@agungputraa02: Kita wajar mendidih darahnya melihat apa yang terjadi pada aktivis Flotilla Gaza. Mereka murni membawa bantuan nyawa dan makanan, tapi dicegat paksa di laut bebas, ditangkap, disiksa, dan banyak kesaksian mengerikan soal pelecehan hingga dugaan pemerkosaan paksa. Ini adalah pembajakan brutal yang menginjak-injak hukum internasional! Tapi mari kita bicara pakai akal sehat dan realita geopolitik. Di titik krisis ini, sekadar mengamuk dan meratap di media sosial TIDAK AKAN PERNAH cukup untuk mengubah keadaan. Negara harus bergerak lewat diplomasi tingkat tinggi yang bertaring! Itulah alasan kuat kenapa Presiden Prabowo saat ini sedang berada di Eropa. Beliau sedang membuka keran kerja sama ekonomi, investasi, dan energi demi membangun bargaining power (posisi tawar) Indonesia di mata dunia. Logikanya keras tapi nyata: Suara kita untuk membela Palestina di kancah global hanya akan ditakuti dan didengar kalau fondasi ekonomi bangsa ini kuat! Palestina bukan isu asing. Mereka punya tempat khusus dalam sejarah kemerdekaan kita, dan Indonesia tidak akan pernah diam. Sikap negara kita hari ini sangat jelas: Ekonomi nasional terus diperkuat, perlindungan terhadap WNI dan relawan kemanusiaan di garis depan adalah harga mati, dan pembelaan mutlak untuk Palestina terus disuarakan di meja diplomasi. Indonesia harus hadir di panggung dunia bukan sekadar sebagai negara yang jago marah-marah, tapi sebagai negara berdaulat yang punya posisi tawar, diplomasi yang tajam, dan nyali besar untuk berdiri paling depan di sisi kemanusiaan. 🇮🇩🇵🇸🔥 #DiplomasiIndonesia #PrabowoSubianto #FlotillaGaza #FreePalestine #Kemanusiaan #BelaPalestina #IndonesiaKuat #FaktaBicara #HukumInternasional #StopKejahatanPerang #SikapTegas

agungputraa02
agungputraa02
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 04 June 2026 15:46:52 GMT
0
0
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @agungputraa02, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Video kegiatan karnaval yang memperlihatkan sejumlah anak membawa seekor biawak dalam kondisi terikat pada sebatang kayu viral di media sosial usai dibagikan ulang akun Instagram deasy_febry_arimbi. Aksi tersebut menuai banyak komentar warganet yang mempertanyakan konsep kegiatan yang dinilai tidak tepat menjadikan satwa liar sebagai bagian dari atraksi karnaval. Pengunggah turut menyampaikan kritik terhadap orang dewasa di sekitar kegiatan tersebut, menilai anak-anak semestinya mendapat pendidikan mengenai kasih sayang dan perlindungan terhadap hewan sejak dini, bukan sebaliknya diperkenalkan pada praktik yang berpotensi menyakiti satwa demi hiburan. Identitas sekolah, lokasi, dan waktu pasti kejadian belum dapat dipastikan secara independen. Secara ekologis, biawak berperan penting sebagai predator alami dalam rantai makanan, khususnya dalam mengendalikan populasi tikus dan ular berbisa di lingkungan sekitar permukiman maupun lahan pertanian. Keberadaannya membantu menekan risiko ledakan populasi hama tanpa memerlukan intervensi kimiawi, menjadikan biawak bagian penting dari keseimbangan ekosistem yang tidak semestinya dipandang sebagai objek pertunjukan semata. Sejumlah warganet mendesak pihak terkait memberikan penjelasan resmi dan mengevaluasi kegiatan tersebut agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang. Publik berharap kegiatan karnaval tetap dapat menjadi sarana kreativitas dan kebersamaan tanpa mengabaikan aspek kesejahteraan satwa, misalnya dengan mengganti hewan hidup menggunakan replika atau kostum kreatif.
Video kegiatan karnaval yang memperlihatkan sejumlah anak membawa seekor biawak dalam kondisi terikat pada sebatang kayu viral di media sosial usai dibagikan ulang akun Instagram deasy_febry_arimbi. Aksi tersebut menuai banyak komentar warganet yang mempertanyakan konsep kegiatan yang dinilai tidak tepat menjadikan satwa liar sebagai bagian dari atraksi karnaval. Pengunggah turut menyampaikan kritik terhadap orang dewasa di sekitar kegiatan tersebut, menilai anak-anak semestinya mendapat pendidikan mengenai kasih sayang dan perlindungan terhadap hewan sejak dini, bukan sebaliknya diperkenalkan pada praktik yang berpotensi menyakiti satwa demi hiburan. Identitas sekolah, lokasi, dan waktu pasti kejadian belum dapat dipastikan secara independen. Secara ekologis, biawak berperan penting sebagai predator alami dalam rantai makanan, khususnya dalam mengendalikan populasi tikus dan ular berbisa di lingkungan sekitar permukiman maupun lahan pertanian. Keberadaannya membantu menekan risiko ledakan populasi hama tanpa memerlukan intervensi kimiawi, menjadikan biawak bagian penting dari keseimbangan ekosistem yang tidak semestinya dipandang sebagai objek pertunjukan semata. Sejumlah warganet mendesak pihak terkait memberikan penjelasan resmi dan mengevaluasi kegiatan tersebut agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang. Publik berharap kegiatan karnaval tetap dapat menjadi sarana kreativitas dan kebersamaan tanpa mengabaikan aspek kesejahteraan satwa, misalnya dengan mengganti hewan hidup menggunakan replika atau kostum kreatif.

About