@16_dikzz: ๐—–๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—›๐—— ๐—ถ๐—ป ๐—ณ๐—ผ๐˜๐—ผ ๐—ต๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—น ๐˜€๐˜€ ๐—ฎ๐—ป ๐—ธ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ฎ๐—ป๐Ÿ‘‡ Tutor buat HD hasil ss an: Ini ala gua bikin hasil ss an epep jadi hd kaya diatas 1.) Kamu download dulu winkit & efico di app store (kalau belum download) 2.) Buka winkit, pilih pemulihan kualitas AI HD, dan pilih foto yang mau kamu pakai. Kalau sudah kamu unduh 3.) Lanjut ke efico, kamu klik tanda + dibawah, pilih foto yang tadi sudah diunduh dari winkit, lalu kalian klik adjust yang ada di pojok kanan bawah. 4.) Lalu kamu pilih structure (atur ke 100), lanjut sharpen (atur ke 75), kalo sudah langsung save 5.) Lanjut edit lagi di efico, klik tanda + dibawah, pilih foto yang tadi dan pilih adjust dipojok kanan bawah, klik structure (atur ke 65), lanjut saturation (atur ke 75), kalo sudah langsung save lagi. Itu dia tutor ala gua, biar kamu bisa upload di tiktok dengan hasih yg tidak burik, semoga bermanfaat 6.) Pindah lagi ke winkit, klik pemulihan kualitas AI HD, pilih foto yang tadi, lalu unduh. Selasai Itu dia tutor ala gua, biar kamu bisa upload di tiktok dengan hasih yg tidak burik, semoga bermanfaat ๐Ÿ‘ #fyppp #bismillahfyp #epepburik #sshdepep #fyp

๐—ฆ๐˜๐—ผ๐—ฟ๐˜† ๐—™๐—ฟ๐—ฒ๐—ฒ ๐—™๐—ถ๐—ฟ๐—ฒ
๐—ฆ๐˜๐—ผ๐—ฟ๐˜† ๐—™๐—ฟ๐—ฒ๐—ฒ ๐—™๐—ถ๐—ฟ๐—ฒ
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 11 June 2026 05:45:48 GMT
137265
11946
506
1127

