a necessary cause doesn't particularly mean a necessary being, by defining necessary being with divine attributes, you have costed yourself more ontological cost. Therefore, believe for a necessary cause is better.
2026-06-08 17:06:36
0
aguspare04 :
Anda yang ngomong di video ini sok tahu. Pertama, yang paling gak penting, anda bilang para ahli masih memperdebatkan bla bla. Para ahli itu, terutama filsuf akan selalu memperdebatkan apapun. Adanya perdebatan bukan berarti tidak ada kebenaran. Kedua, yang dipermasalahkan itu bukan infinite-nya. Tapi fakta tiap penyebab dari rantai kepenyebaban tidak punya kuasa yang ada pada dirinya sendiri. Mereka punya kuasa menyebabkan dari pihak lain. Oleh karena itu harus ada penyebab yang punya kuasa menyebabkan dari diri sendiri.
2026-06-09 08:57:37
2
SU CHENG HO :
Tetap kesimpulannya : "ilmu manusia itu terbatas"
2026-06-08 14:12:38
1
spektrum516 :
menurutku itu masih misteri dengan segala keterbatasan dan kerendahan pengetahuan aku hanya bisa bilang aku tak tau
2026-06-09 16:01:28
1
barbaros :
hadehh,, infinitas itu udah dari zaman al-ghozali bang
2026-06-08 14:01:23
1
Nakama Karbitan Yoo :
ini lagi nyindir siapa bang? 🙏
2026-06-08 10:04:00
1
dmbrass :
izin nanya bang, infinitas tuh apa
2026-06-09 11:02:44
0
andanan :
ada pengetahuan yg halal di rasa dan haram di ucap🙏
2026-06-08 17:32:02
0
arathorre :
menurut gw kebenaran itu bersifat objektif, dan ada agama yg memiliki sifat itu
2026-06-08 15:08:15
0
yogleg :
Semua angka yg tak terhingga berasal dari angka satu, itulah istimewanya angka satu tidak butuh angka lain, sudah sempurna dg dirinya sendiri. Itu alasan kenapa Tuhan di sebut Maha Esa, tidak butuh penyebab sudah sempurna dg dirinya sendiri, dan tidak butuh fihak luar untuk disebut Tuhan. Justru diluar Tuhan semuanya tergantung terhadap keberadaan Tuhan, seperti halnya angka selain angka satu semuanya butuh mutlak terhadap angka "SATU".
2026-06-08 14:37:14
0
saint javelin :
i like this one. jujur gak mudah menyimpulkan begitu aja.
menurutku, para apologet lintas agama yg berdebat seringkali membuat klaim ilmiah atas perdebatan mereka. padahal yg mereka ajukan itu kurang lebih argumentasi yang mendukung kepercayaan masing². kedua belah pihak mengklaim kebenaran. lantas apa yang paling benar di atas kebenaran?
saya selalu jawab "tidak tau" atau "belum tau" 😁
2026-06-08 10:26:20
3
Dwi Setiyo u. :
saya pribadi lebih takjub pada orang orang yang memiliki kerendahan hati epistemik. mungkin aku menyebut nya spiritual atau semacam meta kesadaran. 🙏🏻
2026-06-09 10:42:19
1
syafiq :
intinya otak kita punya keterbatasan berfikir...sehebat apa pun otak menjabarkan dunia ada hal yg otak kita tdk bs memikirkanya jd bener rendah hati
2026-06-09 05:20:42
0
Nadip :
👏👏👏
2026-06-08 00:35:26
1
To see more videos from user @fubidon, please go to the Tikwm
homepage.