@antavn.fashion: Mặc hè đi chơi hay thể thao đều thoải mái #anta #antavietnam #antafashionvietnam #thoitrangthethao #thoitrangnam #thoitrangnu #xuhuongtiktok #salevuisinhnhat

ANTA FASHION VIỆT NAM
ANTA FASHION VIỆT NAM
Open In TikTok:
Region: VN
Friday 05 June 2026 06:00:00 GMT
788
0
0
1

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @antavn.fashion, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ada doa yang hampir tidak pernah terdengar lagi di zaman ini.
Ada doa yang hampir tidak pernah terdengar lagi di zaman ini. "Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku..." (Mazmur 139:23) Bukan doa meminta berkat. Bukan doa meminta mujizat. Bukan doa meminta jalan keluar. Ini adalah doa yang membuat surga membuka cermin, bukan membuka dompet. Doa yang tidak membuat kita nyaman, tetapi membuat kita bertumbuh. Doa yang tidak mengubah keadaan lebih dulu, melainkan mengubah orang yang sedang berdoa. Kita hidup di masa ketika semua orang sibuk meminta Tuhan mengubah situasi. "Tuhan, ubah pasangan saya." "Ubah anak saya." "Ubah atasan saya." "Ubah ekonomi saya." Anehnya, sangat sedikit yang berani berkata, "Tuhan... ubahlah saya." Padahal kerugian terbesar dalam hidup bukan kehilangan uang, kesempatan, atau jabatan. Kerugian terbesar adalah memiliki hati yang mulai rusak tanpa kita sadari. Itulah sebabnya Daud menulis doa yang begitu langka dalam Mazmur 139:23-24. Setelah berbicara tentang Allah yang mengenalnya secara sempurna, Daud tidak sibuk membela dirinya. Ia justru berkata, "Selidikilah aku... ujilah aku... lihatlah apakah jalanku serong..." Mengapa Daud meminta Allah menyelidiki dirinya, padahal Tuhan sudah mengetahui segala sesuatu? Karena Daud sadar, masalahnya bukan apakah Tuhan tahu isi hatinya. Masalahnya adalah apakah Daud sendiri mau melihat isi hatinya. Ada noda yang tidak terlihat oleh pemilik cermin yang retak. Hati manusia pun demikian. Kesombongan sering menyamar sebagai percaya diri. Kepahitan sering memakai topeng keadilan. Iri hati sering berdandan seperti semangat untuk berkembang. Bahkan pelayanan bisa berubah menjadi panggung tanpa disadari. Itulah sebabnya doa ini sangat langka. Doa ini mengizinkan Roh Kudus menyalakan lampu di ruang hati yang selama ini sengaja kita matikan. Bayangkan sebuah rumah yang setiap hari dibersihkan ruang tamunya, tetapi gudang belakangnya tidak pernah dibuka selama bertahun-tahun. Dari luar rumah itu tampak rapi. Tamu memuji kebersihannya. Namun di balik pintu yang tertutup, debu menumpuk, rayap bekerja diam-diam, dan bau lembap mulai memenuhi seluruh rumah. Begitulah kehidupan rohani banyak orang. Instagram terlihat penuh ayat. TikTok penuh renungan. Senyum tetap mengembang di gereja. Namun ruang hati yang tersembunyi dipenuhi luka yang dipelihara, ambisi yang tidak diserahkan, ego yang tidak pernah dikoreksi, dan dosa kecil yang terus diberi tempat tinggal. Daud tidak meminta Tuhan memperbaiki topengnya. Ia meminta Tuhan membongkar gudangnya. Inilah doa yang sebenarnya menakutkan. Sebab ketika Tuhan menyelidiki hati, Dia mungkin menunjukkan bahwa yang selama ini kita sebut "karakter kuat" ternyata keras kepala. Yang kita banggakan sebagai "prinsip" ternyata keangkuhan. Yang kita sebut "berhati-hati" ternyata ketidakpercayaan kepada Tuhan. Sakit? Ya. Tetapi dokter yang baik tidak membiarkan kanker tetap tersembunyi hanya supaya pasien tetap tersenyum. Kasih Tuhan tidak selalu terasa lembut. Kadang kasih-Nya hadir sebagai cahaya yang menyingkapkan debu yang selama ini kita anggap tidak ada. Lalu Daud menutup doanya dengan kalimat yang luar biasa, "...tuntunlah aku di jalan yang kekal." Perhatikan urutannya. Bukan tuntun dulu, baru selidiki. Tetapi selidiki dulu, bersihkan dulu, lalu tuntun. Sebab Tuhan tidak sekadar ingin membuat langkah kita lebih cepat. Tuhan ingin membuat arah kita tetap benar. Hari ini, mungkin kita tidak membutuhkan lebih banyak jawaban. Mungkin kita membutuhkan lebih banyak kejujuran di hadapan Allah. Karena hidup tidak hancur hanya oleh dosa besar. Banyak hidup perlahan runtuh karena dosa kecil yang tidak pernah mau diperiksa. Beranilah mengucapkan doa yang langka itu. "Tuhan, jangan hanya dengarkan suaraku. Periksalah hatiku. Jangan hanya kabulkan doaku. Bentuklah hidupku." Itulah doa yang mungkin membuat kita menangis hari ini, tetapi menyelamatkan kita dari penyesalan di kemudian hari. #RenunganHarianKristen #Mazmur139 #DoaPalingLangka #SelidikiAkuYaTuhan #fypシ

About