@video.clip561: GEBRAKAN BARU: Ambisius atau Realistis? RI Siap Luncurkan Bursa Mineral, Bikin Negara Luar Ketar-ketir! JAKARTA — Pemerintah Indonesia kembali menyiapkan langkah strategis berskala besar yang diproyeksikan bakal mengguncang pasar komoditas internasional. Dalam upaya memperkuat kedaulatan ekonomi dan menegaskan posisi tawar di kancah global, Indonesia secara resmi berencana meluncurkan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Langkah berani ini dinilai banyak pengamat sebagai babak baru bagi tata kelola sektor pertambangan nasional, sekaligus menjadi sinyal kuat bagi negara-negara luar bahwa Indonesia siap memegang kendali atas penentuan harga ( price maker ) komoditasnya sendiri. 📅 Resmi Beroperasi Mulai Januari 2027 Gebrakan besar ini bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan sebuah proyek strategis yang tenggat waktunya sudah mulai dihitung mundur: Target Peluncuran: Bursa Mineral & Komoditas Strategis ini dijadwalkan akan resmi beroperasi penuh mulai Januari 2027. Payung Hukum Kokoh: Dasar hukum pembentukan bursa ini bersandar pada RUU perubahan UU P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan) yang saat ini statusnya telah resmi disahkan menjadi Undang-Undang (UU). 🌋 Mengunci Potensi Kekayaan Alam Nusantara Selama ini, komoditas mentah dan produk hilirisasi asal Indonesia sering kali harus mengikuti acuan harga dari bursa komoditas luar negeri. Dengan adanya bursa domestik ini, seluruh transaksi perdagangan mineral strategis—seperti nikel, tembaga, bauksit, hingga timah—akan diwajibkan melalui sistem terintegrasi di dalam negeri. Hal ini tidak hanya menjanjikan transparansi dan peningkatan penerimaan negara melalui pajak, tetapi juga memaksa korporasi global untuk tunduk pada regulasi perdagangan yang berpusat di Jakarta. Langkah hilirisasi yang kemudian dikunci oleh sistem bursa mandiri ini diprediksi akan membuat negara-negara industri yang bergantung pada pasokan mineral Indonesia harus menghitung ulang strategi bisnis mereka. Bagaimana analisis Anda mengenai rencana pembentukan Bursa Mineral ini? Apakah target Januari 2027 cukup realistis untuk menyatukan ekosistem komoditas kita? Yuk, sampaikan pendapat Anda! 👇 Sumber:TWS News #BeritaKomoditas #BursaMineral #UUP2SK #kontencom #kontencomxtws

video | clip
video | clip
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 05 June 2026 14:50:46 GMT
1129
39
1
0

Music

Download

Comments

tiktok.comaliyiya
🐝 :
bagaimana likuiditas di pasar modal (finansial) bertindak sebagai motor penggerak bagi bursa fisik komoditas di sektor riil. Ketika investor lokal menguasai pasar, mereka tidak hanya membeli lembar saham, melainkan sedang mendanai dan mengamankan kedaulatan harga komoditas milik bangsanya sendiri. kesuksesan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Nasional pada 1 Januari 2027, ada tiga mekanisme penopang yang bekerja secara simultan: Kehadiran investor domestik yang agresif dan paham fundamental memastikan bahwa arus modal yang masuk ke emiten-emiten tambang (seperti nikel, tembaga, timah, dan emas) tetap tebal dan stabil. Ketika emiten tambang memiliki kapitalisasi yang sehat dan didukung transaksi lokal yang aktif, mereka memiliki kapasitas penuh untuk memasok dan memperdagangkan fisik komoditasnya di bursa mineral baru tanpa bayang-bayang tekanan arus kas. Likuiditas yang solid sejak hari pertama inilah yang akan melahirkan kredibilitas di mata para pembeli internasional. Selama puluhan tahun, harga saham tambang Indonesia dan harga komoditasnya selalu didikte oleh persepsi pengelola dana asing (foreign funds). Ketika mereka menarik modalnya keluar karena sentimen global, sektor pertambangan kita ikut lesu. Dengan porsi dominasi lokal yang mencapai 65%, bursa kita memiliki "daya tahan imunitas" yang tinggi. Investor lokal yang jeli melihat nilai intrinsik (value investing) akan menjaga valuasi emiten tambang tetap berada di harga yang wajar Emiten tambang bisa fokus melakukan eksplorasi, ekspansi, dan hilirisasi jangka panjang di dalam negeri tanpa perlu cemas harga saham mereka dijatuhkan secara tidak adil di pasar keuangan global.
2026-06-06 02:58:15
0
To see more videos from user @video.clip561, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About