@brendanpang: FAN TUAN (TAIWANESE STICKY RICE ROLLS) 🇹🇼🌯✨ Chewy sticky rice wrapped around crispy youtiao, savoury pickles, fluffy egg and pork floss. One of my favourite Taiwanese breakfast treats! Makes 2 - 1 ½ cups glutinous (sticky) rice - Vegetable oil, for cooking - 2 cloves garlic, minced - ½ tsp chilli flakes - ⅓ cup preserved mustard greens (or other pickled vegetables), chopped - 2 tsp soy sauce - 3 eggs, whisked - 2 - 3 spring onions, thinly sliced - 2 - 3 tbsp doubanjiang or your favourite chilli sauce - 1 youtiao (Chinese doughnut), cut in half - ⅓ cup pork floss Rinse the rice until the water runs mostly clear, then soak for at least 6 hours or overnight. Drain the rice and transfer to a steamer lined with a damp tea towel or cheesecloth. Cover and steam for 45 minutes, or until tender. Alternatively, cook in a rice cooker. Meanwhile, heat 1 - 2 tbsp oil in a frying pan over medium heat. Add the garlic and chilli flakes and cook until fragrant and lightly golden. Add the preserved mustard greens and cook for 2–3 minutes, stirring regularly, until they look slightly dry. Stir through the soy sauce and cook for another minute. Set aside. Heat another 1 - 2 tbsp oil in a frying pan over medium-high heat. Pour in the eggs and sprinkle over the spring onions while the eggs are still setting. Cook until golden on both sides, then remove from the pan. To assemble, place a tea towel on a chopping board and lay a large sheet of plastic wrap over the top. Spread half the sticky rice into a rectangle. Spread with half the doubanjiang or chilli sauce. Top with half the omelette, half the youtiao, half the pickled vegetables and half the pork floss. Using the plastic wrap to help you, roll the fan tuan into a tight log, squeezing gently as you roll, similar to making a sushi roll. Twist the ends of the plastic wrap to help hold its shape. Repeat with the remaining ingredients. Slice in half and enjoy warm. #fantuan #taiwanesefood #taiwanesebreakfast #stickyrice #taiwan@

Brendan Pang | Cook & Author
Brendan Pang | Cook & Author
Open In TikTok:
Region: AU
Monday 08 June 2026 09:02:34 GMT
92311
4772
39
453

