@motphimhannquoc: Búng trán phiên bản văng mịe nó não 😇 #TeachYouALesson#studygroup#MotPhimHanQuoc#FPTPlay #tiktokgiaitri #MotPhimHanQuoc #phimhanquoc #kdrama

Mọt Phim Hànn Quốc
Mọt Phim Hànn Quốc
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 10 June 2026 05:00:00 GMT
27991
909
10
109

Music

Download

Comments

mywaifuclove
odaycotalong :
khéo hai bố con thật đấy chứ, phim kia bố nam chính cũng có lộ mặt đâu 😂😂😂
2026-06-10 05:03:49
28
sizizawa
Bom hẹn giờ💣 :
ông main bên trên hơi ảo 😂
2026-06-10 11:23:34
0
yeuvaduocyeu88
thíchcongái-gáixinhmlem :
add ơi mìh k tạo dah sách phát nữa ạ? tìm thế này thì chết mất thôi🥺🥺
2026-06-10 08:48:05
1
To see more videos from user @motphimhannquoc, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

[3] Matamu menatap tak suka pada seorang pria yang tengah duduk di hadapanmu, Juhoon. Setelah kemunculannya yang tiba-tiba di toko tas tadi, sekarang dia bahkan mengikutimu sampai ke restoran. Restoran mewah yang awalnya kamu pilih karena suasananya tenang kini terasa jauh dari kata itu, kamu meletakkan menu di atas meja dengan sedikit lebih keras dari yang seharusnya.
[3] Matamu menatap tak suka pada seorang pria yang tengah duduk di hadapanmu, Juhoon. Setelah kemunculannya yang tiba-tiba di toko tas tadi, sekarang dia bahkan mengikutimu sampai ke restoran. Restoran mewah yang awalnya kamu pilih karena suasananya tenang kini terasa jauh dari kata itu, kamu meletakkan menu di atas meja dengan sedikit lebih keras dari yang seharusnya. "Apa nggak ada tempat lain yang bisa kamu datangi selain ini?" Juhoon mengambil buku menu itu, membacanya sekilas lalu melirikmu. "Ada." Jawabnya singkat. "Terus kenapa di sini?" "Aku laper." "Kebetulan sekali ya.." Ujarmu kesal, membuat Juhoon tertawa pelan melihat ekspresi wajahmu. "Memang." Di dunia Juhoon, semua hal yang jelas-jelas mencurigakan selalu disebut kebetulan. Pelayan datang membawa segelas air dan meletakkannya di meja, kamu langsung mengambil gelasmu sementara Juhoon terlihat santai seolah kalian memang membuat janji makan siang bersama. Padahal sama sekali tidak. Kamu sama sekali tidak memperdulikan Juhoon, fokus hanya pada makanan yang baru saja diantar oleh pelayan. Setidaknya itu yang berusaja kamu lakukan karena kenyataannya, keberadaan Juhoon di depanmu membuatmu sulit tenang. Saat kamu baru saja mengambil garpu, terdengar suara seorang perempuan dari samping meja. "Juhoon?" Kamu mengenali suara itu bahkan sebelum mengangkat kepala, dan ketika menoleh kesumber suara ternyata benar. Perempuan yang selama ini selalu terlihat bersamanya berdiri tak jauh dari meja kalian. Penampilannya sempurna seperti biasanya, rambut tertata rapi, tas desainer menggantung di lengannya, dan senyum sopan terukir di wajahnya. Namum senyum itu sedikit memudar ketika melihatmu duduk berhadapan dengan Juhoon. "Ah.. jadi kamu disini." Juhoon mengangkat pandangannya. "Hm." Hanya itu, tidak ada sapaan hangat seperti yang biasanya ditampilkan di depan kamera saat menghadiri acara bersama perempuan itu. "Kebetulan sekali bertemu." Ujar perempuan itu senang. "Iya, kebetulan." Lagi-lagi jawaban Juhoon terdengar singkat, membuatmu hampir tersedak air saat mendengarnya. Perempuan itu sedikit melirik ke arahmu, tatapannya sopan, tetapi seolah sedang mencoba memahami situasi yang ada di depannya. "Aku nggak mengganggu, kan?" "Enggak." Jawabmu lebih dulu, justru ini yang kamu harapkan jika dia duduk di sini Juhoon akan berhenti mengikutimu. Sebelum kamu sempat berkata lagi, Juhoong langsung memotongmu. "Memangnya ada perlu?" Perempuan itu terdiam sesaat, "Oh.. nggak ada." "Kami baru makan." Nada suara Juhoon datar, sampai kamu sendiri mulai merasa tidak enak mendengarnya. Perempuan itu hanya tertawa kecil untuk mencairkan suasana. "Baiklah, aku cuma mau menyapa." Kemudiam ia menatapmu sebentar, lalu kembali menatap Juhoon. "Aku pergi dulu.." Lanjutnya. "Hati-hati." Balasmu sopan, Juhoon hanya mengangguk singkat. Begitu ia pergi, suasana kembali hening. Kamu meletakkan garpu diatas piring, "Lumayan galak." "Hm?" "Kamu nggak takut dia tersinggung?" Juhoon bahkan tidak menoleh ke arah perempuan itu saat pergi, "Enggak." "Kalian dekat, kan?" "Enggak." Kamu mengangkat alismu, jawabannya cukup membuatmu terkejut. "Semua orang bilang begitu, tapi semua orang salah. Aku nggak pernah bilang dia pacarku." Jawaban itu keluar tanpa ragu sedikit pun. Tatapanmu bertemu dengannya, entah kenapa, cara dia mengatakannya terdengar seperti seseorang yang sengaja ingin memastikan hanya satu orang yang mendengar penjelasan itu. Yaitu dirimu. #juhoon #cortisedit #alternativeuniverse #pov #4u

About