@aljazeeraenglish: An Israeli soldier has shot and killed a seven-month-old Palestinian boy and wounded his parents after opening fire on his family’s vehicle near Hebron. The Israeli military says it's investigating the killing of Sam Fahd Abu Haikal and sends its condolences.

Al Jazeera English
Al Jazeera English
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 06 June 2026 05:30:01 GMT
145161
13680
398
1558

Music

Download

Comments

wo_mei_qian
User12345678987654321 :
2026-06-06 06:01:16
867
2toneerick
2toneerick :
Synagogue of satan
2026-06-06 07:44:04
303
margstrosity
mw :
I strongly oppose the Israeli government’s policies toward Palestinians. I am deeply concerned about the humanitarian situation in Gaza and the high number of civilian casualties, which have been widely reported by international organizations. I believe all actions that harm innocent civilians should be fully investigated and those responsible held accountable under international law. I also believe Palestinians deserve the right to live with dignity, safety, and self-determination. There are serious allegations from human rights organizations that Israel’s actions in Gaza may amount to genocide, and I think this needs urgent international investigation by independent courts and bodies.
2026-06-06 17:55:49
8
f.hameed.rana
F Hameed Rana :
2026-06-06 06:02:02
280
night_owl_994
V 🌹 :
2026-06-06 18:42:40
12
kashif_afridi_001
K A $ H I F 🇶🇦 :
2026-06-06 11:50:13
7
unfragileable
— Gu Hai.大鲸鱼 :
2026-06-06 06:16:44
88
maidenmelancholy
MaidenMelancholy :
liking and replying to comments boosts more! also referencing popular things like dubai chocolate and american food, kids summer, outfits, Taylor Swift, Sabrina carpenter, kpop, bts, us election, grwm, travel, Kendrick Lamar, makeup, Super Bowl, Jet2 Holidays, Everson lagoon in Florida
2026-06-06 07:54:14
1
mrboznian
MrBoznian :
2026-06-06 12:54:04
3
fadli_inno
Inno :
2026-06-06 07:57:14
8
.12xv30
￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴ ￴￴ :
2026-06-06 06:21:38
24
twiskiy
Twis`kiy :
2026-06-06 07:53:41
7
sajibamo949
🍁•ꌗẳ𝔧ⅈ𝙗•🍁 :
2026-06-06 05:33:16
80
abubeker.ahmed610
Abubeker Ahmed :
2026-06-06 07:14:43
5
berubro7
. :
2026-06-06 06:20:02
17
desantozahmed
ahmed#desantoz/somalian :
2026-06-06 06:07:37
56
callme.m4d
Mad Beebo :
2026-06-06 06:57:55
12
avarix077
Aerial077 :
2026-06-06 08:15:42
7
introvert_nasty
Nasty ;) :
2026-06-06 06:51:14
6
To see more videos from user @aljazeeraenglish, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Hajatan keluarga Kepala Desa Singojuruh, Kec. Singojuruh, Banyuwangi, menjadi sorotan publik setelah tend/terop yang digunakan dalam acara tersebut disebut memakan hampir seluruh badan jalan. Kondisi itu berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan wilayah Singojuruh-Gendoh-Genteng. Video kondisi jalan di lokasi hajatan beredar dan viral di media sosial Titok pada Jumat (05/06/2026) malam. Dalam video tersebut terlihat kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena ruang jalan yang tersisa sangat terbatas. Akibat sebagian besar badan jalan tertutup tenda, kendaraan dari dua arah terpaksa melintas secara bergantian. Arus lalu lintas hanya dapat menggunakan bagian bahu jalan yang tersisa dengan lebar yang disebut hanya cukup untuk dilalui satu kendaraan roda empat. Situasi tersebut memunculkan keluhan dari sejumlah pengguna jalan karena lokasi hajatan berada di jalur utama yang cukup ramai dilalui masyarakat. Sementara itu, pantauan pada Sabtu (06/06/2026) sore, tenda hajatan masih berdiri. Acara pernikahan tersebut diketahui dihibur dengan pertunjukan seni janger. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 28 mengatur larangan terhadap perbuatan yang dapat mengganggu fungsi jalan dan kelancaran lalu lintas tanpa izin yang sah. Pihak berwenang setempat sebenarnya sudah mengambil langkah tegas. Kapolsek Singojuruh, AKP Achmad Rudy, mengatakan pihaknya telah meminta penyelenggara acara untuk memundurkan posisi tenda agar tidak memakan badan jalan utama. “Sudah dilakukan mediasi dan kami selaku Forkopimka Singojuruh sudah memberikan teguran keras,” tegas Kapolsek. Viralnya video tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. “Hajatan boleh, tapi jangan sampai ganggu hak orang lain. Jalan itu fasilitas umum,” tulis akun Devi Berlian. Komentar serupa juga disampaikan warganet lainnya. “Yang jadi masalah kenapa gak pakai separuh jalan saja, biar semua tidak ada yg dirugikan, harusnya lebih bijak sebagai kades,” tulis akun Helmi. #bwi24jam #bwi24jamjuni26
