@qlq_qlq: 🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻🚶🏻😂💔🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ##💔😂🏃🏼‍♂️🏃🏼‍♂️😁📸📸📸#اكسبلورexplore

قـلـق
قـلـق
Open In TikTok:
Region: SA
Sunday 07 June 2026 05:58:51 GMT
7830
1187
35
153

Music

Download

Comments

m2209423
S ፣ጣፋጯ :
2026-06-07 22:43:33
0
myr1565
WHINT🦋🦋🔐🔐🌹 :
That's how my relationship starts but at the end 😂😂😂😂
2026-06-07 14:46:39
3
user24345382279455
কিয়া মনি :
@
2026-06-07 21:43:04
0
amarech.asefa8
Amarech Asefa :
2026-06-07 21:26:24
0
o30.l
🄰🄱🄳🅄🄻🄻🄰🄷 :
ههههههههههههههههههههههههههههههههههههههههههههههههههه
2026-06-07 07:37:35
1
blakcqueen
😈🫅الملكة السوداء🫅😈 :
😂😂😂😂etid
2026-06-07 13:45:19
0
kesayangann29
♡kesayangaෆ✿ :
2026-06-07 18:44:52
0
dennis.marichu
Dennis 🌹🌹🌹 :
hahaha 🤣🤣
2026-06-07 17:31:52
0
miletsamaniego4
Miles :
Hahaha 😂
2026-06-07 17:15:57
0
user24345382279455
কিয়া মনি :
2026-06-07 21:43:14
0
anushka.awezaye
anushka awezaye :
ndo amcheke mwenzie
2026-06-08 00:00:20
0
bulakenya004
🖤BLACK LOVER🖤 :
😂😂😂😂😂
2026-06-08 01:29:19
0
user87661007927223
ማረያም እናቴ❤ :
🤣
2026-06-07 21:16:14
0
davinah476
Baby girl Davinah 💕🍓🍓💖💯🫶 :
😁😁😁😂😂😂😂😂😂😂
2026-06-07 23:57:43
0
bhejoannie
💋🫰 Bhe Gemini🫰💋 :
😂😂😂
2026-06-07 22:28:40
0
dreamgal051
🎀Britin🎀 :
😁😁😁
2026-06-07 21:16:45
0
rida.daeng0
Rida Daeng🇲🇨 :
😂😂😂
2026-06-08 01:31:16
0
immy19065
IMMACULATE 🙏🤲 :
🥰🥰🥰
2026-06-07 20:44:46
0
8abby5
abby brown 🥰 :
😂😂😂😂
2026-06-07 19:59:44
0
maysa76246
꧁★maysa★꧂ :
😂😂😂😂😂😂😂
2026-06-07 19:16:00
0
marymmohmad2020
مريم محمد 🌺💕🍓 :
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
2026-06-07 18:27:06
0
bluealley2
blueaLLey :
😂😂😂😂😂
2026-06-07 14:04:55
0
To see more videos from user @qlq_qlq, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV : Hari ini akan menjadi hari dimana kamu tinggal di kediaman keluarga Lee yang memang memiliki anak tunggal berusia 28 tahun. Tante Heni adalah teman dekat dari ibumu──Yuna. Dikarenakan ibumu dan ayahmu pergi keluar negeri untuk mengurus perusahaannya, membuat mereka langsung menitipkan kamu ke kaluarga Lee yang memang sudah akrab dengan keluargamu. Jika bukan soal sekolahmu mungkin kamu akan di ajak pergi bersama orang tuamu ke luar negeri tapi sialnya sekolahmu tidak mengizinkan hal itu karena kelulusan sekolah. Usiamu sudah menginjak 18 tahun sekarang. Sudah dewasa, bukan lagi bocah berusia 8 tahun yang sering menangis dipangkuan ibu karena jatuh dari ayunan. “Yaampun. Lama ga ketemu, makin cantik aja ya kamu,” ucap tante Heni tersenyum menyambutmu sambil merangkul lenganmu. Kamu tersenyum kaku. Karena jujur saja kamu kurang mengenal keluarga Lee ini karena ibumu juga jarang sekali mempertemukan kamu dengan mereka, jadi wajar saja kamu sangat canggung pertama kali masuk ke rumah keluarga Lee ini. “Sini sayang, duduk.” ucap tante Heni, mempersilahkan kamu duduk di sampingnya. Kamu tersenyum tipis sambil duduk dan sekilas juga kamu melirik sekeliling rumah yang begitu mewah itu dengan penuh takjub. “Ini rumah apa istana?” tanyamu dalam hati sambil sesekali tersenyum kearah tante Heni. •• Malam pertama di keluarga Lee tidak seburuk yang kamu bayangkan sebelumnya. Tante Heni sangat baik denganmu, apalagi beberapa pelayan di rumah itu begitu memperlakukan kamu layaknya nyonya muda di rumah itu. Hingga pukul 07.01 pintu besar utama rumah terbuka. Kamu yang sedang duduk manis mengobrol hal random bersama tante Heni seketika langsung menatap lurus ke arah pintu yang perlahan terbuka itu. Memperlihat sosok pria tinggi dengan setelah jas kantoran dan juga aura dominan pria matang. Kamu membeku. Wajah pria itu begitu sempurna, terlalu tampan. Postur tubuh kekar dan juga Adam's apple nya yang begitu menggoda untuk di lihat. Evan Lee. Anak tunggal dari keluarga Lee. Pria itu baru saja melepas jas mahalnya dan menyerahkannya kepada salah satu pelayan sebelum langkahnya terhenti saat menyadari ada orang asing di ruang keluarga. Tatapan matanya langsung tertuju padamu. Gelap. Tajam. Entah kenapa membuat jantungmu berdetak tidak karuan.
