@geisy_carlin:

Geisybel carlin
Geisybel carlin
Open In TikTok:
Region: BR
Thursday 11 June 2026 01:21:47 GMT
33583
3958
11
60

Music

Download

Comments

mariaclaraguiar4
Maclara :
🤧preciso ficar assim até dezembro
2026-06-15 14:40:35
2
histria.revelada3
Luan Ferreira :
linda 😍
2026-06-11 01:23:54
0
007pabblo...aguiar98
007 PABBLO 🇧🇷 AGUIAR 007🇪🇸 :
maravilhosa
2026-07-25 03:51:22
0
dean.winchester905
Dean Winchester :
sonho de todo homem!
2026-06-11 02:12:22
0
paulinoprattes22
Paulino Prates :
💪💙
2026-06-11 10:16:12
0
francilioribeiro37
francilioribeiro37 :
👏👏
2026-06-11 03:11:45
0
andersonberanrdo
Anderson Beranrdo :
😻😻😻
2026-06-11 02:58:08
0
walterfreire30
walterfreire30 :
❤️🌹😘
2026-06-13 02:56:44
0
marysool_333.3
⚡️ :
🔥🔥🔥
2026-07-19 22:13:00
0
To see more videos from user @geisy_carlin, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Miris. Rasanya menyayat hati melihat linimasa hari ini penuh dengan ratapan cengeng. Kalian teriak-teriak panik Rupiah melemah, menangisi harga skincare, baju, dan barang-barang impor yang makin mencekik leher. Kalian menuntut negara bertindak, padahal yang sedang kalian tangisi hanyalah hancurnya gaya hidup konsumtif kalian sendiri! Buka mata kalian lebar-lebar. Di saat kalian sibuk mengasihani diri sendiri, anak muda yang otaknya jalan justru sedang menangguk kekayaan. Kenapa? Karena saat Rupiah anjlok, produk kreatif dan hasil alam bangsa ini harganya jadi sangat murah dan tak tertandingi di mata dunia. Bule-bule itu berebut barang kita! Kita modal keringat pakai Rupiah, tapi panen raya dibayar pakai Dollar. Tadi pagi, Presiden Prabowo sudah memberikan tamparan yang sangat keras di gedung DPR:
Miris. Rasanya menyayat hati melihat linimasa hari ini penuh dengan ratapan cengeng. Kalian teriak-teriak panik Rupiah melemah, menangisi harga skincare, baju, dan barang-barang impor yang makin mencekik leher. Kalian menuntut negara bertindak, padahal yang sedang kalian tangisi hanyalah hancurnya gaya hidup konsumtif kalian sendiri! Buka mata kalian lebar-lebar. Di saat kalian sibuk mengasihani diri sendiri, anak muda yang otaknya jalan justru sedang menangguk kekayaan. Kenapa? Karena saat Rupiah anjlok, produk kreatif dan hasil alam bangsa ini harganya jadi sangat murah dan tak tertandingi di mata dunia. Bule-bule itu berebut barang kita! Kita modal keringat pakai Rupiah, tapi panen raya dibayar pakai Dollar. Tadi pagi, Presiden Prabowo sudah memberikan tamparan yang sangat keras di gedung DPR: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen!" Kalian pikir beliau tidak tahu Rupiah sedang diuji? Beliau sangat tahu. Tapi alih-alih panik receh, beliau memosisikan diri sebagai visioner. Beliau sedang pasang badan, merombak habis makroekonomi kita, dan membentangkan karpet merah agar kita tidak selamanya menjadi bangsa jongos yang cuma bisa setor uang ke negara asing. Beliau sedang memaksa kita bangkit menjadi produsen! Sangat menyedihkan, sungguh. Presidennya sudah banting tulang membuka jalan tol menuju pasar internasional, tapi anak mudanya malah asyik meringkuk di pojokan meratapi keranjang e-commerce. Pilihannya sekarang ada di tangan kalian: Mau terus jadi budak impor yang merengek dan mati pelan-pelan digilas zaman, atau bangkit, manfaatkan momentum ini, hantam pasar global, dan mulai hisap Dollar ke kantong kalian sendiri? Buktikan kalau kalian bukan generasi pecundang! 🇮🇩🩸💵 #TamparanKeras #PanenDollar #GenZMandiri #MentalBaja #PeluangEkspor #KedaulatanEkonomi #PrabowoSubianto #IndonesiaProdusen #FaktaBicara #IndonesiaMaju #StopMengeluh
Miris. Rasanya menyayat hati melihat linimasa hari ini penuh dengan ratapan cengeng. Kalian teriak-teriak panik Rupiah melemah, menangisi harga skincare, baju, dan barang-barang impor yang makin mencekik leher. Kalian menuntut negara bertindak, padahal yang sedang kalian tangisi hanyalah hancurnya gaya hidup konsumtif kalian sendiri! Buka mata kalian lebar-lebar. Di saat kalian sibuk mengasihani diri sendiri, anak muda yang otaknya jalan justru sedang menangguk kekayaan. Kenapa? Karena saat Rupiah anjlok, produk kreatif dan hasil alam bangsa ini harganya jadi sangat murah dan tak tertandingi di mata dunia. Bule-bule itu berebut barang kita! Kita modal keringat pakai Rupiah, tapi panen raya dibayar pakai Dollar. Tadi pagi, Presiden Prabowo sudah memberikan tamparan yang sangat keras di gedung DPR:
Miris. Rasanya menyayat hati melihat linimasa hari ini penuh dengan ratapan cengeng. Kalian teriak-teriak panik Rupiah melemah, menangisi harga skincare, baju, dan barang-barang impor yang makin mencekik leher. Kalian menuntut negara bertindak, padahal yang sedang kalian tangisi hanyalah hancurnya gaya hidup konsumtif kalian sendiri! Buka mata kalian lebar-lebar. Di saat kalian sibuk mengasihani diri sendiri, anak muda yang otaknya jalan justru sedang menangguk kekayaan. Kenapa? Karena saat Rupiah anjlok, produk kreatif dan hasil alam bangsa ini harganya jadi sangat murah dan tak tertandingi di mata dunia. Bule-bule itu berebut barang kita! Kita modal keringat pakai Rupiah, tapi panen raya dibayar pakai Dollar. Tadi pagi, Presiden Prabowo sudah memberikan tamparan yang sangat keras di gedung DPR: "Indonesia harus lepas dari cap negara konsumen!" Kalian pikir beliau tidak tahu Rupiah sedang diuji? Beliau sangat tahu. Tapi alih-alih panik receh, beliau memosisikan diri sebagai visioner. Beliau sedang pasang badan, merombak habis makroekonomi kita, dan membentangkan karpet merah agar kita tidak selamanya menjadi bangsa jongos yang cuma bisa setor uang ke negara asing. Beliau sedang memaksa kita bangkit menjadi produsen! Sangat menyedihkan, sungguh. Presidennya sudah banting tulang membuka jalan tol menuju pasar internasional, tapi anak mudanya malah asyik meringkuk di pojokan meratapi keranjang e-commerce. Pilihannya sekarang ada di tangan kalian: Mau terus jadi budak impor yang merengek dan mati pelan-pelan digilas zaman, atau bangkit, manfaatkan momentum ini, hantam pasar global, dan mulai hisap Dollar ke kantong kalian sendiri? Buktikan kalau kalian bukan generasi pecundang! 🇮🇩🩸💵 #TamparanKeras #PanenDollar #GenZMandiri #MentalBaja #PeluangEkspor #KedaulatanEkonomi #PrabowoSubianto #IndonesiaProdusen #FaktaBicara #IndonesiaMaju #StopMengeluh

About