Hajatan keluarga Kepala Desa Singojuruh, Kec. Singojuruh, Banyuwangi, menjadi sorotan publik setelah tend/terop yang digunakan dalam acara tersebut disebut memakan hampir seluruh badan jalan. Kondisi itu berdampak pada arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan wilayah Singojuruh-Gendoh-Genteng. Video kondisi jalan di lokasi hajatan beredar dan viral di media sosial Titok pada Jumat (05/06/2026) malam. Dalam video tersebut terlihat kendaraan yang melintas harus memperlambat laju karena ruang jalan yang tersisa sangat terbatas. Akibat sebagian besar badan jalan tertutup tenda, kendaraan dari dua arah terpaksa melintas secara bergantian. Arus lalu lintas hanya dapat menggunakan bagian bahu jalan yang tersisa dengan lebar yang disebut hanya cukup untuk dilalui satu kendaraan roda empat. Situasi tersebut memunculkan keluhan dari sejumlah pengguna jalan karena lokasi hajatan berada di jalur utama yang cukup ramai dilalui masyarakat. Sementara itu, pantauan pada Sabtu (06/06/2026) sore, tenda hajatan masih berdiri. Acara pernikahan tersebut diketahui dihibur dengan pertunjukan seni janger. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 28 mengatur larangan terhadap perbuatan yang dapat mengganggu fungsi jalan dan kelancaran lalu lintas tanpa izin yang sah. Pihak berwenang setempat sebenarnya sudah mengambil langkah tegas. Kapolsek Singojuruh, AKP Achmad Rudy, mengatakan pihaknya telah meminta penyelenggara acara untuk memundurkan posisi tenda agar tidak memakan badan jalan utama. “Sudah dilakukan mediasi dan kami selaku Forkopimka Singojuruh sudah memberikan teguran keras,” tegas Kapolsek. Viralnya video tersebut memicu berbagai tanggapan dari warganet. “Hajatan boleh, tapi jangan sampai ganggu hak orang lain. Jalan itu fasilitas umum,” tulis akun Devi Berlian. Komentar serupa juga disampaikan warganet lainnya. “Yang jadi masalah kenapa gak pakai separuh jalan saja, biar semua tidak ada yg dirugikan, harusnya lebih bijak sebagai kades,” tulis akun Helmi. #bwi24jam #bwi24jamjuni26
KABUPATEN BANDUNG – Forkopimcam Solokanjeruk bergerak cepat menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan tenda hajatan berdiri di bahu hingga sebagian badan Jalan Provinsi di wilayah Kecamatan Solokanjeruk, Jumat (5/6/2026) malam. Menanggapi informasi tersebut, Camat Solokanjeruk Rahmatullah Mukti Prabowo bersama Kapolsek Solokanjeruk IPTU Fathan Malisi dan Danramil 2404/Majalaya Kapten Inf Purwanto langsung melakukan koordinasi dengan pihak keluarga penyelenggara hajatan. Melalui pendekatan humanis dan persuasif, Forkopimcam memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan provinsi yang menjadi fasilitas umum masyarakat. Kapolsek Solokanjeruk IPTU Fathan Malisi menyampaikan bahwa penyelesaian permasalahan dilakukan melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan sehingga situasi tetap kondusif tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Upaya tersebut mendapat respons positif dari pihak keluarga hajatan yang bersedia memindahkan tenda ke lokasi yang lebih aman dan tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan. Proses pembongkaran dan pemindahan tenda pun dilakukan secara gotong royong oleh keluarga, panitia hajatan, dan warga sekitar. Setelah tenda dipindahkan, arus lalu lintas kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Solokanjeruk juga tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara Forkopimcam Solokanjeruk dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan melalui komunikasi, koordinasi, serta pendekatan humanis demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.
KABUPATEN BANDUNG – Forkopimcam Solokanjeruk bergerak cepat menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan tenda hajatan berdiri di bahu hingga sebagian badan Jalan Provinsi di wilayah Kecamatan Solokanjeruk, Jumat (5/6/2026) malam. Menanggapi informasi tersebut, Camat Solokanjeruk Rahmatullah Mukti Prabowo bersama Kapolsek Solokanjeruk IPTU Fathan Malisi dan Danramil 2404/Majalaya Kapten Inf Purwanto langsung melakukan koordinasi dengan pihak keluarga penyelenggara hajatan. Melalui pendekatan humanis dan persuasif, Forkopimcam memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan provinsi yang menjadi fasilitas umum masyarakat. Kapolsek Solokanjeruk IPTU Fathan Malisi menyampaikan bahwa penyelesaian permasalahan dilakukan melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan sehingga situasi tetap kondusif tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Upaya tersebut mendapat respons positif dari pihak keluarga hajatan yang bersedia memindahkan tenda ke lokasi yang lebih aman dan tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan. Proses pembongkaran dan pemindahan tenda pun dilakukan secara gotong royong oleh keluarga, panitia hajatan, dan warga sekitar. Setelah tenda dipindahkan, arus lalu lintas kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Solokanjeruk juga tetap terjaga dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara Forkopimcam Solokanjeruk dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan melalui komunikasi, koordinasi, serta pendekatan humanis demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

About