Ruse Mariana :
2026-06-07 11:41:42
1
adrianabosman
adrianabosman :
Adevărat
2026-06-06 19:46:32
0
lucian.chiru3
Lucian Chiru :
De la briu in jos
2026-06-05 07:23:24
1
aurelia460
Aurelia Elena Ionică :
😁😁😁
2026-06-07 07:04:08
1
pypo6869
Pypo 🦜🦜 :
😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2026-06-07 14:27:53
1
burdunvalentin
burdun :
😂😂😂
2026-06-07 09:24:19
1
luciamcrys
MihaiLuciaCristina :
🤣🤣🤣
2026-06-06 10:24:26
1
To see more videos from user @karinpeppel, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan sembilan dari 23 kabupaten/kota di Aceh mengalami banjir serta longsor sejak 18 hingga 26 November 2025, dan telah membuat 455 kepala keluarga (KK) atau 1.497 orang mengungsi. Ridwan mengatakan, sebagian besar kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi secara terus menerus, angin kencang, dan kondisi geologi labil yang berdampak pada banjir, tanah bergerak, serta longsor. Dirinya menyebutkan, adapun sembilan daerah yang terendam banjir tersebut yakni tujuh kecamatan di Kabupaten Bireuen, hingga saat terakhir air belum surut. Kemudian di Kota Lhokseumawe, terjadi banjir dan longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, menyebabkan genangan, banjir dan tanah longsor pada empat kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan sembilan dari 23 kabupaten/kota di Aceh mengalami banjir serta longsor sejak 18 hingga 26 November 2025, dan telah membuat 455 kepala keluarga (KK) atau 1.497 orang mengungsi. Ridwan mengatakan, sebagian besar kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi secara terus menerus, angin kencang, dan kondisi geologi labil yang berdampak pada banjir, tanah bergerak, serta longsor. Dirinya menyebutkan, adapun sembilan daerah yang terendam banjir tersebut yakni tujuh kecamatan di Kabupaten Bireuen, hingga saat terakhir air belum surut. Kemudian di Kota Lhokseumawe, terjadi banjir dan longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, menyebabkan genangan, banjir dan tanah longsor pada empat kecamatan. "Kemudian Aceh Timur, banjir luapan dan longsor merendam 11 kecamatan, kondisi terakhir airnya masih belum surut," ujarnya. Berdasarkan laporan Pusdalops BPBA, lanjut Fadmi, banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi juga terjadi di lima kecamatan dalam wilayah Kota Langsa, ini merupakan air kiriman dari lahan perkebunan kelapa sawit PTPN 1 Langsa. Lalu Bener Meriah, di daerah ini terjadi longsor di Desa Pantai Kemuning, Kecamatan Timang Gajah. Kemudian banjir menggenangi 10 kecamatan. Berikutnya di Kabupaten Gayo Lues, banjir di sana telah membuat 11 kecamatan terdampak. Informasi terakhir dari Pusdalops BPBA banjir masih belum surut. Intensitas hujan tinggi di Kabupaten Aceh Singkil, juga mengakibatkan meluapnya Sungai Lae Cinedang, banjir di sana telah merendam 10 kecamatan dengan ketinggian air sekitar 50-80 centimeter. Banjir juga terjadi di Aceh Utara dengan ketinggian air sekitar 30-50 centimeter, bencana hidrometeorologi ini merendam 26 kecamatan di kabupaten setempat. Selanjutnya, rumah dan lahan kebun warga juga terendam banjir di Kabupaten Aceh Selatan. Tetapi, kondisi terakhir air di sana telah berangsur surut. Sumber: antaranews.com

About