@zba876: Aku masih terbangun di tengah malam. Bukan karena mimpi buruk, melainkan karena tubuhku masih mengingatmu. Tanganku masih mencari sisi ranjang yang dulu kau tempati, seolah-olah setelah sekian lama, hatiku masih belum menerima bahwa kau benar-benar sudah pergi. Yang kutemukan hanya dingin. Dingin seprei. Dingin kamar. Dan dingin kenyataan bahwa namamu kini hanya hidup di dalam kenangan. Aku sering bertanya pada diriku sendiri, bagaimana mungkin seseorang yang pernah menjadi alasan aku bertahan setiap hari, bisa berubah menjadi seseorang yang bahkan tidak lagi menanyakan kabarku? Padahal dulu, satu air mataku saja membuatmu khawatir. Sekarang, kehilangan seluruh dirimu bahkan tidak membuatmu menoleh. Aku masih menyimpan pesan-pesan lama kita. Aku tahu itu menyakitkan. Tapi menghapusnya terasa seperti membunuh satu-satunya bagian darimu yang masih kumiliki. Jadi aku membacanya diam-diam. Membaca kata "sayang" yang dulu kau tulis dengan begitu mudah. Lalu menangis, karena sekarang aku tahu bahwa kata itu sudah tidak lagi untukku. Yang paling sulit ternyata bukan melupakanmu. Yang paling sulit adalah menerima bahwa semua rencana yang pernah kita susun bersama tidak akan pernah terjadi. Rumah yang pernah kita bicarakan. Perjalanan yang pernah kita impikan. Hari tua yang pernah kita bayangkan. Semuanya mati. Dan aku menjadi satu-satunya orang yang masih datang berziarah ke kenangan itu. Orang-orang bilang aku harus ikhlas. Mereka tidak tahu bahwa aku sudah mencoba setiap hari. Aku mencoba tertawa. Aku mencoba terlihat baik-baik saja. Aku mencoba meyakinkan diriku bahwa hidup harus terus berjalan. Tapi setiap malam, ketika dunia mulai sunyi, aku kembali menjadi seseorang yang diam-diam merindukan orang yang sudah tidak merindukannya lagi. Aku tidak marah karena kau pergi. Aku hanya sedih. Sedih karena setelah semua yang kita lewati, aku ternyata bukan seseorang yang kau pilih untuk tetap tinggal. Dan sampai hari ini, ada satu pertanyaan yang masih menghantuiku: Apa kurangnya aku? Apa yang membuatmu begitu mudah melepaskan seseorang yang begitu sulit melepaskanmu? Jika suatu hari nanti kau membaca ini tanpa sengaja, aku tidak ingin kau kembali. Aku hanya ingin kau tahu, pernah ada seseorang yang mencintaimu dengan seluruh yang ia miliki. Seseorang yang tetap menyebut namamu dalam doa, bahkan setelah kau menghilang dari hidupnya. Dan seseorang itu... masih belajar hidup dengan lubang yang kau tinggalkan di dadanya.

Sepotong Rasa ✦ by 𝗔𝗭
Sepotong Rasa ✦ by 𝗔𝗭
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 04 June 2026 14:44:19 GMT
344
17
2
1

Music

Download

Comments

.vanyy29
Vanny Ivanna✨ :
🥺🥺🥺
2026-06-04 20:57:52
1
fransiska_flora1
Lola :
😳😳😳😳
2026-06-07 03:26:38
0
To see more videos from user @zba876, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About