@squad.boboboy: fuck you #mesintempur #hardcoremusic #bandung

Squad Boboboy
Squad Boboboy
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 05 June 2026 17:49:11 GMT
4056
30
0
34

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @squad.boboboy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pengamat politik Adi Prayitno menanggapi pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang kini menyebut Pemilu 2029 masih jauh ketika ditanya kembali soal dukungannya terhadap pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode.   Perubahan sikap ini terjadi setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak menemukan bukti ijazah SMA atau setara milik Wapres Gibran Rakabuming Raka. Sebelumnya, Jokowi beberapa kali menyatakan dukungan agar Prabowo-Gibran kembali berpasangan pada Pilpres 2029. Menanggapi hal itu, Adi Prayitno menilai terdapat dua hal yang dapat menjelaskan perubahan pernyataan Jokowi terkait dukungan terhadap duet Prabowo-Gibran untuk dua periode.   “Bisa karena dua hal. Pertama karena peluang duet Prabowo-Gibran 2 periode sangat kecil, bahkan bisa tertutup. Kedua, partai koalisional pendukung prabowo tak ada yang minat dengan Gibran sebagai cawapres Prabowo di 2029,” kata Adi.   Adi kemudian menegaskan bahwa peluang duet Prabowo-Gibran untuk kembali berpasangan pada Pilpres 2029 semakin menipis. Ia merujuk pada hasil survei Parameter Politik pada Juli-Agustus yang menunjukkan 70 persen responden tidak setuju dengan duet tersebut untuk dua periode.   “Peluang duet Prabowo-Gibran 2 periode kecil, bahkan menipis. Survei Parameter Politik di bulan Juli-Agustus mayoritas publik tak setuju duet ini 2 periode,” ujar Adi.   📸: Dok. Antara Foto, kumparan, Tim Media Prabowo.   Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R070 | E164   #bicarafaktalewatberita #kumparan
Pengamat politik Adi Prayitno menanggapi pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang kini menyebut Pemilu 2029 masih jauh ketika ditanya kembali soal dukungannya terhadap pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk dua periode.   Perubahan sikap ini terjadi setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang tidak menemukan bukti ijazah SMA atau setara milik Wapres Gibran Rakabuming Raka. Sebelumnya, Jokowi beberapa kali menyatakan dukungan agar Prabowo-Gibran kembali berpasangan pada Pilpres 2029. Menanggapi hal itu, Adi Prayitno menilai terdapat dua hal yang dapat menjelaskan perubahan pernyataan Jokowi terkait dukungan terhadap duet Prabowo-Gibran untuk dua periode.   “Bisa karena dua hal. Pertama karena peluang duet Prabowo-Gibran 2 periode sangat kecil, bahkan bisa tertutup. Kedua, partai koalisional pendukung prabowo tak ada yang minat dengan Gibran sebagai cawapres Prabowo di 2029,” kata Adi.   Adi kemudian menegaskan bahwa peluang duet Prabowo-Gibran untuk kembali berpasangan pada Pilpres 2029 semakin menipis. Ia merujuk pada hasil survei Parameter Politik pada Juli-Agustus yang menunjukkan 70 persen responden tidak setuju dengan duet tersebut untuk dua periode.   “Peluang duet Prabowo-Gibran 2 periode kecil, bahkan menipis. Survei Parameter Politik di bulan Juli-Agustus mayoritas publik tak setuju duet ini 2 periode,” ujar Adi.   📸: Dok. Antara Foto, kumparan, Tim Media Prabowo.   Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play. 📝: newsupdate | update | news | svl | R070 | E164   #bicarafaktalewatberita #kumparan

About