@thereckoningco: Tiny violin time @sorrymissjackson @keys_of_wisdom369

The Reckoning Co
The Reckoning Co
Open In TikTok:
Region: US
Wednesday 10 June 2026 18:14:00 GMT
4296
485
44
21

Music

Download

Comments

keys_of_wisdom369
keys_of_wisdom369 :
Do you need me to get the tiny 🎻
2026-06-10 18:45:11
3
bestngonnabebetter.317
BestNgonnaBE*Better317 :
I SAW JAWS DROP, "🧠+ 👁️POWER"AS THEY READ MY VERBALISM, YET JUDGED ME BY MY COVER😁
2026-06-10 18:37:49
2
coach.therapist.cindy
Cindy,Therapist/Author :
So true…
2026-06-10 20:09:44
0
jbriggs2022
JBriggs :
I agree and the point of me doing what I’ve been was and is I go through things. I’ve made so many videos a while back about it’s about how you feel about yourselves and I can help etc and it turnt an entire community into a frenzy and completely missed what I have been saying. I’ve never been the enemy. I lead with logic and Iove. I just do not tolerate being disrespected etc. it’s uncalled for. Amen
2026-06-10 20:06:37
0
abongwe173
abongwe173 :
🙏👏💯💯💯
2026-06-10 18:39:23
1
yyzzgurl
Wise :
When someone else is determined to force you to become ‘unstuck’ .. let them 😁🙏✌🥰
2026-06-10 18:29:16
2
olivia.tp4
Olivia TP :
2026-06-10 19:52:43
0
dianediemer6
Diane :
And?
2026-06-10 19:19:03
0
charlesedwards828
Charles Edwards :
😘 love 💕
2026-06-10 20:00:59
0
francinemeloche
Fanny :
Plusieurs ont goûter à ces mauvaises habitudes. 🙏❤️
2026-06-10 19:11:58
0
karo089645
Karo089645 :
💯💯 merci ✨
2026-06-10 19:17:48
0
bestngonnabebetter.317
BestNgonnaBE*Better317 :
I LUV THIS WOMAN , SHE'S THE SHIZZ NICKLEZ! 😆😂
2026-06-10 18:36:25
1
rebekahvannorman
Rebekah | Building a legacy :
low or no character development people are necessary for our growth
2026-06-10 19:44:56
0
inspired.light
Inspired Light :
I suppose it just where they are at
2026-06-10 19:36:09
0
firecracker12120
firecracker12120 :
ABSOLUTELY SPOT ON
2026-06-10 19:13:18
0
mus10715
Muselv :
🥰🥰🥰 you're amazing ##the small violin story🥰🥰🥰
2026-06-10 19:54:38
0
emi.b42
Emi B :
You right
2026-06-10 19:32:35
0
natalie.bron
natalie bron :
I think the mean lessen we have to learn is that we dont judge anyone, not even ourselfs. ✨💫🔥🍀
2026-06-10 18:49:09
0
marcin7478
Marcin Janicki👑144🌕🌹🐉♾️ :
@Marcin Janicki👑144🌕🌹🐉♾️: 🥷💫✨👑💖🌹💖👑✨💫🥷
2026-06-10 18:54:36
0
lavasticky
Seb :
Ooooo this is golden✨🔥💯
2026-06-10 18:41:10
1
katemarie958
Kit-Kat :
I love the way you explained this
2026-06-10 19:11:26
0
robynfachele
Crystal :
thank you for all your guidance for a solid year
2026-06-10 20:14:16
0
chrischoate0
Chris Choate :
This should be taught in schools at an early age. I wish I would have been introduced to enlightenment when I was younger. Maybe you have to go through a certain amount of pain (trials and tribulations) in order to understand….
2026-06-10 18:51:56
0
ethean2
Ethean658 :
Great breakdown
2026-06-10 19:11:09
0
ali968265
Ali :
Still got it 😂
2026-06-10 18:20:06
0
To see more videos from user @thereckoningco, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