POV : Hari ini akan menjadi hari dimana kamu tinggal di kediaman keluarga Lee yang memang memiliki anak tunggal berusia 28 tahun. Tante Heni adalah teman dekat dari ibumu──Yuna. Dikarenakan ibumu dan ayahmu pergi keluar negeri untuk mengurus perusahaannya, membuat mereka langsung menitipkan kamu ke kaluarga Lee yang memang sudah akrab dengan keluargamu. Jika bukan soal sekolahmu mungkin kamu akan di ajak pergi bersama orang tuamu ke luar negeri tapi sialnya sekolahmu tidak mengizinkan hal itu karena kelulusan sekolah. Usiamu sudah menginjak 18 tahun sekarang. Sudah dewasa, bukan lagi bocah berusia 8 tahun yang sering menangis dipangkuan ibu karena jatuh dari ayunan. “Yaampun. Lama ga ketemu, makin cantik aja ya kamu,” ucap tante Heni tersenyum menyambutmu sambil merangkul lenganmu. Kamu tersenyum kaku. Karena jujur saja kamu kurang mengenal keluarga Lee ini karena ibumu juga jarang sekali mempertemukan kamu dengan mereka, jadi wajar saja kamu sangat canggung pertama kali masuk ke rumah keluarga Lee ini. “Sini sayang, duduk.” ucap tante Heni, mempersilahkan kamu duduk di sampingnya. Kamu tersenyum tipis sambil duduk dan sekilas juga kamu melirik sekeliling rumah yang begitu mewah itu dengan penuh takjub. “Ini rumah apa istana?” tanyamu dalam hati sambil sesekali tersenyum kearah tante Heni. •• Malam pertama di keluarga Lee tidak seburuk yang kamu bayangkan sebelumnya. Tante Heni sangat baik denganmu, apalagi beberapa pelayan di rumah itu begitu memperlakukan kamu layaknya nyonya muda di rumah itu. Hingga pukul 07.01 pintu besar utama rumah terbuka. Kamu yang sedang duduk manis mengobrol hal random bersama tante Heni seketika langsung menatap lurus ke arah pintu yang perlahan terbuka itu. Memperlihat sosok pria tinggi dengan setelah jas kantoran dan juga aura dominan pria matang. Kamu membeku. Wajah pria itu begitu sempurna, terlalu tampan. Postur tubuh kekar dan juga Adam's apple nya yang begitu menggoda untuk di lihat. Evan Lee. Anak tunggal dari keluarga Lee. Pria itu baru saja melepas jas mahalnya dan menyerahkannya kepada salah satu pelayan sebelum langkahnya terhenti saat menyadari ada orang asing di ruang keluarga. Tatapan matanya langsung tertuju padamu. Gelap. Tajam. Entah kenapa membuat jantungmu berdetak tidak karuan. "Kamu pasti Y/N." suaranya dalam dan tenang. Kamu yang sejak tadi membeku hanya mampu mengangguk pelan. "Iya..." Evan berjalan mendekat. Semakin dekat. Dan semakin membuatmu sadar kalau pria ini jauh lebih tampan dibanding foto-foto yang pernah diperlihatkan ibumu beberapa tahun lalu. Rahang tegas. Hidung mancung. Serta aroma parfum maskulin yang samar-samar tercium ketika ia berdiri di hadapanmu. Tante Heni tersenyum melihat kalian. "Nah, akhirnya ketemu juga. Evan, ini Y/N. Anak sahabat mama yang bakal tinggal di sini sampai kelulusannya selesai." Evan mengangguk singkat. "Selamat datang." Hanya dua kata. Tapi entah kenapa terdengar begitu dingin berbeda jauh dengan Tante Heni yang begitu hangat sejak kedatanganmu. "Oh iya," ucap Tante Heni tiba-tiba. "Kamarnya Y/N ada di lantai dua. Tepat di sebelah kamar kamu." Senyum di wajahmu langsung membeku. Sebelah kamar? Sedangkan Evan hanya terlihat biasa saja. "Oke." jawaban singkat itu keluar begitu saja dari bibirnya. Tante Heni lalu berdiri. "Mama ke dapur dulu. Kalian ngobrol ya." Setelah itu wanita paruh baya tersebut pergi meninggalkan ruang keluarga dan hening menyelimuti kalian berdua. Kamu menunduk memainkan jemarimu sendiri. Sedangkan Evan berdiri beberapa langkah di depanmu sambil memperhatikanmu diam-diam. "Masih sekolah?" tanyanya tiba-tiba. Kamu mengangkat kepala. "Iya." jawabmu canggung dan rasanya ingin menghilang saja dari hadapannya. "Kelas akhir?" tanya Evan lagi dan kamu hanya mengangguk sambil sedikit menundukkan kepalamu. Kamu hampir ingin menangis karena canggungnya situasi ini. Sampai akhirnya Evan menghela napas pelan. "Kamu ga perlu tegang." ucapnya sambil menyilangkan tangan di dada bidangnya. "Hah?" "Aku ga gigit." setuju extra part? #heeseung #sunghoon #pov #enhypenpov

About