@ompunet: Sebuah peristiwa tragis mengguncang lingkungan pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tiga orang santri dilaporkan menjadi korban dugaan aksi pembakaran yang dilakukan oleh seorang santri senior. Akibat kejadian ini, satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka bakar serius. ​Kasus yang diduga terjadi pada November 2025 ini baru mencuat ke publik setelah salah satu korban menjadi viral di media sosial. Terungkap pula bahwa beban biaya pengobatan yang mahal membuat salah satu korban terpaksa harus berutang demi mendapatkan perawatan intensif. ​Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Tengah telah menindaklanjuti laporan terkait kasus kekerasan berat tersebut. Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Punguan Hutahaean, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian baru menerima informasi resmi dan laporan dari orang tua korban pada Rabu (3/6/2026). Menanggapi peristiwa ini, Ketua Yayasan Ponpes Rosyidatushaulatiyyah Al-Ibrahimi NW, TGH Ahmad Muzakki Rahmatullah, menyampaikan refleksi dan harapannya agar situasi tetap kondusif. Ia mengimbau masyarakat, khususnya pengguna media sosial, untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. ​"Mari kita bangun pondok pesantren bersama-sama. Jangan terlalu cepat menyebarkan berita hoaks. Jangan bikin masalah dan jangan suka memperbesar masalah," ungkap TGH Ahmad Muzakki, dikutip dari NTBsatu rabu (3/6/2026). Ia menekankan pentingnya proses tabayun (klarifikasi) sebagai jalan keluar terbaik sesuai nilai-nilai keagamaan dalam menyelesaikan permasalahan, alih-alih saling memprovokasi di ruang digital. TGH Ahmad Muzakki juga mengingatkan tentang dampak jangka panjang dari jejak digital. Pihak ponpes berharap agar masyarakat dapat bersikap bijak dalam mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar kasus ini dapat dituntaskan dengan adil tanpa memperkeruh suasana.

ompunet
ompunet
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 06 June 2026 12:37:39 GMT
583386
9065
945
1170

Music

Download

Comments

nshaanara
nshaanara :
ngomong apasi
2026-07-07 00:18:10
9972
aga.stya
Aga Stya :
jangan suka memperkecil masalah
2026-07-07 06:37:14
3921
yayah0115
yayah :
gimana gak dibesar2in tadzz merenggut nyawa itu
2026-06-07 03:35:35
7317
sollde93
venom🕷 :
tutup ponpes nya ..tanggkap pelakunya ,.hukum seberat2 nya,.dan suruh pemippin ponpes ini tanggung jawap,.
2026-06-10 15:43:00
4107
lanadelreyyoo
karinaa :
ngomong apa ya
2026-07-07 08:44:20
393
tisha99029
Tisha🪼 :
jangan mengecil ngecil kan masalah saat masalah nya besar
2026-07-08 08:14:12
834
ari97348
ꪖ𝕣ⅈ :
sampe ada yang meninggal matii😭😭😭 kaga becuh pengawas nya
2026-06-07 00:59:54
1227
evi_dewik
Evi D'Krist🇲🇨🇲🇨 :
Anak sy jg mondok, KLO sdh ada korbannya harus di usut, anak cacat darimana menyelesaikan persoalan-persoalan kekeluargaan???? PELAKU HARUS DIHUKUM, KLO begini PIMPINAN PESANTREN nya nggak bener... klo itu terjadi sama anaknya pimpinan pesantren gmn....??? mau musyawarah melihat kondisi anak cacat....??? nggak gini cara mikirnya... pesantren jadi kedok yg salah dibiarkan dgn dalih memajukan pendidikan.... astaghfirullah....
2026-06-10 23:19:40
510
nabxx9
bil taun depan lulus sd :
ga nyambung pak
2026-07-07 12:37:09
122
ur.dii1
Marlboro :
Musyawarah apa, itu anak org meninggal 1 , 2 cacat seumur hidup
2026-06-08 19:23:36
151
encu3503
ncu :
baik pimpinan pondok mau pun ketua lembaga tertentu Semua nya selalu melindungi gak mau di salah kan begitu lah yg terjadi di negeri ini,dia itu gak mau di salah kan karna takut mata pencarian nya hilang kita tau lah bikin pesantren itu cari harta..
2026-06-09 07:10:08
9
user4723158323001
Siiti Lien's :
meninggal 1 santri,cacat selamanya 2 santri.. jd harus d besarkan dn viral..
2026-06-10 05:07:06
55
taulolimutu
Nde' Pokonya :
ngomong apa sih?
2026-07-07 06:29:06
19
febiiisinaga
Queen Ebiii 👑🌷 :
2026-07-06 12:36:59
15
1oo0oo0
abcdefghijklmn🌱 :
dihh ngomong apaan sih
2026-07-07 13:13:55
14
istrinya.artoni
MasniJunaidi :
paling aman, anak2 hrs kita yg jaga sendiri sebagai org tuanya, ajarkan adab yg baik, klo sdh bisa ngaji, rajin shalat tdk berbuat buruk sesama manusia brrti kita sdh berhasil mendidiknya.
2026-07-08 11:52:35
77
ludy12911
Ciu sakbotole :
proses hukum, ada nyawa yang dengan sengaja dihilangkan paksa. masuk unsur pembuhuhan berencana
2026-06-09 11:01:28
23
dipanggilzidanmitharj
S • PINOKIO🤥 愛 :
ampure guru misalkan keluarga Pelungguh di posisi itu misalkan mohon maaf semoga berada dalam lindungan Allah apakah bisa di omongin dengan baik baik/dengan bermusyawarah itu nyawa orang pak mau di ganti pakek apa pak mau di kasih apaan ??
2026-06-10 10:13:34
152
To see more videos from user @ompunet, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About