@dicungyang: Làng Lò, 1 ngôi làng chài bình yên với mái nhà đỏ xưa cũ, hoài niệm còn sót lại tại Phú Yên. #langlo #langlophuyen #phuyen #phuyendaklak #dicungyang

Đi cùng Yang
Đi cùng Yang
Open In TikTok:
Region: VN
Tuesday 09 June 2026 09:18:50 GMT
123014
4204
130
696

Music

Download

Comments

dicungyang
Đi cùng Yang :
Làng Lò - Phú Yên (Đắk Lắk) cách Trung tâm Tuy Hoà khoảng 10-15km nha mọi người. Nơi đây có khoảng 1.500 hộ dân chia làm 3 khu: Lò 1, Lò 2, Lò 3. Tất cả các nhà ở đây đa phần đều lợp mái ngói đỏ, mọi người đi có thể đi sáng sớm hoặc chiều muộn. Sáng sớm sẽ có bình minh, ngắm bình minh cũng khá đẹp đó🥰
2026-06-10 02:58:06
8
tuyetsenvijulyy
Tuyết Sen @ :
Đi hông muốn dìa lun á . Luỵ lắm mấy ní ơi. Mãi iu làng lò 🥰🥰
2026-06-14 15:28:09
5
63ra188
63ra1 :
nhiều nhà thấy có vẻ bỏ hoang?
2026-06-12 04:50:33
9
longnguyenppshop1
LongNguyenPPShopHCM :
Nhìn cứ buồn buồn ấy. Cả ngày ko thấy dân đâu chỉ có chiều tối mới thấy
2026-07-05 05:57:33
5
ng.tthn00
Thien Leo :
Này làm phố cổ du lịch được.
2026-07-01 14:49:10
4
phamxuantruong02
Xuân Trường :
Đẹp thiệt
2026-06-10 02:51:07
8
longdiday
Long Đi Đây :
Muốn đi mà xa quá😳
2026-06-10 13:04:01
2
lebilev
Lewie :
Nhìn cảnh nghe nhạc muốn đi đến ghê😅
2026-06-11 15:20:35
3
neonau.com
Nẻo Nẫu :
Nhìn cổ kính nhề
2026-07-05 10:32:26
1
tratinhtam6688
TràTịnhTâm :
Có mua đc không , đất ở đây đắt ko a c
2026-07-11 01:59:44
1
tom354108
Tom :
Làng đẹp mà nhà nyc nên ko bao giờ quay lại😂
2026-06-12 12:53:28
2
cuocsongserenity
CUỘC SỐNG SERENITY :
đẹp quá
2026-06-10 07:51:19
2
hinhinnhay92
Hin :
Tháng mấy là đẹp nhất ạ
2026-06-11 16:42:22
2
mint.1707
Mẹ của em bé tên Mint :
Đẹp quá
2026-06-10 05:36:29
2
vanphong_88
Quang Lý HT :
Đẹp quá.
2026-06-10 12:57:36
2
ti2605966
𝙉𝙜à𝙮𝙢𝙖𝙞𝙨ẽ𝙠𝙝á𝙘 :
Giữ như vậy nhé 🥺
2026-06-11 10:02:42
2
hbella.hdok
HBella HĐơk :
Đẹp vậy
2026-06-22 08:27:04
2
thanhtung831989
Nguyễn Thanh Tùng :
Có vẻ nắng nóng lắm nhỉ
2026-06-27 12:46:11
2
dinhdan1688
A Ri :
Bao chán, đi trải nghiệm cho biết nhé mọi người
2026-06-21 16:00:02
2
leeshinki9898
×͜×KIKI FROM SOUTHSIDE×͜× :
Khúc này có homestay KO ạ
2026-06-22 14:13:06
2
vvmn02
vvmn02 :
sao bảo đang bị ngáo giá mn
2026-06-30 05:33:09
2
haphunxamphuyen
Hà Phun Xăm Phú Yên :
Chiều đi tắm biển mát
2026-06-10 06:21:46
3
longnguyenppshop1
LongNguyenPPShopHCM :
Ở đây đẹp thật nhưng rất nóng và rất buồn
2026-07-05 05:56:55
1
mimisweets
Tiệm Mi Mi Phú Yên :
Quay dính tui kìaaaaa
2026-06-11 02:55:49
4
dicungvanh
Đi cùng Vanh :
Quáaaa đẹpp
2026-06-09 09:22:17
2
To see more videos from user @dicungyang, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Memberi nasihat sering kali jauh lebih mudah daripada memikul beban yang sedang dipikul orang lain. Dari luar, kita dapat dengan mudah berkata, “Sabar saja,” seolah-olah semua luka bisa sembuh hanya dengan satu kalimat. Padahal setiap orang sedang membawa beban yang tidak selalu terlihat. Apa yang tampak ringan bagi kita, bisa menjadi ujian terberat bagi orang lain. Karena itu, sebelum menasihati, belajarlah untuk memahami. Kesabaran bukan sekadar kata-kata yang diucapkan ketika melihat orang lain sedang kesulitan. Kesabaran adalah perjuangan yang hanya benar-benar dipahami oleh mereka yang menjalaninya. Orang yang kehilangan orang tercinta, berjuang menghadapi penyakit, memikul tekanan ekonomi, atau bertahan di tengah luka batin memiliki pergulatan yang tidak bisa diukur dari luar. Kita mungkin mengetahui ceritanya, tetapi belum tentu memahami rasa yang sedang ia alami. Bukan berarti kita tidak boleh mengingatkan