🔥 RIBUAN WARGA MUBA TURUN KE JALAN: ATURAN JANGAN MEMATIKAN SUMBER NAFKAH RAKYAT   Tuntut Hentikan Razia Minyak Tradisional, Sepakati Jeda 8 Hari   MUBA, 9 Juni 2026 — Ribuan warga yang tergabung dalam Persatuan Penyulingan Minyak Musi Banyuasin (PPMM) menggelar aksi damai di halaman Kantor Bupati. Mereka bersatu menyuarakan tuntutan utama: hentikan penertiban, cabut surat perintah penangkapan, dan berikan kepastian hukum atas usaha minyak tradisional yang telah dijalankan turun-temurun.   Inti Tuntutan: ✅ Hentikan razia dan penghentian proses hukum terhadap pelaku usaha rakyat ✅ Akui keberadaan minyak tradisional sebagai sumber penghidupan ✅ Tinjau kembali penerapan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang dinilai belum memiliki aturan pelaksana yang jelas       “Kami cari makan, bukan merusak” Ketua PPMM Redi Gusro, S.H. menegaskan: “Kami bukan penjahat, kami hanya berusaha menghidupi anak istri. Jangan samakan rakyat kecil pencari nafkah dengan oknum yang mengeksploitasi alam secara liar. Aturan tidak boleh dibuat untuk mematikan ekonomi warga.”   Hal senada disampaikan Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan dan Hutan Muba, Suharto. Ia menilai aturan yang berlaku masih “mentah” dan memukul rata: “Ini soal hak hidup dan kearifan lokal. Tidak ada pembedaan antara usaha tradisional turun-temurun dengan praktik ilegal yang merusak lingkungan. Bagaimana pemerintah pusat bisa memahami kondisi kami, jika di daerah sendiri aspirasi ini tidak diperjuangkan sungguh-sungguh?”   Ia mendesak DPRD segera meneruskan aspirasi ini ke DPR RI Komisi XII agar ditemukan solusi yang adil dan manusiawi.       Disepakati jeda 8 hari tanpa razia Setelah berdialog dengan jajaran Forkopimda, disepakati kesepakatan sementara: 🔹 Selama 8 hari ke depan, tidak akan ada razia terhadap warga yang mengakui usahanya sebagai minyak tradisional 🔹 Forkopimda akan menggelar rapat khusus untuk mengkaji seluruh tuntutan masyarakat 🔹 Hasil pembahasan akan disampaikan secara tertulis kepada perwakilan warga 🔹 Masyarakat diminta tetap menjaga ketertiban selama proses berlangsung   Warga menegaskan akan mengawasi ketat komitmen ini. Jika dalam batas waktu yang disepakati tidak ada solusi yang mengakomodasi kepentingan mereka, perjuangan akan dilanjutkan hingga ke tingkat legislatif pusat.       Sumber:   - Hasil Audiensi Pemkab Musi Banyuasin dan PPMM ​ - Pernyataan Resmi Elemen Masyarakat   #AksiDamaiMuba #StopRaziaMinyakTradisional #HakHidupRakyat #PermenESDM142025 #MusiBanyuasin
🔥 RIBUAN WARGA MUBA TURUN KE JALAN: ATURAN JANGAN MEMATIKAN SUMBER NAFKAH RAKYAT Tuntut Hentikan Razia Minyak Tradisional, Sepakati Jeda 8 Hari MUBA, 9 Juni 2026 — Ribuan warga yang tergabung dalam Persatuan Penyulingan Minyak Musi Banyuasin (PPMM) menggelar aksi damai di halaman Kantor Bupati. Mereka bersatu menyuarakan tuntutan utama: hentikan penertiban, cabut surat perintah penangkapan, dan berikan kepastian hukum atas usaha minyak tradisional yang telah dijalankan turun-temurun. Inti Tuntutan: ✅ Hentikan razia dan penghentian proses hukum terhadap pelaku usaha rakyat ✅ Akui keberadaan minyak tradisional sebagai sumber penghidupan ✅ Tinjau kembali penerapan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 yang dinilai belum memiliki aturan pelaksana yang jelas   “Kami cari makan, bukan merusak” Ketua PPMM Redi Gusro, S.H. menegaskan: “Kami bukan penjahat, kami hanya berusaha menghidupi anak istri. Jangan samakan rakyat kecil pencari nafkah dengan oknum yang mengeksploitasi alam secara liar. Aturan tidak boleh dibuat untuk mematikan ekonomi warga.” Hal senada disampaikan Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan dan Hutan Muba, Suharto. Ia menilai aturan yang berlaku masih “mentah” dan memukul rata: “Ini soal hak hidup dan kearifan lokal. Tidak ada pembedaan antara usaha tradisional turun-temurun dengan praktik ilegal yang merusak lingkungan. Bagaimana pemerintah pusat bisa memahami kondisi kami, jika di daerah sendiri aspirasi ini tidak diperjuangkan sungguh-sungguh?” Ia mendesak DPRD segera meneruskan aspirasi ini ke DPR RI Komisi XII agar ditemukan solusi yang adil dan manusiawi.   Disepakati jeda 8 hari tanpa razia Setelah berdialog dengan jajaran Forkopimda, disepakati kesepakatan sementara: 🔹 Selama 8 hari ke depan, tidak akan ada razia terhadap warga yang mengakui usahanya sebagai minyak tradisional 🔹 Forkopimda akan menggelar rapat khusus untuk mengkaji seluruh tuntutan masyarakat 🔹 Hasil pembahasan akan disampaikan secara tertulis kepada perwakilan warga 🔹 Masyarakat diminta tetap menjaga ketertiban selama proses berlangsung Warga menegaskan akan mengawasi ketat komitmen ini. Jika dalam batas waktu yang disepakati tidak ada solusi yang mengakomodasi kepentingan mereka, perjuangan akan dilanjutkan hingga ke tingkat legislatif pusat.   Sumber: - Hasil Audiensi Pemkab Musi Banyuasin dan PPMM ​ - Pernyataan Resmi Elemen Masyarakat #AksiDamaiMuba #StopRaziaMinyakTradisional #HakHidupRakyat #PermenESDM142025 #MusiBanyuasin

About