@v_a430: يُمّه ماريد كل شي بدنياي#اغاني_عراقيه #ذكاء_اصطناعي #ماريدكل_شي_بدنياي د#اكسبلور explore #الرياض 🌹🌹

نور 🌼
نور 🌼
Open In TikTok:
Region: SA
Sunday 07 June 2026 19:52:00 GMT
82811
2729
110
1559

Music

Download

Comments

k818kd
عاشق الوفاء ،، 🌹𝐤𝟖𝟏𝟖𝐤𝐝 :
الله الله عليك ياااااامنبع اااااالذؤؤؤق 💞
2026-06-07 19:54:44
4
ghosnzaytoun1
🌿غصن الزيتون🌿 :
ذووق 🌹🥰🥰
2026-06-08 08:05:58
2
eymee880
الـيـꨄ︎ـامـه🕊️ :
ارحبي ثم ارحبي ♥️
2026-06-08 03:20:06
3
userkoftub2949
ريشه في هواء💞 :
2026-06-11 22:20:05
0
user304181248339785
🦋ᬼDi༒a⃤🇸🇦naᬼ :
اكسسبلوور اكسسبلوور
2026-06-08 07:47:15
2
5tu_xui
جبل :
[ ملصق ]
2026-06-07 20:30:12
1
xcc511
آجمل مافي آلكون :
2026-06-07 20:07:25
2
ali.aud4
Ali Aud :
نورتونا كمان قمررررررر أنتم ❤️😭
2026-06-10 23:37:54
1
8w_mon
حجي خيري :
الله الله عليج
2026-06-12 15:22:52
0
k818kd
عاشق الوفاء ،، 🌹𝐤𝟖𝟏𝟖𝐤𝐝 :
ااحلااا من رجع بعد الغيبه الحمدالله علا السلامه 🌹🌹🌹
2026-06-07 19:54:27
3
user304181248339785
🦋ᬼDi༒a⃤🇸🇦naᬼ :
رووووعااااتك يالغلااا💕💕💕
2026-06-08 07:46:54
1
4.vipm
𝒎𝒂𝒍𝒂𝒌 :
الحمدلله على سلامتك ياقلبي ♥️♥️
2026-06-08 08:28:45
0
user304181248339785
🦋ᬼDi༒a⃤🇸🇦naᬼ :
الحمدالله على السلامة ياقلبي❤️❤️❤️
2026-06-08 07:46:36
1
xcc511
آجمل مافي آلكون :
2026-06-07 20:06:21
1
d.ui_5
كل خائن وكاذب تحت قدمي :
صباح الخير
2026-06-12 07:24:47
0
sahin_sahin41
sahin_sahin41 :
يا له من موقفٍ مُلهمٍ وقوي! إنّهذه المقاومة الصامتة والثقة بالنفس التي أظهرتها في مواجهة تحديات الحياة أمرٌ جديرٌ بالإعجاب حقًا. إنّالثبات على الموقف رغم كل ما حدث هو من أعظم الهدايا التي يُمكن للمرء أن يُقدّمها لنفسه. ✍️💞🥰
2026-06-08 11:16:17
0
To see more videos from user @v_a430, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Wahai jiwa yang memandang dunia seolah-olah ia segalanya… engkau meninggikan harapanmu padanya, menggantungkan makna hidupmu padanya, bahkan rela kehilangan arah demi sesuatu yang tidak pernah dijanjikan akan tinggal. Engkau bangga ketika dunia berpihak, dan hancur ketika ia menjauh. Namun sadarlah… setinggi apa pun engkau memandangnya hari ini, pada akhirnya engkau akan dibaringkan di tempat yang tidak lagi mengenal siapa dirimu, tidak peduli apa yang pernah engkau miliki, dan tidak memberi ruang bagi satu pun kebanggaan yang dulu engkau jaga mati-matian. Wahai jiwa yang terbuai oleh panjangnya angan-angan... Engkau hidup seakan waktu adalah milikmu seutuhnya, seakan kesempatan akan selalu datang berulang kali, dan seakan engkau bisa memilih kapanpun untuk berubah (memperbaiki diri). Padahal setiap detik yang engkau lewatkan adalah bagian dari hidupmu yang akan menentukan apakah engkau menghargai satu-satunya aset yang tidak bisa diperbarui dan tidak bisa dibeli atau justru engkau menyia-nyiakannya tanpa menoleh bahwasannya ia sangatlah bernilai. Engkau menukar yang abadi dengan yang fana dan sementara, menunda yang penting demi yang mendesak, dan mengorbankan akhir yang panjang demi kesenangan yang singkat. Hingga suatu saat, engkau terbangun dalam tidur panjangmu karena terbuai oleh angan yang tidak pernah engkau wujudkan… oleh rasa aman yang ternyata semu… Engkau tersadar bukan karena engkau siap, tetapi karena semuanya telah selesai dalam urusan dunia. Di saat itu, engkau melihat dengan jelas apa yang dulu engkau abaikan. Engkau mengingat setiap detik yang pernah engkau sia-siakan, setiap kesempatan yang pernah engkau tunda, setiap panggilan yang pernah engkau hiraukan. Dan yang paling menyakitkan… engkau tahu bahwa semua itu sebenarnya bisa engkau ubah, tetapi engkau memilih untuk menundanya sampai tidak ada lagi yang bisa diperbaiki. Wahai jiwa yang jarang menatap akhir dengan jujur… bayangkan saat jasadmu telah menjadi bagian dari tanah yang dahulu engkau pijak. Tidak ada lagi wajah yang dikenal, tidak ada lagi suara yang dipanggil, tidak ada lagi dunia yang bisa engkau genggam. Segala yang pernah engkau perjuangkan hilang