@indotrans.web.id: Sebuah kasus yang melibatkan dua pelajar tingkat SMA menjadi sorotan publik setelah keduanya diduga merekam dan saling bertukar video yang menampilkan area privat sejumlah perempuan tanpa persetujuan korban. Berdasarkan informasi yang beredar, aksi tersebut diduga dilakukan berulang kali dalam kurun waktu tertentu. Bahkan, banyaknya video yang tersimpan disebut membuat para pelaku tidak mengetahui secara pasti jumlah korban yang terekam. Sejumlah sumber menyebut jumlah video yang beredar diduga mencapai puluhan, dengan perkiraan sekitar lebih dari 90 rekaman. Informasi yang beredar juga menyebut para korban tidak dipilih secara khusus. Video diduga direkam secara acak di berbagai lokasi, sehingga sebagian korban bahkan tidak dikenal secara pribadi oleh para pelaku. Karena jumlahnya yang banyak, para pelaku disebut tidak lagi mengingat identitas seluruh korban. Selain merekam, kedua pelajar tersebut juga diduga saling bertukar video dan menyebarkannya kepada pihak lain. Dalam klarifikasi yang beredar, salah satu pelaku disebut beralasan tidak mengetahui bahwa rekaman tersebut akan tersebar lebih luas. Kasus ini memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak warganet menilai tindakan tersebut berpotensi menimbulkan dampak psikologis yang serius bagi para korban karena menyangkut privasi dan rasa aman di ruang publik. #beritaviral #indotrans #smakristenpetra1 #pelajar #sma