@maruwahal_hendrick: Kadang limit habis cepat karena cara kerja kita yang boros. Banyak orang pakai model pintar buat semua hal. Mikir arsitektur? Sonnet/Opus. Bikin komponen kecil? Sonnet/Opus. Benerin typo? Sonnet/Opus. Edit CSS receh? Sonnet/Opus juga. Akhirnya model yang harusnya dipakai buat keputusan besar malah kebakar buat kerja teknis kecil. Menurut gw, workflow yang lebih waras tuh begini: Pakai model pintar buat mikir. Pakai model ringan buat eksekusi. Antigravity dengan Sonnet, Opus, Gemini Pro (atau codex dengan GPT 5.5) bisa dipakai buat ngerancang struktur kerja: pecah fitur, pilih tech stack, tentukan file yang harus dibaca, bikin acceptance criteria, dan nyiapin task yang jelas dan atur model mana yang bakal kerja ngerjain task² itu! ( lu gak harus mikir keras pilih model, biar mereka aja!). Setelah itu, task kecilnya bisa dilempar ke OpenCode + OpenRouter, Copilot, Blackbox, Gemini Flash, atau model lain yang lebih ringan. Tapi catatannya penting: Jangan paksa model kecil jadi arsitek besar. Model murah/gratis bukan berarti jelek. Dia cuma perlu medan yang lebih sempit. Kasih dia satu folder. Satu task. Satu brief. Satu target output. Lalu tetap review hasilnya. Ini bukan cara “bypass limit” yang nggak sustainable. Ini cara kerja biar limit model mahal gak kebakar buat hal-hal receh. Yang mahal dipakai buat mikir. Yang ringan dipakai buat ngerjain. Low-resource builder gak selalu butuh satu agent super mahal. Kadang yang lu butuhin cuma sistem kerja yang lebih rapi. Forge Your Own Leverage.

Marwhal
Marwhal
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 05 June 2026 10:47:03 GMT
21134
793
25
120

Music

Download

Comments

lucky_zamaludin
luckyzamaludinmalik :
saya membuat project-project besar hanya menggunakan Ai gratisan dan semuanya atas permintaan Perusahaan, Medis. Yang penting kita paham AI mana yang bisa memahami cara kerja kita. Karena tidak sedikit AI yang kita gunakan terkadang tidak sesuai harapan. Jadi bukan perkara model project kecil atau besar. Asal kita paham saja bagaimana AI bekerja untuk kita.
2026-06-08 05:43:11
3
abei1982
abei :
sumpah gw dah gak pake claude, opencode lebih worth it asal paham aja batasannya kalau nggak database bisa ilang, tapi kalau open router fungsinya buat apa yaa bang ku?
2026-06-07 15:41:42
1
okami13579
okamiii :
open router ini sama kah dengan 9router
2026-06-12 23:31:46
1
lucky_zamaludin
luckyzamaludinmalik :
Biasakan jika ingin membangun sistem, buat dokumentasinya, seperti struktur sistemnya, alurnya, tabel nya, bahasa program yang mau di pakai, database mau menggunakan apa apakah SQLite, MySQL, PostgreSQL. semua jelaskan terlebih dahulu biar kiro bekerja sesuai dengan apa yang ada dalam dokumen yang kita kasih. Jadi untuk pertama membuka Kiro, kita siapkan satu dokumen dan kita buat folder, masukkan dokumen itu dalam folder. Jangan kita buka project pertama kita kasih file, nanti kita yang rebot sendiri, jadikan semua dalam satu folder. Jika sistem sudah jadi dan tidak ada bug, dokumentasi itu bisa kita hapus. Dan suruh kiro lakukan pembersihan folder, file-file yang sekiranya sudah tidak kita pakai, suruh kiro merapihkan dalam satu folder, agar kita bisa dengan mudah menghapus. Dan suruh Kiro lakukan analisis sistem, untuk bersihkan codingan yang di anggap tdk terpakai dan sampah. Jadi sistem yang kita bangun sudah bersih dari sampah codingan.
2026-06-13 03:32:05
2
To see more videos from user @maruwahal_hendrick, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About