Music

Download

Comments

orangbodoh311
๏ฟด ๏ฟด ๏ฟด ๏ฟด ๏ฟด ๏ฟด ๏ฟด :
gw dulu asal pencet jirr๐Ÿ˜น๐Ÿ˜น
2026-06-11 15:22:40
87
aqil.aqil698
Aqil Aqil :
alasan doang gada bukti
2026-06-11 13:52:26
23
hamkcc3
SRG HAM^^ :
is Oky is beck
2026-06-11 14:59:37
2
bintanggalau8
bintang :
https://vt.tiktok.com/ZSQfyM6fv/
2026-06-11 13:36:32
1
ibrawaldanafiq
bra_๐Ÿ‘พ๐Ÿš€ :
https://vt.tiktok.com/ZSQfDpd19/
2026-06-11 13:26:16
2
fahimganteng8
MALAS :
ternyata gw old juga main dari 2021-2023 terus hilang pakai akun guest 2 tahun
2026-06-12 01:36:44
2
riski.kia2014
-Rizz๐Ÿ•ท๏ธ๐Ÿ•ธ๏ธ :
https://vt.tiktok.com/ZSQfUAsLx/
2026-06-11 13:30:46
1
panggilajapin23
gatauu :
siapa yang belum tidurr
2026-06-11 15:50:50
10
rizzfotbalss
RIZZ VT PERSIB :
https://vt.tiktok.com/ZSQfAJJpq/
2026-06-11 13:13:27
1
putrz57
putzใ€† :
iya player old mana tau dulu kaya buat akun cuman pencet sembarang doang ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… tapi di momen itu lah yg paling seru bagi player old ๐Ÿ˜Œ๐Ÿ˜Œ
2026-06-11 12:29:38
3
waush59
Mager๐Ÿฅ€ :
I main era covid.19๐Ÿ˜๐Ÿ–๏ธ
2026-06-12 01:15:08
1
hasangantengcom
pesona truk sawit :
https://vt.tiktok.com/ZSQfuU827/
2026-06-11 14:28:23
1
arkan.di.panggil.n
arkan yaudah :
https://vt.tiktok.com/ZSQyDePCq/
2026-06-11 14:46:06
0
bsk_garet_no81
PESAN KHUSUS :
https://vt.tiktok.com/ZSQfUVya1/
2026-06-11 13:33:16
1
anak_terbaik.1
โ˜….ANAK KESAYANGAN MAMA.โ˜… :
ternyata gw old juga main dari 2021-2022 pakai akun guest ๐Ÿ’”
2026-06-11 13:29:00
7
ceper602
two :
player old bukan pake akun guest tapi pake akun fb ortu
2026-06-11 06:11:06
6
h4455ky
ุดุจุงุชู† ุณุชุชู† Aple :
skin tools pro ๐Ÿ˜Œ
2026-06-11 23:42:00
1
matpiq062
r :
hehehe
2026-06-12 04:43:22
0
17ror36
-17VEDD!! :
gw yg ngerasain ๐Ÿ˜
2026-06-11 14:34:37
2
manuk_dadali052
R :
akun dari kakak gw ke band gara gara pake config๐Ÿ—ฟ
2026-06-11 16:09:53
2
dyakamu0
-๐ŸŒช๏ธ` :
gw yang guest bisa dipindahin ke gogle๐Ÿคญ
2026-06-12 04:14:12
1
carlen.hafis.masa
LEN [ ajaa ] :
iya bang aku juga pernah gitu
2026-06-11 14:21:22
1
midzvortex
MidzVortex :
gw bgo banget ngpain top up di aku. guest dan susah payah naikin rank ke master susah banget 2019 ngumpul
2026-06-12 02:23:46
1
danishlambatnye90033
โคอŸอŸอžอž๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ขโ˜…๐˜ฟ :
untung pilih akun GOOGLE
2026-06-12 01:26:39
1
dxxyzz0
kidik ไน‚ ๐„๐‹๐ˆ๐“๐„ ๐‚๐„๐„๐’ :
andai aja gua dulu gak kenal apk skint tools, akun gua pasti bakalan bagus๐Ÿ˜”
2026-06-11 13:16:34
0
To see more videos from user @16_dikzz, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Robohkan Pagar & Terobos Gedung DPRD Kabupaten Lampung Selatan! Massa Murka, Wakil Rakyat Tak Ada di Tempat Lampung Selatan, 11 Juni 2026 โ€” Situasi di kompleks Gedung DPRD Kabupaten Lampung Selatan memanas dan nyaris tak terkendali. Ratusan massa dari ORMAS Garuda Lampung Selatan menggelar aksi protes besar-besaran yang berujung pada perobohan pagar besi dan penerobosan ke dalam area gedung dewan. Aksi tersebut dipicu oleh kemarahan atas dugaan pelanggaran serius yang dilakukan PT Oasis Wood Industri terhadap para pekerjanya di Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo. Isu yang disuarakan mencakup ketidakadilan upah, jam kerja tidak manusiawi, hingga kelalaian keselamatan kerja. Namun puncak kemarahan terjadi saat massa berhasil masuk ke kompleks gedung dewan. Tak satu pun anggota maupun pimpinan DPRD berada di tempat, meski masih dalam jam kerja resmi. Gedung tampak kosong dan sunyi, memicu kekecewaan mendalam dari massa aksi yang merasa diabaikan oleh wakil rakyatnya. Dugaan Pelanggaran Berat yang Diungkap Massa Dalam pernyataan resminya, ORMAS Garuda Lampung Selatan membeberkan sejumlah fakta yang dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum ketenagakerjaan dan lingkungan, antara lain: Ketidakadilan Upah dan Diskriminasi Gender Upah pekerja laki-laki disebut hanya Rp100.000 per hari, sementara pekerja perempuan lebih rendah lagi, Rp80.000. Nilai tersebut jauh di bawah standar UMK dan dinilai sangat diskriminatif serta tidak manusiawi. Jam Kerja Melanggar Aturan Pekerja sistem rotasi diwajibkan bekerja hingga 9 jam penuh. Sementara pekerja perempuan dipaksa bekerja 8 jam berturut-turut tanpa waktu istirahat, yang jelas bertentangan dengan aturan ketenagakerjaan. Tanpa Alat Pelindung Diri (APD) Seluruh pekerja disebut tidak dibekali APD, padahal bekerja di lingkungan pabrik pengolahan kayu dengan risiko tinggi kecelakaan dan gangguan kesehatan. Status Kerja & Dampak Lingkungan Massa menuntut seluruh tenaga kerja diangkat sebagai karyawan tetap dan tercatat secara resmi