@future_rangerz: What if Alpha could change into Battle Mode ⚡⚡⚡ #powerrangers #megazord #mmpr #zyuranger #supersentai

FUTURE RANGERZ
FUTURE RANGERZ
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 07 June 2026 09:06:39 GMT
16460
429
5
39

Music

Download

Comments

arach88
Nick fenix :
Alpha prime
2026-06-07 17:42:54
6
user45218399877210
jeffer :
aí,aí,aí,aí,ai
2026-06-07 18:28:17
1
user45218399877210
jeffer :
caso um dia o Alpha tivesse modo guerreiro
2026-06-07 18:27:37
0
alejandro.martine6422
Alejandro Martinez nuñez :
el primer alfa ya tienen un modo batalla permanente,y fue acusado de crímenes de guerra espaciales🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2026-06-07 14:32:26
0
To see more videos from user @future_rangerz, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kalau dengar nama Brebes, kebanyakan orang langsung ingat bawang merah. Tapi sekarang, daerah yang selama ini dikenal sebagai “kerajaan bawang” itu sedang bersiap masuk ke level baru, industri susu nasional. Yang bikin heboh, pemainnya bukan perusahaan susu lama. Tapi Grup Djarum. Iya, konglomerasi yang selama ini identik dengan industri rokok, sekarang mulai serius masuk ke sektor agribisnis dan peternakan sapi perah. Mereka dikabarkan membangun mega peternakan sapi perah di Brebes dengan skala yang benar-benar masif. Bayangin aja, luasnya mencapai 700 hektar dan ditargetkan menampung sekitar 30 ribu sapi perah.  Bukan cuma kandang biasa, tapi terintegrasi langsung dengan pabrik pengolahan susu sendiri. Kalau semua berjalan sesuai rencana, produksinya bisa mencapai 180 ribu ton susu per tahun. Ini bukan level peternakan biasa lagi, tapi sudah masuk kategori “mega farm” seperti yang banyak ditemui di negara produsen susu besar dunia. Kenapa proyek seperti ini langsung jadi perhatian? Karena Indonesia memang masih mengalami defisit susu nasional selama puluhan tahun. Sekitar 80% kebutuhan susu domestik masih dipenuhi dari impor.  Sementara sekarang kebutuhan nutrisi terus meningkat, apalagi dengan program makan bergizi untuk anak sekolah yang otomatis membuat permintaan susu ikut naik tajam. Masuknya konglomerat besar ke sektor pangan juga menunjukkan satu hal penting, bisnis pangan mulai dianggap sebagai sektor masa depan. Dari industri rokok ke industri susu, arah investasi mulai berubah. Tapi di balik optimisme itu, muncul juga pertanyaan besar dari masyarakat. Kalau perusahaan raksasa mulai masuk ke peternakan sapi perah, bagaimana nasib peternak kecil? Apakah mereka akan tersingkir, atau justru diajak naik kelas lewat sistem kemitraan yang adil? Karena kalau proyek sebesar ini bisa melibatkan peternak rakyat, dampaknya bukan cuma soal bisnis. Tapi bisa mengubah ekonomi desa, membuka lapangan kerja dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Sekarang tinggal menunggu satu hal. Apakah Brebes benar-benar akan berubah dari kota bawang menjadi salah satu pusat susu terbesar di Indonesia? #Agribisnis #KubuKomunitas #GrupDjarum #PeternakSusu #fyp
Kalau dengar nama Brebes, kebanyakan orang langsung ingat bawang merah. Tapi sekarang, daerah yang selama ini dikenal sebagai “kerajaan bawang” itu sedang bersiap masuk ke level baru, industri susu nasional. Yang bikin heboh, pemainnya bukan perusahaan susu lama. Tapi Grup Djarum. Iya, konglomerasi yang selama ini identik dengan industri rokok, sekarang mulai serius masuk ke sektor agribisnis dan peternakan sapi perah. Mereka dikabarkan membangun mega peternakan sapi perah di Brebes dengan skala yang benar-benar masif. Bayangin aja, luasnya mencapai 700 hektar dan ditargetkan menampung sekitar 30 ribu sapi perah. Bukan cuma kandang biasa, tapi terintegrasi langsung dengan pabrik pengolahan susu sendiri. Kalau semua berjalan sesuai rencana, produksinya bisa mencapai 180 ribu ton susu per tahun. Ini bukan level peternakan biasa lagi, tapi sudah masuk kategori “mega farm” seperti yang banyak ditemui di negara produsen susu besar dunia. Kenapa proyek seperti ini langsung jadi perhatian? Karena Indonesia memang masih mengalami defisit susu nasional selama puluhan tahun. Sekitar 80% kebutuhan susu domestik masih dipenuhi dari impor. Sementara sekarang kebutuhan nutrisi terus meningkat, apalagi dengan program makan bergizi untuk anak sekolah yang otomatis membuat permintaan susu ikut naik tajam. Masuknya konglomerat besar ke sektor pangan juga menunjukkan satu hal penting, bisnis pangan mulai dianggap sebagai sektor masa depan. Dari industri rokok ke industri susu, arah investasi mulai berubah. Tapi di balik optimisme itu, muncul juga pertanyaan besar dari masyarakat. Kalau perusahaan raksasa mulai masuk ke peternakan sapi perah, bagaimana nasib peternak kecil? Apakah mereka akan tersingkir, atau justru diajak naik kelas lewat sistem kemitraan yang adil? Karena kalau proyek sebesar ini bisa melibatkan peternak rakyat, dampaknya bukan cuma soal bisnis. Tapi bisa mengubah ekonomi desa, membuka lapangan kerja dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Sekarang tinggal menunggu satu hal. Apakah Brebes benar-benar akan berubah dari kota bawang menjadi salah satu pusat susu terbesar di Indonesia? #Agribisnis #KubuKomunitas #GrupDjarum #PeternakSusu #fyp

About