@kyuutieeeeeeeeeeeee: #anime #alya #roshidere #alyasometimeshidesherfeelingsinrussian

Kyuu
Kyuu
Open In TikTok:
Region: PH
Thursday 11 June 2026 09:27:13 GMT
357
65
2
8

Music

Download

Comments

To see more videos from user @kyuutieeeeeeeeeeeee, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Mobil hybrid memiliki makna lain pada jaman dulu, mobil hybrid berarti mobil yang menggabungkan desain Eropa dengan mesin Amerika seperti De Tomaso Pantera. Mobil buatan De Tomaso asal Italia yang didirikan oleh pengusaha asal Argentina Alejandro de Tomaso ini menjadi salah satu mobil hybrid tersukses.  Kehadiran Pantera sendiri tidak lepas dari Ford dibawah pimpinan Lee Iaccoca. Bapak Mustang dan GT40 ini yakin bisa menjual mobil sport Italia melalui dealer Lincoln-Mercury. Disatu sisi De Tomaso telah sukses membuat Vallelunga dan Mangusta dengan mesin Ford dan ingin mengembangkan usahanya.  Akhirnya Pantera yang diambil dari Bahasa Italia untuk Panther ini terbentuk. Chassis monokok yang rigid diberikan desain karya Tom Tjaarda dari Carrozeria Ghia. Tjaarda mendesain mobil dengan gaya wedge atau desain tegak lurus yang populer pada era 70an.  Pada bagian depan terdapat desain lancip dengan lampu pop up untuk meningkatkan aerodinamika. Awalnya Pantera hanya menggunakan bumper chrome kecil pada sisi kiri dan kanan, namun karena regulasi keselamatan Amerika yang baru membuat bumper depan diganti dengan unit full plastik panjang pada tahun 1972 keatas.  Berlanjut ke samping terdapat dummy air intake setelah kaca belakang yang memberikan kesan sporty. Untuk versi Amerika dari Pantera mendapatkan tambahan reflektor samping. Tearkhir di belakang terdapat lampu kotak buatan Carello dari Alfa Romeo Berlina dan bumper plastik menyesuaikan seperti di depan.  Masuk ke dalam, terdapat desain dashboard unik dengan desain instrument cluster twin pod untuk speedometer dan tachometer. Sementara gauge lainnya seperti temperatur, bensin dan oli berada di dashboard tengah. Penempatan radio mobil ini juga unik karena vertikal. Pantera dilengkapi fitur yang mewah dijamannya seperti electric window dan juga AC.  Dapur pacu Pantera menggunakan mesin Ford V8 351 ci atau setara dengan 5.800 cc four barrel carburator tipe Cleveland yang mampu menghasilkan tenaga 296 hp dan torsi 408 Nm. Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi manual 5 percepatan menuju roda belakang. Hasilnya 0-100 km/jam hanya memakan waktu 5,5 detik menuju top speed hingga 260 km/jam.  Tidak hanya tampil menarik, Pantera juga digunakan di balap dengan karir yang cukup panjang dari Group 3 dan Group 4 di era 70an, Group 5 di era 80an dan bahkan hingga terakhir tahun 1997 di kelas GT1. Para selebriti juga banyak yang suka Pantera seperti penyanyi Elvis Presley yang terkenal pernah menembak dashboard Pantera miliknya karena tidak mau di start.  Pantera juga tampil di layar lebar seperti pada film Fast & Furious 5 serta music video My Chemical Romance. Meski Ford berharap menjual 5.000 unit per tahun, kombinasi build quality Pantera yang kurang baik karena dikembangkan terburu-buru serta krisis minyak 1973 membuat Ford berhenti menjual Pantera pada tahun 1975.  Tetapi De Tomaso terus memproduksi Pantera hingga tahun 1993 dengan total produksi mencapai 7.260 unit. Pantera sendiri cukup langka di dunia namun salah satunya tampil di ajang Indonesian Custom Show 2024. Mobil yang dijuluki Black Panther oleh Rod Conspiracy Garage yang membangun mobil ini awalnya didapat dalam kondisi bahan komplit dan direstorasi ulang. 🚗: Rod Conspiracy Garage   🌏: @indonesiancustomshow 2024 📷: @morphevx  #detomaso #detomasopantera #pantera #panteraindonesia  #detomasopanteraindonesia #indonesiancustomshow2024 #ics #ics2024 #motuba #klasikretro #rodconspiracygarage #mbahpedia #mbahifan #ifanramadhana