tentang kesabaran. Nasihat tetap penting, tetapi cara menyampaikannya harus dibungkus dengan empati. Terkadang, seseorang lebih membutuhkan telinga yang mau mendengarkan daripada mulut yang terus memberikan petuah. Kehadiran yang tulus, pelukan, doa, atau sekadar menemani dalam diam sering kali jauh lebih menguatkan daripada seribu kalimat yang terasa menggurui. Hidup akan mengajarkan bahwa setiap orang, cepat atau lambat, akan bergantian berada di posisi yang membutuhkan kesabaran. Hari ini mungkin kita yang memberi semangat, besok bisa jadi kita yang memerlukan penguatan. Kesadaran itulah yang membuat kita lebih berhati-hati dalam berbicara dan lebih lembut dalam memperlakukan sesama. Sebab kita tidak pernah tahu ujian apa yang suatu hari akan mengetuk pintu kehidupan kita sendiri. Maka, jika melihat seseorang sedang berjuang, jangan terburu-buru menghakimi cara mereka menghadapi rasa sakit. Hadirlah dengan empati sebelum memberi nasihat, dengan doa sebelum penilaian, dan dengan kasih sayang sebelum kesimpulan. Sebab kalimat yang paling menyembuhkan bukan selalu yang paling bijaksana, melainkan yang lahir dari hati yang benar-benar ingin memahami. Dan sering kali, memahami seseorang adalah bentuk kebaikan yang lebih besar daripada sekadar mengajarinya tentang kesabaran.
Memberi nasihat sering kali jauh lebih mudah daripada memikul beban yang sedang dipikul orang lain. Dari luar, kita dapat dengan mudah berkata, “Sabar saja,” seolah-olah semua luka bisa sembuh hanya dengan satu kalimat. Padahal setiap orang sedang membawa beban yang tidak selalu terlihat. Apa yang tampak ringan bagi kita, bisa menjadi ujian terberat bagi orang lain. Karena itu, sebelum menasihati, belajarlah untuk memahami. Kesabaran bukan sekadar kata-kata yang diucapkan ketika melihat orang lain sedang kesulitan. Kesabaran adalah perjuangan yang hanya benar-benar dipahami oleh mereka yang menjalaninya. Orang yang kehilangan orang tercinta, berjuang menghadapi penyakit, memikul tekanan ekonomi, atau bertahan di tengah luka batin memiliki pergulatan yang tidak bisa diukur dari luar. Kita mungkin mengetahui ceritanya, tetapi belum tentu memahami rasa yang sedang ia alami. Bukan berarti kita tidak boleh mengingatkan tentang kesabaran. Nasihat tetap penting, tetapi cara menyampaikannya harus dibungkus dengan empati. Terkadang, seseorang lebih membutuhkan telinga yang mau mendengarkan daripada mulut yang terus memberikan petuah. Kehadiran yang tulus, pelukan, doa, atau sekadar menemani dalam diam sering kali jauh lebih menguatkan daripada seribu kalimat yang terasa menggurui. Hidup akan mengajarkan bahwa setiap orang, cepat atau lambat, akan bergantian berada di posisi yang membutuhkan kesabaran. Hari ini mungkin kita yang memberi semangat, besok bisa jadi kita yang memerlukan penguatan. Kesadaran itulah yang membuat kita lebih berhati-hati dalam berbicara dan lebih lembut dalam memperlakukan sesama. Sebab kita tidak pernah tahu ujian apa yang suatu hari akan mengetuk pintu kehidupan kita sendiri. Maka, jika melihat seseorang sedang berjuang, jangan terburu-buru menghakimi cara mereka menghadapi rasa sakit. Hadirlah dengan empati sebelum memberi nasihat, dengan doa sebelum penilaian, dan dengan kasih sayang sebelum kesimpulan. Sebab kalimat yang paling menyembuhkan bukan selalu yang paling bijaksana, melainkan yang lahir dari hati yang benar-benar ingin memahami. Dan sering kali, memahami seseorang adalah bentuk kebaikan yang lebih besar daripada sekadar mengajarinya tentang kesabaran.

About