@muhammad.omda0: 💕🌺✨✈️😍❤

sss77
sss77
Open In TikTok:
Region: TD
Tuesday 09 June 2026 19:03:54 GMT
273
28
8
1

Music

Download

Comments

.com.mafiya
♕باسط🇵🇸❤️‍🩹🫡 :
🥰🥰
2026-06-09 22:06:50
0
user1915795618151
متعصم مشتركة :
ماشاء الله تبارك ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲
2026-06-09 19:25:52
0
user3081361810925
سوسو :
ماشاء الله ربنا يحفظكم كدا يا رب العالمين
2026-06-09 19:29:08
0
user3694272585909
محمد بقي :
🥰🥰🥰
2026-06-09 19:39:06
0
user9579151512392
عبدالرحمن صابون جمعة جمعة :
🥰🥰🥰
2026-06-09 19:30:56
0
user7834885826395
مجاهد مكنه :
🥰🥰🥰
2026-06-09 19:21:14
0
.s00584
اسيـــــــر الشوق S💊 :
❤️❤️❤️
2026-06-09 19:11:18
0
user385267348887
حامد عبدالله أحمد تيراب :
🥰🥰🥰🥰🥰
2026-06-09 21:26:37
0
To see more videos from user @muhammad.omda0, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Wahai jiwa yang masih merasa memiliki banyak sandaran… jika hari ini adalah hari terakhirmu di dunia, cobalah jujur tanpa membela diri, siapa yang benar-benar akan tinggal bersamamu ketika tanah telah menutup tubuhmu. Mereka yang hari ini memanggil namamu, yang tertawa bersamamu, yang engkau perjuangkan siang dan malam, pada akhirnya hanya akan mengantarmu sampai batas yang tidak bisa mereka lewati. Setelah itu, engkau akan ditinggalkan dalam sunyi yang tidak pernah engkau rasakan sebelumnya, sunyi yang tidak bisa dihibur, dan tidak bisa engkau lari darinya. Wahai jiwa yang terlena oleh hubungan… engkau mengira kebersamaan itu akan terus ada, engkau merasa tidak sendiri karena banyaknya orang di sekitarmu. Namun saat kematian datang, semua itu terputus tanpa bisa engkau tahan. Mereka akan mengantarmu, menangis untukmu, lalu satu per satu pergi meninggalkanmu. Tidak ada yang bisa tinggal lebih lama, tidak ada yang bisa menemanimu melewati apa yang akan engkau hadapi setelah itu. Wahai jiwa yang jarang merenung… yang akan duduk paling lama di kuburmu bukanlah sahabatmu, bukan keluargamu, bukan siapa pun yang pernah engkau banggakan. Yang akan tetap bersamamu adalah amalmu sendiri. Ia tidak akan pergi, tidak akan meninggalkan, tidak akan berpisah. Jika ia baik, ia akan menjadi teman yang menenangkan, dan jika ia buruk, ia akan menjadi beban yang menyesakkan. Dan engkau tidak bisa menukarnya saat itu. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Yang mengikuti mayit sampai ke kubur ada tiga, dua akan kembali dan satu tetap bersamanya di kubur. Yang mengikutinya adalah keluarga, harta dan amalnya. Yang kembali adalah keluarga dan hartanya. Sedangkan yang tetap bersamanya di kubur adalah amalnya.” (HR. Bukhari, no. 6514; Muslim, no. 2960) ‘Ali bin Muhammad Abul Hasan Nuruddin Al-Mala Al-Harawi Al-Qari menyatakan bahwa seseorang ketika mati ada tiga yang mengikutinya hingga ke kubur. Pertama adalah keluarganya, yaitu anak dan kerabatnya, begitu pula sahabat dan kenalannya. Kedua adalah hartanya, seperti budak laki-laki atau perempuannya, juga hewan tunggangannya. Ketiga adalah amalannya, yaitu amal baik atau buruk yang pernah ia lakukan. Keluarga dan harta tadi akan kembali. Yang tersisa hanyalah amalnya yang menemani ia di kubur. (Mirqah Al-Mafatih Syarh Misykah Al-Mashabih, 8: 3235. Dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, no. 199542) Ibnu Hajar rahimahullah berkata, قَوْلُهُ ( يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ ) هَذَا يَقَعُ فِي الْأَغْلَبِ ، وَرُبَّ مَيِّتٍ لَا يَتْبَعُهُ إِلَّا عَمَلُهُ فَقَطْ “Mayit akan diikuti oleh keluarga, harta dan amalnya. Itu adalah umumnya. Bisa jadi ada mayit yang hanya diikuti oleh amalnya saja, tanpa membawa harta dan keluarga ketika diantar ke kuburan.” (Fath Al-Bari, 11: 365) Disebutkan dalam hadits Al-Bara’ bin ‘Azib yang panjang tentang pertanyaan di alam kubur. Ada ketika itu datang seseorang yang berwajah tampan dan berpakaian bagus, baunya pun wangi. Ia adalah wujud dari amalan shalih seorang hamba. Sedangkan orang kafir didatangi oleh orang yang berwajah jelek. Itu adalah wujud dari amalan jeleknya. (HR. Ahmad, 4: 287. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih, perawinya adalah perawi yang shahih) Allah Ta’ala berfirman,
