@miaa.a08: hạnh phúc là khi k biết mình đang hphuc với ai🫩

mia
mia
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 04 June 2026 18:05:14 GMT
475
16
4
1

Music

Download

Comments

cun.1702
Nguyễn Thảo Nguyên :
Empty
2026-06-04 22:40:58
0
anhngoxx
anhgoc :
k biết hạnh phúc vs ai là hạnh phúc kiểu gì
2026-06-05 01:32:15
0
To see more videos from user @miaa.a08, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

KISAH UMAR INGIN MEMBUNUH NABI MUHAMMAD. Pada masa awal dakwah di Mekkah, kaum Quraisy sangat membenci ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ. Salah satu yang paling keras menentang adalah Umar bin Khattab. Saat itu, Umar dikenal tegas, berani, dan sangat membela tradisi Quraisy. Suatu hari, karena marah melihat banyak orang mulai masuk Islam, Umar mengambil pedangnya dan berniat membunuh Muhammad. Di tengah perjalanan, ia bertemu seseorang yang bertanya hendak ke mana. Umar menjawab dengan tegas bahwa ia ingin membunuh Muhammad. Orang itu berkata, “Bagaimana dengan keluargamu sendiri? Adikmu sudah masuk Islam.” Mendengar itu, Umar langsung menuju rumah adiknya, Fatimah binti Khattab, dan suaminya Sa'id bin Zaid. Saat tiba, ia mendengar mereka sedang membaca ayat-ayat Al-Qur’an dari Surah Taha. Umar marah dan sempat memukul mereka hingga adiknya terluka. Namun ketika melihat darah di wajah adiknya, hatinya mulai luluh. Ia meminta lembaran ayat yang tadi dibaca. Awalnya ditolak karena Umar masih dalam keadaan tidak suci, tetapi setelah ia membersihkan diri, ia membaca ayat-ayat awal Surah Taha. Isi ayat itu sangat menyentuh hatinya. Umar terdiam. Hatinya bergetar. Ia menyadari bahwa ini bukan perkataan manusia. Kemudian Umar pergi ke rumah Al-Arqam di Bukit Shafa, tempat Nabi dan para sahabat berkumpul. Di sana, ia menyatakan keislamannya di hadapan Nabi Muhammad ﷺ. Sejak saat itu, Umar berubah total. Ia menjadi salah satu pembela Islam paling kuat dan akhirnya menjadi khalifah kedua setelah wafatnya Nabi ﷺ. Karena ketegasan dan keberaniannya, Umar mendapat gelar Al-Faruq (yang membedakan antara yang benar dan yang batil). #filmomarbinkhattabhd #sejarahislam #sahabatnabi #umarbinkhattab #nabimuhammad
KISAH UMAR INGIN MEMBUNUH NABI MUHAMMAD. Pada masa awal dakwah di Mekkah, kaum Quraisy sangat membenci ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad ﷺ. Salah satu yang paling keras menentang adalah Umar bin Khattab. Saat itu, Umar dikenal tegas, berani, dan sangat membela tradisi Quraisy. Suatu hari, karena marah melihat banyak orang mulai masuk Islam, Umar mengambil pedangnya dan berniat membunuh Muhammad. Di tengah perjalanan, ia bertemu seseorang yang bertanya hendak ke mana. Umar menjawab dengan tegas bahwa ia ingin membunuh Muhammad. Orang itu berkata, “Bagaimana dengan keluargamu sendiri? Adikmu sudah masuk Islam.” Mendengar itu, Umar langsung menuju rumah adiknya, Fatimah binti Khattab, dan suaminya Sa'id bin Zaid. Saat tiba, ia mendengar mereka sedang membaca ayat-ayat Al-Qur’an dari Surah Taha. Umar marah dan sempat memukul mereka hingga adiknya terluka. Namun ketika melihat darah di wajah adiknya, hatinya mulai luluh. Ia meminta lembaran ayat yang tadi dibaca. Awalnya ditolak karena Umar masih dalam keadaan tidak suci, tetapi setelah ia membersihkan diri, ia membaca ayat-ayat awal Surah Taha. Isi ayat itu sangat menyentuh hatinya. Umar terdiam. Hatinya bergetar. Ia menyadari bahwa ini bukan perkataan manusia. Kemudian Umar pergi ke rumah Al-Arqam di Bukit Shafa, tempat Nabi dan para sahabat berkumpul. Di sana, ia menyatakan keislamannya di hadapan Nabi Muhammad ﷺ. Sejak saat itu, Umar berubah total. Ia menjadi salah satu pembela Islam paling kuat dan akhirnya menjadi khalifah kedua setelah wafatnya Nabi ﷺ. Karena ketegasan dan keberaniannya, Umar mendapat gelar Al-Faruq (yang membedakan antara yang benar dan yang batil). #filmomarbinkhattabhd #sejarahislam #sahabatnabi #umarbinkhattab #nabimuhammad

About