@wp.62_: JAKARTA, Comet News — Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat sipil memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dalam aksi demonstrasi berskala besar yang menuntut pengunduran diri Presiden Prabowo Subianto. Gelombang protes ini dipicu oleh meluasnya dugaan korupsi yang disebut-sebut mencoreng program andalan pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Para demonstran datang membawa poster, spanduk, dan materi visual yang secara terang-terangan menyerukan pertanggungjawaban presiden. Sejumlah tulisan dalam poster menyebut adanya penyelewengan anggaran triliunan rupiah dalam skema distribusi MBG, meskipun klaim tersebut hingga kini masih berstatus dugaan dan belum diputus oleh lembaga peradilan mana pun. Aksi ini menjadi salah satu demonstrasi terbesar yang menyasar langsung nama Presiden Prabowo sejak ia resmi menjabat sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia pada Oktober 2024. Sejumlah koordinator lapangan menyebut peserta aksi berasal dari berbagai daerah, bukan hanya warga Jakarta, sebagai bentuk solidaritas nasional atas keresahan yang dinilai sudah mengakar luas. "Kami tidak akan pulang sebelum ada kepastian hukum. Koruptor harus diadili, rakyat sudah muak," ujar salah seorang orator di atas mobil komando, disambut sorak massa yang memenuhi lapangan di sekitar Monas. Program Makan Bergizi Gratis, yang digadang-gadang sebagai warisan kebijakan sosial terbesar pemerintahan Prabowo, kini berada di pusaran kontroversi. Sejumlah temuan awal dari kalangan lembaga swadaya masyarakat dan jurnalis investigatif menyebut adanya indikasi penggelembungan anggaran, vendor fiktif, hingga distribusi yang tidak merata di daerah-daerah terpencil. Pemerintah sendiri telah membantah seluruh tuduhan tersebut dan menyatakan program berjalan sesuai mekanisme yang telah diaudit. Kementerian Sekretariat Negara dalam keterangannya menegaskan bahwa seluruh anggaran MBG telah melalui proses verifikasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Namun, desakan agar KPK turun tangan melakukan penyelidikan independen terus menguat dari berbagai pihak, termasuk sejumlah anggota DPR dari fraksi oposisi. Perlu ditekankan bahwa narasi yang beredar di tengah aksi demonstrasi — termasuk yang tertera pada poster dan materi grafis yang menjadi viral di media sosial — merupakan ekspresi opini publik dan tuntutan politik, bukan pernyataan fakta yang telah diverifikasi secara hukum. Comet News berkomitmen menyajikan perkembangan situasi ini secara berimbang, akurat, dan bertanggung jawab sesuai kaidah jurnalistik. Pihak Istana Kepresidenan hingga berita ini diturunkan belum mengeluarkan pernyataan resmi merespons aksi demonstrasi hari ini. Situasi di lapangan dilaporkan kondusif dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. #prabowomundur #korupsimbg #indonesia #kontencom #kontencomxsuli
Warta Publik
Region: ID
Thursday 04 June 2026 16:49:43 GMT
Music
Download
Comments
flxrvnly.png :
NGGA USAH NYEBAR BERITA YANG NGGA NGGA
2026-06-04 19:30:01
0
To see more videos from user @wp.62_, please go to the Tikwm
homepage.