@swag.dairy: لن نرث صمت امهاتنا #women #afghanistan #feminism #womensrights

꩜
Open In TikTok:
Region: EG
Sunday 07 June 2026 21:28:16 GMT
37831
6199
15
365

Music

Download

Comments

7xxup1
𝑁𝑜𝑢𝑟𝑎🇰🇼 :
2026-06-08 05:10:08
56
gods.1pawn
🧛🏼‍♀️ :
pls post the first pic 😍
2026-06-08 18:47:20
4
_do33a
Dُoaa 🌷 :
2026-06-08 02:48:19
6
flavitzx_o
. :
@.:COPIEM ESTE COMENTÁRIO, PODEMOS AJUDAR COMPARTILHANDO MUNDIALMENTE!!!!! A luta feminina contra a opressão e por direitos iguais Dados e relatos mundiais mostram um cenário alarmante: em vários países, homens têm usado seu poder de forma abusiva, restringindo direitos e liberdades das mulheres. No Afeganistão, desde 2021, elas perderam acesso à educação, ao trabalho e a espaços públicos, ficando sem autonomia sobre a própria vida. Nos Estados Unidos, houve retrocessos como a revogação da garantia legal ao aborto. Em todo o mundo, persistem desigualdades salariais, baixa representação política, violência de gênero, casamento infantil e gravidez precoce — situações que fazem muitas mulheres temer por sua segurança apenas por serem mulheres. Ao longo da história, mulheres corajosas desafiaram essas normas e lutaram por igualdade: - Mary Wollstonecraft (século XVIII): Pioneira na defesa da educação igualitária e da participação feminina na vida pública. - Sojourner Truth (século XIX): Ex-escravizada, denunciou a dupla opressão de raça e gênero e provou a capacidade e a força das mulheres. - Emmeline Pankhurst (século XIX-XX): Liderou a luta pelo direito de voto feminino no Reino Unido, abrindo caminho para outros países. - Bertha Lutz (século XX): Principal responsável pela conquista do voto feminino no Brasil e defensora de melhores condições de trabalho e proteção social. - Malala Yousafzai (século XXI): Ativista paquistanesa, Nobel da Paz, defende o direito de meninas à educação, mesmo sob ameaças. Essas conquistas mostram que sabedoria e potencial não são privilégios de um gênero. A igualdade não prejudica ninguém: ao contrário, permite que todos colaborem, compartilhem conhecimento e vivam em paz. Se a opressão não for enfrentada, milhões de mulheres continuarão impedidas de desenvolver seu potencial. A luta por direitos femininos é uma causa de toda a humanidade, necessária para construir um mundo mais justo e seguro para todos.
2026-06-08 00:03:52
2
_2yo0
NAJD :
الأولى لبس ثقافي
2026-06-10 16:26:40
0
user4246540804639
💋 :
👏
2026-06-10 22:43:33
0
To see more videos from user @swag.dairy, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Katyusha adalah peluncur roket ganda legendaris buatan Uni Soviet yang pertama kali digunakan selama Perang Dunia II. Senjata yang biasanya dipasang di atas truk ini mampu membombardir area target dengan cepat menggunakan puluhan roket, sehingga menghasilkan daya hancur yang masif serta menciptakan efek psikologis yang menakutkan bagi musuh. [1, 2, 3, 4, 5] Berikut adalah fakta kunci mengenai peluncur roket Katyusha: Asal Usul Nama: Nama
Katyusha adalah peluncur roket ganda legendaris buatan Uni Soviet yang pertama kali digunakan selama Perang Dunia II. Senjata yang biasanya dipasang di atas truk ini mampu membombardir area target dengan cepat menggunakan puluhan roket, sehingga menghasilkan daya hancur yang masif serta menciptakan efek psikologis yang menakutkan bagi musuh. [1, 2, 3, 4, 5] Berikut adalah fakta kunci mengenai peluncur roket Katyusha: Asal Usul Nama: Nama "Katyusha" diambil dari bentuk kecil untuk nama Yekaterina dan juga judul lagu populer Rusia pada masa itu. Karena peluncurnya sering ditandai dengan huruf "K" (pabrik pembuatnya), tentara menjulukinya dengan nama tersebut. Cara Kerja: Senjata ini menembakkan roket yang dipasang pada rel. Satu unit Katyusha bisa meluncurkan hingga 48 roket sekaligus dalam hitungan detik, menghujani area yang luas dengan ledakan masif. Mobilitas Tinggi: Berbeda dengan artileri berat, Katyusha dipasang di truk, sehingga sangat mudah dipindah-pindahkan. Taktik ini memungkinkan mereka untuk menyerang dengan cepat dan segera melarikan diri sebelum musuh bisa menembakkan artileri balasan. Kelebihan & Kekurangan: Senjata ini sangat murah untuk diproduksi massal dan memiliki daya tembak luar biasa. Namun, kelemahannya adalah tingkat akurasi yang rendah dan waktu pengisian ulang (reload) yang cukup lama. Sejarah Tempur: Diterjunkan pertama kali pada Juli 1941, senjata ini memberikan kontribusi besar bagi Uni Soviet. Konsep peluncur roket ini sangat sukses sehingga teknologinya terus berkembang hingga masa modern, seperti terlihat pada varian BM-21 Grad yang masih banyak digunakan di berbagai konflik global. #bm13katyusha #sejarahww2 #sovietunion #military #fyp

About