"Seandainya kalian tidak berbuat dosa, niscaya Allah akan menggantikan kalian dengan suatu kaum yang berbuat dosa lalu mereka memohon ampun kepada Allah, kemudian Allah mengampuni mereka." (HR. Muslim) Hadis ini bukan mengajarkan meremehkan dosa. Tetapi menunjukkan bahwa Allah mencintai hamba yang kembali kepada-Nya dengan kerendahan hati. Sementara kesombongan adalah sifat yang pertama kali menjatuhkan Iblis. Ia tidak jatuh karena berzina. Tidak pula karena mencuri. Tetapi karena merasa dirinya lebih baik. Para arif billah mengatakan: "Dosa yang melahirkan kehinaan diri lebih dekat kepada keselamatan daripada ketaatan yang melahirkan kesombongan." Sebab orang yang menangisi dosanya masih mengetuk pintu Allah. Sedangkan orang yang sibuk mengagumi dirinya sering kali tidak sadar bahwa ia telah berdiri jauh dari pintu itu. Maka ketika engkau melihat amalmu banyak, lihatlah terlebih dahulu berapa banyak nikmat Allah yang belum mampu engkau syukuri. Ketika engkau melihat ilmumu luas, lihatlah betapa luasnya ilmu Allah yang tidak akan pernah mampu engkau jangkau. Dan ketika engkau merasa lebih baik daripada orang lain, ingatlah bahwa penutup hidup seseorang masih menjadi rahasia Allah. Boleh jadi orang yang hari ini kau pandang penuh dosa akan menjadi kekasih Allah sebelum ajal menjemputnya. Dan boleh jadi orang yang hari ini bangga dengan amalnya justru terjatuh oleh rasa bangga itu sendiri. Hijab yang paling tebal bukanlah dosa yang terlihat oleh manusia. Hijab yang paling tebal adalah ketika seorang hamba mulai melihat dirinya, lalu berhenti melihat Allah sebagai sumber segala kebaikan. Al faqirul Ilmi Al hallajz #fy #sunyi #tasawuf #marifat #renungandiri - @barizasulaeman"/> "Seandainya kalian tidak berbuat dosa, niscaya Allah akan menggantikan kalian dengan suatu kaum yang berbuat dosa lalu mereka memohon ampun kepada Allah, kemudian Allah mengampuni mereka." (HR. Muslim) Hadis ini bukan mengajarkan meremehkan dosa. Tetapi menunjukkan bahwa Allah mencintai hamba yang kembali kepada-Nya dengan kerendahan hati. Sementara kesombongan adalah sifat yang pertama kali menjatuhkan Iblis. Ia tidak jatuh karena berzina. Tidak pula karena mencuri. Tetapi karena merasa dirinya lebih baik. Para arif billah mengatakan: "Dosa yang melahirkan kehinaan diri lebih dekat kepada keselamatan daripada ketaatan yang melahirkan kesombongan." Sebab orang yang menangisi dosanya masih mengetuk pintu Allah. Sedangkan orang yang sibuk mengagumi dirinya sering kali tidak sadar bahwa ia telah berdiri jauh dari pintu itu. Maka ketika engkau melihat amalmu banyak, lihatlah terlebih dahulu berapa banyak nikmat Allah yang belum mampu engkau syukuri. Ketika engkau melihat ilmumu luas, lihatlah betapa luasnya ilmu Allah yang tidak akan pernah mampu engkau jangkau. Dan ketika engkau merasa lebih baik daripada orang lain, ingatlah bahwa penutup hidup seseorang masih menjadi rahasia Allah. Boleh jadi orang yang hari ini kau pandang penuh dosa akan menjadi kekasih Allah sebelum ajal menjemputnya. Dan boleh jadi orang yang hari ini bangga dengan amalnya justru terjatuh oleh rasa bangga itu sendiri. Hijab yang paling tebal bukanlah dosa yang terlihat oleh manusia. Hijab yang paling tebal adalah ketika seorang hamba mulai melihat dirinya, lalu berhenti melihat Allah sebagai sumber segala kebaikan. Al faqirul Ilmi Al hallajz #fy #sunyi #tasawuf #marifat #renungandiri - @barizasulaeman - Tikwm"/> "Seandainya kalian tidak berbuat dosa, niscaya Allah akan menggantikan kalian dengan suatu kaum yang berbuat dosa lalu mereka memohon ampun kepada Allah, kemudian Allah mengampuni mereka." (HR. Muslim) Hadis ini bukan mengajarkan meremehkan dosa. Tetapi menunjukkan bahwa Allah mencintai hamba yang kembali kepada-Nya dengan kerendahan hati. Sementara kesombongan adalah sifat yang pertama kali menjatuhkan Iblis. Ia tidak jatuh karena berzina. Tidak pula karena mencuri. Tetapi karena merasa dirinya lebih baik. Para arif billah mengatakan: "Dosa yang melahirkan kehinaan diri lebih dekat kepada keselamatan daripada ketaatan yang melahirkan kesombongan." Sebab orang yang menangisi dosanya masih mengetuk pintu Allah. Sedangkan orang yang sibuk mengagumi dirinya sering kali tidak sadar bahwa ia telah berdiri jauh dari pintu itu. Maka ketika engkau melihat amalmu banyak, lihatlah terlebih dahulu berapa banyak nikmat Allah yang belum mampu engkau syukuri. Ketika engkau melihat ilmumu luas, lihatlah betapa luasnya ilmu Allah yang tidak akan pernah mampu engkau jangkau. Dan ketika engkau merasa lebih baik daripada orang lain, ingatlah bahwa penutup hidup seseorang masih menjadi rahasia Allah. Boleh jadi orang yang hari ini kau pandang penuh dosa akan menjadi kekasih Allah sebelum ajal menjemputnya. Dan boleh jadi orang yang hari ini bangga dengan amalnya justru terjatuh oleh rasa bangga itu sendiri. Hijab yang paling tebal bukanlah dosa yang terlihat oleh manusia. Hijab yang paling tebal adalah ketika seorang hamba mulai melihat dirinya, lalu berhenti melihat Allah sebagai sumber segala kebaikan. Al faqirul Ilmi Al hallajz #fy #sunyi #tasawuf #marifat #renungandiri - @barizasulaeman"/>