Ombahku :
Dalam situasi ketika rupiah menembus Rp18.000 per dolar AS, IHSG bergejolak, dan publik mulai mempertanyakan arah perekonomian, sudah saatnya Presiden menyampaikan pidato atau pernyataan resmi secara khusus kepada rakyat.
Masyarakat membutuhkan kepastian, ketenangan, dan keyakinan bahwa pemerintah memahami persoalan yang sedang terjadi serta memiliki langkah konkret untuk mengatasinya. Kehadiran langsung Presiden penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memberikan sinyal kuat kepada pasar bahwa pemerintah mengendalikan keadaan, bukan sekadar bereaksi terhadap keadaan.
Di saat yang sama, para pejabat sebaiknya mengurangi pernyataan-pernyataan yang menimbulkan polemik, kontroversi, atau kesan saling bertentangan. Komunikasi yang tidak terkoordinasi justru berpotensi menimbulkan kebingungan di masyarakat dan memicu respons negatif dari pelaku pasar.
Dalam kondisi seperti ini, setiap informasi sebaiknya disampaikan oleh pihak yang memiliki tugas, fungsi, dan kewenangan yang jelas, sehingga pesan pemerintah menjadi konsisten, kredibel, dan tidak menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda.
Saat ekonomi menghadapi tekanan, stabilitas bukan hanya soal kebijakan, tetapi juga soal komunikasi. Rakyat perlu diyakinkan, pasar perlu ditenangkan, dan pemerintah perlu berbicara dengan satu suara.
2026-06-04 15:51:00