@narin_j: let's go ❤ #handeercel #foryoupage❤️❤️ #viralvideos #treanding #shakira

𝓃𝒶𝓇𝒾𝓃
𝓃𝒶𝓇𝒾𝓃
Open In TikTok:
Region: DE
Friday 05 June 2026 08:20:02 GMT
2356
234
7
5

Music

Download

Comments

user2984533827929
BRAYANNY25$$ :
es bella
2026-06-06 23:45:57
0
cj2838383
Cjj :
2026-06-05 09:20:34
0
acaje.heredia
Acaje Heredia🇮🇨 🇹🇷 :
😳😳😳
2026-06-05 08:57:35
0
afra.fy1
afra.fy1 :
🥰🥰🥰
2026-06-05 15:16:25
0
To see more videos from user @narin_j, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

BUKANNYA PANIK, MALAH UNTUNG? 🔥 Indonesia membukukan devisa pariwisata sebesar US$4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun pada Kuartal I 2026, naik 6,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Capaian ini diumumkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Laporan Bulanan Kementerian Pariwisata. Yang menarik, pertumbuhan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang penuh tekanan. Rupiah bahkan menembus Rp18.000 per USD, menjadi level terlemah sepanjang sejarah. IHSG dan bursa Asia juga dibuka melemah, sementara perang Iran–Israel serta eskalasi konflik Israel–Lebanon terus membayangi sentimen global. Di tengah situasi tersebut, sektor pariwisata justru menunjukkan ketahanan. Hingga 30 Mei 2026, Kementerian Pariwisata bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal telah memfasilitasi 31.548 sertifikasi halal bagi UMKM di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi. Program Karisma Event Nusantara yang berlangsung di 15 provinsi juga melibatkan 20.669 pekerja dan 3.936 UMKM, dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp45,57 miliar. Menpar menegaskan bahwa event bukan sekadar promosi destinasi, tetapi juga penggerak ekonomi rakyat yang mendukung UMKM, seniman, pekerja kreatif, dan komunitas lokal. Apa artinya bagi Indonesia? 📌 Pertama, pariwisata menjadi salah satu penopang devisa di tengah tekanan kurs. 📌 Kedua, Rupiah yang melemah justru membuat Indonesia menjadi destinasi yang lebih murah bagi wisatawan asing dengan mata uang yang lebih kuat. 📌 Ketiga, kontribusi pariwisata terhadap UMKM dan desa wisata menunjukkan bahwa sektor ini mampu membantu menjaga aktivitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Meski begitu, tantangan tetap ada. Eskalasi konflik geopolitik dapat memengaruhi arus wisatawan internasional, sementara persaingan dari Vietnam dan Thailand semakin agresif. Pelajaran dari Kuartal I 2026: dalam ekonomi yang penuh ketidakpastian, diversifikasi sumber devisa melalui sektor jasa seperti pariwisata menjadi semakin penting untuk menjaga stabilitas ekonomi. #pariwisata #ekonomi #rupiah #kontencom #kontencomxtws
BUKANNYA PANIK, MALAH UNTUNG? 🔥 Indonesia membukukan devisa pariwisata sebesar US$4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun pada Kuartal I 2026, naik 6,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Capaian ini diumumkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam Laporan Bulanan Kementerian Pariwisata. Yang menarik, pertumbuhan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang penuh tekanan. Rupiah bahkan menembus Rp18.000 per USD, menjadi level terlemah sepanjang sejarah. IHSG dan bursa Asia juga dibuka melemah, sementara perang Iran–Israel serta eskalasi konflik Israel–Lebanon terus membayangi sentimen global. Di tengah situasi tersebut, sektor pariwisata justru menunjukkan ketahanan. Hingga 30 Mei 2026, Kementerian Pariwisata bersama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal telah memfasilitasi 31.548 sertifikasi halal bagi UMKM di 1.116 desa wisata yang tersebar di 34 provinsi. Program Karisma Event Nusantara yang berlangsung di 15 provinsi juga melibatkan 20.669 pekerja dan 3.936 UMKM, dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp45,57 miliar. Menpar menegaskan bahwa event bukan sekadar promosi destinasi, tetapi juga penggerak ekonomi rakyat yang mendukung UMKM, seniman, pekerja kreatif, dan komunitas lokal. Apa artinya bagi Indonesia? 📌 Pertama, pariwisata menjadi salah satu penopang devisa di tengah tekanan kurs. 📌 Kedua, Rupiah yang melemah justru membuat Indonesia menjadi destinasi yang lebih murah bagi wisatawan asing dengan mata uang yang lebih kuat. 📌 Ketiga, kontribusi pariwisata terhadap UMKM dan desa wisata menunjukkan bahwa sektor ini mampu membantu menjaga aktivitas ekonomi di tengah ketidakpastian global. Meski begitu, tantangan tetap ada. Eskalasi konflik geopolitik dapat memengaruhi arus wisatawan internasional, sementara persaingan dari Vietnam dan Thailand semakin agresif. Pelajaran dari Kuartal I 2026: dalam ekonomi yang penuh ketidakpastian, diversifikasi sumber devisa melalui sektor jasa seperti pariwisata menjadi semakin penting untuk menjaga stabilitas ekonomi. #pariwisata #ekonomi #rupiah #kontencom #kontencomxtws

About