Music

Download

Comments

loltigerisaweirdname
ur mom :
It’s crazy that it’s never known to be Taiwanese before because it’s Shanghainese breakfast food, and one guy bought one from this Taiwanese restaurant which carries fantuan on their menu and thought it’s Taiwanese then everybody else started calling it Taiwanese…… It’s like buying French fries from a Chinese restaurant and start to call them Chinese fries 💀
2026-06-08 16:59:54
24
fenzhengrou
~ starry 🌟~ :
this is a street snack from shanghai that was brought over to taiwan
2026-06-08 16:11:52
57
drakco123
Marvin Ledesma :
thats a very traditional shanghainese food. its everywhere there but they use purple rice in China
2026-06-08 15:45:02
28
dragondescendant12
dragondescendant1 :
Originated from Shanghai.
2026-06-10 09:41:27
5
lucid3925
Lucid :
Can you wrap it in rice paper?
2026-06-09 20:42:18
3
olivebee846
Oliver❌ :
If you eat this for breakfast you better skip lunch 😳
2026-06-11 15:01:25
0
fabiola_x_e_x
Fabiola Inocencio142 :
Did u make sticky rice in the rice cooker? How?
2026-07-04 16:56:55
0
rox.sun817
rox.sun817 :
OMG just watched Master Chef Aussie both of your seasons! 😲 You're Finally on my FYP😁. Hi Brendan, from US👋. Keep on going, love learning this!
2026-06-09 12:33:23
0
tragiccosmicaccident
Tragic Cosmic Accident :
Used to eat them in Hsinchu all the time
2026-06-22 23:29:45
0
___jjj__2
J3 :
Is the white rice supposed to be that mushy?
2026-06-17 19:00:45
0
advantagesam
Justabody :
I love the dog, giving a quick bark!
2026-06-27 01:22:44
0
mc._.hugs
maggie ⋆˚.⋆☾⋆⁺₊ ☼ ⋆。✧ :
This sounds so goodddd 🤤
2026-06-09 20:19:59
0
japanesebychunkin
Japanese by Chunking :
1st 🥇
2026-06-08 12:49:14
0
crystallynn614
Crystal Lynn 614 :
I’d love more Taiwanese recipes. Will be trying this one over the weekend. Thank you for sharing. ❤️
2026-06-22 14:32:52
0
nategallagher_
nate.gallagher :
Where’s Josh pang
2026-06-22 14:55:18
0
misssunderst00d
🕉️PLUR📿freeTibet🙏 :
Beyond awesome
2026-06-08 20:42:15
0
mariaapostol55
mariaapostol55 :
nice simple recipe👍
2026-06-08 17:31:30
0
cdoherty54321
user16465348201 :
It’s all about the 飯 ~ but yet your rice is 👎, you need glutinous rice
2026-06-10 04:38:05
0
joao.ffpereira
João Pereira :
indonesian do a version of this but rolled in banana leaf
2026-06-08 16:00:38
0
eddiewills23
eddiewills23 :
🔥🔥🔥🔥
2026-06-10 23:01:33
0
sasamiwon76
sasamiwon76 :
😍😍😍
2026-06-10 10:43:28
0
wickedcarrotstudios
3catsinatrenchcoat :
🤤
2026-06-08 21:03:54
0
tepper2020
Tloop2020 :
It’s from China. Stop the Sinophobia
2026-06-08 18:19:33
6
ashvesuvius
AshVesuvius :
So THAT'S what that Chinese takeout ordering app is named after
2026-06-10 01:40:07
1
To see more videos from user @brendanpang, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Diduga Dijemput Tanpa Surat, Aktivis SEMMI Sumbar Ngaku Diintimidasi di Kejati; Kejati Bantah Penjemputan Paksa, Pakar Minta Dasar Kewenangan Diuji PADANG, DETAKSUMBARNEWS – Polemik dugaan penjemputan terhadap Fadil Ramadhan, mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang sekaligus anggota Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Barat, terus menjadi perhatian publik. Peristiwa ini terjadi usai aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar dan Kejaksaan Negeri Padang pada Jumat (10/7/2026). Fadil mengaku didatangi sejumlah petugas Kejati Sumbar di kediamannya pada Minggu (12/7/2026). Menurutnya, petugas datang bersama lurah dan Ketua RT setempat untuk mengajaknya ke Kantor Kejati Sumbar. Ia mengaku sempat menolak lantaran tidak ada surat pemanggilan resmi, namun akhirnya ikut karena merasa mendapat tekanan psikologis dan khawatir terhadap keluarganya. Saat berada di Kantor Kejati Sumbar, Fadil mengaku mendapat pertanyaan terkait aksi demonstrasi, diminta menjalani tes urine, membuat video pengakuan, serta menandatangani surat pernyataan agar tidak kembali mengikuti aksi