di desa setempat. Perusahaan juga didesak mengelola limbah sesuai regulasi lingkungan hidup agar tidak mencemari wilayah warga. Sanksi Tegas dari Pemerintah Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Lingkungan Hidup diminta segera menjatuhkan sanksi berat atas dugaan pelanggaran upah, jam kerja, keselamatan, dan lingkungan. โ€œKami Datang, Tapi Wakil Rakyat Menghilangโ€ Di depan gedung DPRD yang kosong, Ketua ORMAS Garuda meluapkan kekecewaannya. โ€œGaji dibedakan antara laki-laki dan perempuan, kerja berjam-jam tanpa istirahat, tidak diberi pelindung diri. Apakah ini perlakuan terhadap manusia? Kami terobos pagar karena wakil rakyat tak peka. Saat kami datang, justru gedungnya kosong. Ke mana mereka saat rakyat ditindas?โ€ tegasnya. ORMAS Garuda menegaskan bahwa UUD 1945 secara jelas menjamin keadilan sosial dan perlindungan hak pekerja. Perusahaan tidak boleh bertindak sewenang-wenang, dan wakil rakyat wajib hadir serta bertanggung jawab. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian telah mengamankan lokasi. Massa masih bertahan dan menuntut audiensi segera. Belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan maupun pimpinan DPRD. Aksi lanjutan dengan skala lebih besar terancam digelar jika tuntutan tidak ditindaklanjuti.(Red)
Robohkan Pagar & Terobos Gedung DPRD Kabupaten Lampung Selatan! Massa Murka, Wakil Rakyat Tak Ada di Tempat Lampung Selatan, 11 Juni 2026 โ€” Situasi di kompleks Gedung DPRD Kabupaten Lampung Selatan memanas dan nyaris tak terkendali. Ratusan massa dari ORMAS Garuda Lampung Selatan menggelar aksi protes besar-besaran yang berujung pada perobohan pagar besi dan penerobosan ke dalam area gedung dewan. Aksi tersebut dipicu oleh kemarahan atas dugaan pelanggaran serius yang dilakukan PT Oasis Wood Industri terhadap para pekerjanya di Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo. Isu yang disuarakan mencakup ketidakadilan upah, jam kerja tidak manusiawi, hingga kelalaian keselamatan kerja. Namun puncak kemarahan terjadi saat massa berhasil masuk ke kompleks gedung dewan. Tak satu pun anggota maupun pimpinan DPRD berada di tempat, meski masih dalam jam kerja resmi. Gedung tampak kosong dan sunyi, memicu kekecewaan mendalam dari massa aksi yang merasa diabaikan oleh wakil rakyatnya. Dugaan Pelanggaran Berat yang Diungkap Massa Dalam pernyataan resminya, ORMAS Garuda Lampung Selatan membeberkan sejumlah fakta yang dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum ketenagakerjaan dan lingkungan, antara lain: Ketidakadilan Upah dan Diskriminasi Gender Upah pekerja laki-laki disebut hanya Rp100.000 per hari, sementara pekerja perempuan lebih rendah lagi, Rp80.000. Nilai tersebut jauh di bawah standar UMK dan dinilai sangat diskriminatif serta tidak manusiawi. Jam Kerja Melanggar Aturan Pekerja sistem rotasi diwajibkan bekerja hingga 9 jam penuh. Sementara pekerja perempuan dipaksa bekerja 8 jam berturut-turut tanpa waktu istirahat, yang jelas bertentangan dengan aturan ketenagakerjaan. Tanpa Alat Pelindung Diri (APD) Seluruh pekerja disebut tidak dibekali APD, padahal bekerja di lingkungan pabrik pengolahan kayu dengan risiko tinggi kecelakaan dan gangguan kesehatan. Status Kerja & Dampak Lingkungan Massa menuntut seluruh tenaga kerja diangkat sebagai karyawan tetap dan tercatat secara resmi di desa setempat. Perusahaan juga didesak mengelola limbah sesuai regulasi lingkungan hidup agar tidak mencemari wilayah warga. Sanksi Tegas dari Pemerintah Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Lingkungan Hidup diminta segera menjatuhkan sanksi berat atas dugaan pelanggaran upah, jam kerja, keselamatan, dan lingkungan. โ€œKami Datang, Tapi Wakil Rakyat Menghilangโ€ Di depan gedung DPRD yang kosong, Ketua ORMAS Garuda meluapkan kekecewaannya. โ€œGaji dibedakan antara laki-laki dan perempuan, kerja berjam-jam tanpa istirahat, tidak diberi pelindung diri. Apakah ini perlakuan terhadap manusia? Kami terobos pagar karena wakil rakyat tak peka. Saat kami datang, justru gedungnya kosong. Ke mana mereka saat rakyat ditindas?โ€ tegasnya. ORMAS Garuda menegaskan bahwa UUD 1945 secara jelas menjamin keadilan sosial dan perlindungan hak pekerja. Perusahaan tidak boleh bertindak sewenang-wenang, dan wakil rakyat wajib hadir serta bertanggung jawab. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian telah mengamankan lokasi. Massa masih bertahan dan menuntut audiensi segera. Belum ada pernyataan resmi dari pihak perusahaan maupun pimpinan DPRD. Aksi lanjutan dengan skala lebih besar terancam digelar jika tuntutan tidak ditindaklanjuti.(Red)

About