@gemoyofficialkabkupang: SEKDA KUPANG RESMI BUKA WORKSHOP: RUMAH IBADAH DIJADIKAN PUSAT PERINGATAN DINI BENCANA OELAMASI – Bupati Kupang, Yosef Lede, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, secara resmi membuka kegiatan Workshop Penguatan Sistem Peringatan Dini Multi Ancaman Berbasis Rumah Ibadah. Acara berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi, Senin (8/6). Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Kupang dalam memanfaatkan peran strategis lembaga keagamaan sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi kebencanaan. Dalam sambutannya, Mateldius Sanam menegaskan bahwa rumah ibadah memiliki kekuatan luar biasa sebagai pusat penyebaran informasi, edukasi, serta penguatan nilai kemanusiaan. "Rumah ibadah memiliki kekuatan besar sebagai pusat penyebaran informasi. Ketika sistem peringatan bencana dibangun berbasis rumah ibadah, informasi potensi bahaya dapat diterima masyarakat lebih cepat, sehingga mendorong tindakan penyelamatan yang lebih tepat waktu," ujar Mateldius. Lebih jauh, Sekda menjelaskan bahwa sistem peringatan dini ini bukan sekadar soal teknologi, melainkan bagaimana pesan bahaya dapat sampai ke masyarakat dengan mudah dipahami. Melalui nilai-nilai agama yang mengajarkan kepedulian, kasih, dan solidaritas, respon masyarakat terhadap bencana diharapkan semakin tangguh. "Sistem ini bukan hanya tentang alat, tetapi bagaimana informasi sampai tepat waktu dan mudah dimengerti. Rumah ibadah selalu mengajarkan nilai peduli sesama, kasih, dan solidaritas. Ini modal besar untuk keselamatan," tegasnya. Komitmen Daerah yang Aman dan Tangguh Pemerintah Kabupaten Kupang terus berkomitmen mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan lembaga keagamaan. Tujuannya agar pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada kemajuan ekonomi, tetapi juga menjamin keamanan dan perlindungan bagi seluruh warga. "Dari workshop ini, kami harapkan kapasitas rumah ibadah sebagai mitra pemerintah semakin kuat. Pemahaman tentang mitigasi dan respon awal bencana harus meningkat, serta terbentuk jaringan komunikasi yang cepat dan efektif," tambah Mateldius. Hadirkan Berbagai Pihak Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai elemen penting, antara lain: - Asisten I Sekda Kabupaten Kupang, Guntur Subu Taopan - Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kupang, Noflianto Amtitan - Perwakilan mitra pelaksana, Adelia Simatupang - Perwakilan BMKG Provinsi NTT, Helny Willa - Ketua FPRB Kabupaten Kupang, Elvrid Saneh - Para Camat serta tokoh agama dan anggota FKUB Kabupaten Kupang. Dengan adanya sinergi ini, diharapkan Kabupaten Kupang menjadi wilayah yang lebih tangguh dalam menghadapi ancaman bencana, dengan masyarakat yang lebih siap dan saling peduli. _ _ _ _ ‼️JANGAN KETINGGALAN INFO TERBARU‼️ 🗣️Yuk, Follow Dan Pantau Terus Perkembangan Kabupaten Kupang Di Channel Resmi Kami : 📺 YouTube: gemoy official kabupaten kupang 📘 Facebook: sahabat gemoy 🎵 TikTok: gemoy official 📸 Instagram: @gemoy_official04 ‼️UPDATE SETIAP HARI‼️ #bupatikupangyoseflede #wakilbupatikupangaurumtitueki #kabupatenkupang #gemoyofficial #nttpride🏝🔥
Gemoy Official
Region: ID
Monday 08 June 2026 06:32:15 GMT
Music
Download
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @gemoyofficialkabkupang, please go to the Tikwm
homepage.