demonstrasi. Ia juga mengklaim sempat mengalami tindakan intimidatif selama proses tersebut. Menanggapi tudingan itu, Asisten Intelijen Kejati Sumbar, Agustinus Hanung Widyatmaka, membantah adanya penjemputan paksa. Menurutnya, Fadil hanya diundang untuk berdiskusi mengenai aspirasi yang disampaikan saat aksi demonstrasi. Ia menegaskan Fadil datang bersama orang tua, lurah, dan Ketua RT, serta kegiatan tersebut merupakan forum diskusi, bukan pemeriksaan ataupun tindakan paksa. Setelah diskusi selesai, Fadil disebut diantar pulang. Sementara itu, Peneliti Pusat Studi Konstitusi (PUSAKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas, M. Nurul Fajri, menilai setiap tindakan aparat terhadap peserta demonstrasi harus memiliki dasar hukum yang jelas. Menurutnya, apabila terdapat tindakan tanpa dasar kewenangan yang sah, hal tersebut berpotensi menjadi bentuk pelampauan kewenangan dan dapat dipandang sebagai tindakan intimidatif terhadap kebebasan menyampaikan pendapat. Hingga berita ini diterbitkan, masih terdapat perbedaan keterangan antara Fadil Ramadhan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat terkait proses keberangkatan ke Kantor Kejati, kegiatan yang berlangsung di dalam kantor, serta dugaan intimidasi yang disampaikan Fadil. Selengkapnya: detaksumbarnews.com #DetakSumbarNews #SEMMI #KejatiSumbar #UINImamBonjol #sumaterabarattiktok
Diduga Dijemput Tanpa Surat, Aktivis SEMMI Sumbar Ngaku Diintimidasi di Kejati; Kejati Bantah Penjemputan Paksa, Pakar Minta Dasar Kewenangan Diuji PADANG, DETAKSUMBARNEWS – Polemik dugaan penjemputan terhadap Fadil Ramadhan, mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang sekaligus anggota Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Barat, terus menjadi perhatian publik. Peristiwa ini terjadi usai aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar dan Kejaksaan Negeri Padang pada Jumat (10/7/2026). Fadil mengaku didatangi sejumlah petugas Kejati Sumbar di kediamannya pada Minggu (12/7/2026). Menurutnya, petugas datang bersama lurah dan Ketua RT setempat untuk mengajaknya ke Kantor Kejati Sumbar. Ia mengaku sempat menolak lantaran tidak ada surat pemanggilan resmi, namun akhirnya ikut karena merasa mendapat tekanan psikologis dan khawatir terhadap keluarganya. Saat berada di Kantor Kejati Sumbar, Fadil mengaku mendapat pertanyaan terkait aksi demonstrasi, diminta menjalani tes urine, membuat video pengakuan, serta menandatangani surat pernyataan agar tidak kembali mengikuti aksi demonstrasi. Ia juga mengklaim sempat mengalami tindakan intimidatif selama proses tersebut. Menanggapi tudingan itu, Asisten Intelijen Kejati Sumbar, Agustinus Hanung Widyatmaka, membantah adanya penjemputan paksa. Menurutnya, Fadil hanya diundang untuk berdiskusi mengenai aspirasi yang disampaikan saat aksi demonstrasi. Ia menegaskan Fadil datang bersama orang tua, lurah, dan Ketua RT, serta kegiatan tersebut merupakan forum diskusi, bukan pemeriksaan ataupun tindakan paksa. Setelah diskusi selesai, Fadil disebut diantar pulang. Sementara itu, Peneliti Pusat Studi Konstitusi (PUSAKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas, M. Nurul Fajri, menilai setiap tindakan aparat terhadap peserta demonstrasi harus memiliki dasar hukum yang jelas. Menurutnya, apabila terdapat tindakan tanpa dasar kewenangan yang sah, hal tersebut berpotensi menjadi bentuk pelampauan kewenangan dan dapat dipandang sebagai tindakan intimidatif terhadap kebebasan menyampaikan pendapat. Hingga berita ini diterbitkan, masih terdapat perbedaan keterangan antara Fadil Ramadhan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat terkait proses keberangkatan ke Kantor Kejati, kegiatan yang berlangsung di dalam kantor, serta dugaan intimidasi yang disampaikan Fadil. Selengkapnya: detaksumbarnews.com #DetakSumbarNews #SEMMI #KejatiSumbar #UINImamBonjol #sumaterabarattiktok

About