Mobil hybrid memiliki makna lain pada jaman dulu, mobil hybrid berarti mobil yang menggabungkan desain Eropa dengan mesin Amerika seperti De Tomaso Pantera. Mobil buatan De Tomaso asal Italia yang didirikan oleh pengusaha asal Argentina Alejandro de Tomaso ini menjadi salah satu mobil hybrid tersukses. Kehadiran Pantera sendiri tidak lepas dari Ford dibawah pimpinan Lee Iaccoca. Bapak Mustang dan GT40 ini yakin bisa menjual mobil sport Italia melalui dealer Lincoln-Mercury. Disatu sisi De Tomaso telah sukses membuat Vallelunga dan Mangusta dengan mesin Ford dan ingin mengembangkan usahanya. Akhirnya Pantera yang diambil dari Bahasa Italia untuk Panther ini terbentuk. Chassis monokok yang rigid diberikan desain karya Tom Tjaarda dari Carrozeria Ghia. Tjaarda mendesain mobil dengan gaya wedge atau desain tegak lurus yang populer pada era 70an. Pada bagian depan terdapat desain lancip dengan lampu pop up untuk meningkatkan aerodinamika. Awalnya Pantera hanya menggunakan bumper chrome kecil pada sisi kiri dan kanan, namun karena regulasi keselamatan Amerika yang baru membuat bumper depan diganti dengan unit full plastik panjang pada tahun 1972 keatas. Berlanjut ke samping terdapat dummy air intake setelah kaca belakang yang memberikan kesan sporty. Untuk versi Amerika dari Pantera mendapatkan tambahan reflektor samping. Tearkhir di belakang terdapat lampu kotak buatan Carello dari Alfa Romeo Berlina dan bumper plastik menyesuaikan seperti di depan. Masuk ke dalam, terdapat desain dashboard unik dengan desain instrument cluster twin pod untuk speedometer dan tachometer. Sementara gauge lainnya seperti temperatur, bensin dan oli berada di dashboard tengah. Penempatan radio mobil ini juga unik karena vertikal. Pantera dilengkapi fitur yang mewah dijamannya seperti electric window dan juga AC. Dapur pacu Pantera menggunakan mesin Ford V8 351 ci atau setara dengan 5.800 cc four barrel carburator tipe Cleveland yang mampu menghasilkan tenaga 296 hp dan torsi 408 Nm. Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi manual 5 percepatan menuju roda belakang. Hasilnya 0-100 km/jam hanya memakan waktu 5,5 detik menuju top speed hingga 260 km/jam. Tidak hanya tampil menarik, Pantera juga digunakan di balap dengan karir yang cukup panjang dari Group 3 dan Group 4 di era 70an, Group 5 di era 80an dan bahkan hingga terakhir tahun 1997 di kelas GT1. Para selebriti juga banyak yang suka Pantera seperti penyanyi Elvis Presley yang terkenal pernah menembak dashboard Pantera miliknya karena tidak mau di start. Pantera juga tampil di layar lebar seperti pada film Fast & Furious 5 serta music video My Chemical Romance. Meski Ford berharap menjual 5.000 unit per tahun, kombinasi build quality Pantera yang kurang baik karena dikembangkan terburu-buru serta krisis minyak 1973 membuat Ford berhenti menjual Pantera pada tahun 1975. Tetapi De Tomaso terus memproduksi Pantera hingga tahun 1993 dengan total produksi mencapai 7.260 unit. Pantera sendiri cukup langka di dunia namun salah satunya tampil di ajang Indonesian Custom Show 2024. Mobil yang dijuluki Black Panther oleh Rod Conspiracy Garage yang membangun mobil ini awalnya didapat dalam kondisi bahan komplit dan direstorasi ulang. 🚗: Rod Conspiracy Garage 🌏: @indonesiancustomshow 2024 📷: @morphevx #detomaso #detomasopantera #pantera #panteraindonesia #detomasopanteraindonesia #indonesiancustomshow2024 #ics #ics2024 #motuba #klasikretro #rodconspiracygarage #mbahpedia #mbahifan #ifanramadhana

About