tanpa bekas, seakan-akan tidak pernah berarti. Dan di saat itu, engkau akan memahami bahwa yang benar-benar bernilai bukan apa yang engkau kumpulkan hingga menggunung tetapi apa yang engkau lalaikan saat masih didunia. Wahai jiwa yang masih diberi ruang untuk kembali… jangan tunggu hingga tanah merendahkanmu baru engkau belajar merendah, dan jangan menunda taubat hingga ajal menjemput (pintu tertutup ketika napas telah sampai ke tenggorokan atau matahari terbit dari barat), karena penyesalan di saat itu tidak lagi berguna. Karena pada akhirnya, hidup ini bukan tentang seberapa tinggi engkau berdiri di atas dunia tetapi tentang bagaimana engkau menghadap Allah ketika semua yang engkau banggakan telah hilang tanpa sisa dan tak ternilai. #masukberandafypシ #fyp #renungan #quotes #fyppppppppppppppppppppppp
Wahai jiwa yang memandang dunia seolah-olah ia segalanya… engkau meninggikan harapanmu padanya, menggantungkan makna hidupmu padanya, bahkan rela kehilangan arah demi sesuatu yang tidak pernah dijanjikan akan tinggal. Engkau bangga ketika dunia berpihak, dan hancur ketika ia menjauh. Namun sadarlah… setinggi apa pun engkau memandangnya hari ini, pada akhirnya engkau akan dibaringkan di tempat yang tidak lagi mengenal siapa dirimu, tidak peduli apa yang pernah engkau miliki, dan tidak memberi ruang bagi satu pun kebanggaan yang dulu engkau jaga mati-matian. Wahai jiwa yang terbuai oleh panjangnya angan-angan... Engkau hidup seakan waktu adalah milikmu seutuhnya, seakan kesempatan akan selalu datang berulang kali, dan seakan engkau bisa memilih kapanpun untuk berubah (memperbaiki diri). Padahal setiap detik yang engkau lewatkan adalah bagian dari hidupmu yang akan menentukan apakah engkau menghargai satu-satunya aset yang tidak bisa diperbarui dan tidak bisa dibeli atau justru engkau menyia-nyiakannya tanpa menoleh bahwasannya ia sangatlah bernilai. Engkau menukar yang abadi dengan yang fana dan sementara, menunda yang penting demi yang mendesak, dan mengorbankan akhir yang panjang demi kesenangan yang singkat. Hingga suatu saat, engkau terbangun dalam tidur panjangmu karena terbuai oleh angan yang tidak pernah engkau wujudkan… oleh rasa aman yang ternyata semu… Engkau tersadar bukan karena engkau siap, tetapi karena semuanya telah selesai dalam urusan dunia. Di saat itu, engkau melihat dengan jelas apa yang dulu engkau abaikan. Engkau mengingat setiap detik yang pernah engkau sia-siakan, setiap kesempatan yang pernah engkau tunda, setiap panggilan yang pernah engkau hiraukan. Dan yang paling menyakitkan… engkau tahu bahwa semua itu sebenarnya bisa engkau ubah, tetapi engkau memilih untuk menundanya sampai tidak ada lagi yang bisa diperbaiki. Wahai jiwa yang jarang menatap akhir dengan jujur… bayangkan saat jasadmu telah menjadi bagian dari tanah yang dahulu engkau pijak. Tidak ada lagi wajah yang dikenal, tidak ada lagi suara yang dipanggil, tidak ada lagi dunia yang bisa engkau genggam. Segala yang pernah engkau perjuangkan hilang tanpa bekas, seakan-akan tidak pernah berarti. Dan di saat itu, engkau akan memahami bahwa yang benar-benar bernilai bukan apa yang engkau kumpulkan hingga menggunung tetapi apa yang engkau lalaikan saat masih didunia. Wahai jiwa yang masih diberi ruang untuk kembali… jangan tunggu hingga tanah merendahkanmu baru engkau belajar merendah, dan jangan menunda taubat hingga ajal menjemput (pintu tertutup ketika napas telah sampai ke tenggorokan atau matahari terbit dari barat), karena penyesalan di saat itu tidak lagi berguna. Karena pada akhirnya, hidup ini bukan tentang seberapa tinggi engkau berdiri di atas dunia tetapi tentang bagaimana engkau menghadap Allah ketika semua yang engkau banggakan telah hilang tanpa sisa dan tak ternilai. #masukberandafypシ #fyp #renungan #quotes #fyppppppppppppppppppppppp

About