@harianejogja: Puluhan petani tebu dari Kabupaten Blora kembali menggelar aksi protes di depan Pabrik Gula Gendhis Multi Manis (GMM), Kecamatan Todanan. Sebanyak 18 truk bermuatan penuh serta puluhan sepeda motor pengangkut tebu memadati gerbang pabrik. Sebagai bentuk kekecewaan, para petani bahkan menumpahkan hasil panen tebu mereka di depan pintu masuk pabrik, meski nilai satu truk tebu yang dibuang mencapai lima hingga enam juta rupiah. Aksi yang didanai secara mandiri oleh para petani ini merupakan protes jilid dua atas belum terealisasinya janji penyaluran tebu ke pabrik gula lain. Petani menagih komitmen yang sebelumnya disampaikan oleh Direktur Utama Bulog terkait solusi pemasaran hasil panen mereka, menyusul kerusakan total mesin produksi di Pabrik Gula GMM. Jika tuntutan kembali tidak mendapat kepastian, petani mengancam akan membawa aksi dengan massa yang lebih besar hingga ke Istana Negara. Menanggapi tuntutan tersebut, manajemen Pabrik Gula GMM menegaskan bahwa Bulog tidak akan ingkar janji dan tetap berkomitmen membantu penyaluran tebu petani. Namun saat ini kebijakan tersebut masih dalam tahap evaluasi. Pihak pabrik juga berjanji akan berupaya menyelesaikan persoalan ini dalam dua minggu ke depan. Para petani kini berharap janji tersebut benar-benar terealisasi demi menyelamatkan ekonomi dan keberlangsungan usaha mereka. editor: salsaniza source: WARTAWAN/NUR ACHMAD ICHWAN #PetaniTebuBlora #PGGMM #Bulog #BloraHariIni #SuaraPetani