Wahai jiwa yang masih merasa memiliki banyak sandaran… jika hari ini adalah hari terakhirmu di dunia, cobalah jujur tanpa membela diri, siapa yang benar-benar akan tinggal bersamamu ketika tanah telah menutup tubuhmu. Mereka yang hari ini memanggil namamu, yang tertawa bersamamu, yang engkau perjuangkan siang dan malam, pada akhirnya hanya akan mengantarmu sampai batas yang tidak bisa mereka lewati. Setelah itu, engkau akan ditinggalkan dalam sunyi yang tidak pernah engkau rasakan sebelumnya, sunyi yang tidak bisa dihibur, dan tidak bisa engkau lari darinya. Wahai jiwa yang terlena oleh hubungan… engkau mengira kebersamaan itu akan terus ada, engkau merasa tidak sendiri karena banyaknya orang di sekitarmu. Namun saat kematian datang, semua itu terputus tanpa bisa engkau tahan. Mereka akan mengantarmu, menangis untukmu, lalu satu per satu pergi meninggalkanmu. Tidak ada yang bisa tinggal lebih lama, tidak ada yang bisa menemanimu melewati apa yang akan engkau hadapi setelah itu. Wahai jiwa yang jarang merenung… yang akan duduk paling lama di kuburmu bukanlah sahabatmu, bukan keluargamu, bukan siapa pun yang pernah engkau banggakan. Yang akan tetap bersamamu adalah amalmu sendiri. Ia tidak akan pergi, tidak akan meninggalkan, tidak akan berpisah. Jika ia baik, ia akan menjadi teman yang menenangkan, dan jika ia buruk, ia akan menjadi beban yang menyesakkan. Dan engkau tidak bisa menukarnya saat itu. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Yang mengikuti mayit sampai ke kubur ada tiga, dua akan kembali dan satu tetap bersamanya di kubur. Yang mengikutinya adalah keluarga, harta dan amalnya. Yang kembali adalah keluarga dan hartanya. Sedangkan yang tetap bersamanya di kubur adalah amalnya.” (HR. Bukhari, no. 6514; Muslim, no. 2960) ‘Ali bin Muhammad Abul Hasan Nuruddin Al-Mala Al-Harawi Al-Qari menyatakan bahwa seseorang ketika mati ada tiga yang mengikutinya hingga ke kubur. Pertama adalah keluarganya, yaitu anak dan kerabatnya, begitu pula sahabat dan kenalannya. Kedua adalah hartanya, seperti budak laki-laki atau perempuannya, juga hewan tunggangannya. Ketiga adalah amalannya, yaitu amal baik atau buruk yang pernah ia lakukan. Keluarga dan harta tadi akan kembali. Yang tersisa hanyalah amalnya yang menemani ia di kubur. (Mirqah Al-Mafatih Syarh Misykah Al-Mashabih, 8: 3235. Dinukil dari Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, no. 199542) Ibnu Hajar rahimahullah berkata, قَوْلُهُ ( يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ ) هَذَا يَقَعُ فِي الْأَغْلَبِ ، وَرُبَّ مَيِّتٍ لَا يَتْبَعُهُ إِلَّا عَمَلُهُ فَقَطْ “Mayit akan diikuti oleh keluarga, harta dan amalnya. Itu adalah umumnya. Bisa jadi ada mayit yang hanya diikuti oleh amalnya saja, tanpa membawa harta dan keluarga ketika diantar ke kuburan.” (Fath Al-Bari, 11: 365) Disebutkan dalam hadits Al-Bara’ bin ‘Azib yang panjang tentang pertanyaan di alam kubur. Ada ketika itu datang seseorang yang berwajah tampan dan berpakaian bagus, baunya pun wangi. Ia adalah wujud dari amalan shalih seorang hamba. Sedangkan orang kafir didatangi oleh orang yang berwajah jelek. Itu adalah wujud dari amalan jeleknya. (HR. Ahmad, 4: 287. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth menyatakan bahwa sanad hadits ini shahih, perawinya adalah perawi yang shahih) Allah Ta’ala berfirman,"Barangsiapa mengerjakan kebajikan maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa berbuat jahat maka (dosanya) menjadi tanggungan dirinya sendiri. Dan Tuhanmu sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba(Nya)." (QS. Fushilat [41] : 46). Allah Ta'ala berfirman,"Barangsiapa kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya; dan barangsiapa mengerjakan kebajikan maka mereka menyiapkan untuk diri mereka sendiri (tempat yang menyenangkan), agar Allah memberi balasan (pahala) kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dari karunia-Nya. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar (kafir)." (QS. Ar-Rum [30] : 44-45). #qoutes #masukberanda #fyp #fypp #4upage

About