@itssera777: Food combinations👄 #foodcombinations #mukbang #tiktokfood

sera
sera
Open In TikTok:
Region: JP
Thursday 11 June 2026 09:29:55 GMT
140262
1916
26
70

Music

Download

Comments

user2572584744351
Домініка Мельнійчук :
2026-06-12 08:44:39
0
l3ny_pjskk
☆~Leny!<3~☆ :
FIRSTRR
2026-06-11 09:31:40
2
yumnaqis29151
yumnaQIS2915 :
2026-06-11 09:35:40
2
user9493587305763
معشوقة avetar world ❤️ :
مكانش قاع منها 😅
2026-06-11 22:13:42
0
panha.panha30
Panha Panha :
🥰🥰🥰ok
2026-06-11 09:31:51
0
c3lest1al_original
💫🙊Celestial🙊💫 :
EARLY
2026-06-11 09:47:36
0
merumichan
め :
エリンギはどのような調理をしてあるのですか?!
2026-06-11 09:32:40
0
shuxian16
🎧🍵🎀 :
ทัน6นาที
2026-06-11 09:37:04
0
067fgh
J💗T🦭 :
เม้นเเรก
2026-06-11 09:34:18
0
sukanyanomrawee6
##ท้ายฟีฟาย🤫 :
ทัน13นาที
2026-06-11 09:43:42
0
naila_syifa5
━ 𝙅𝙖𝙠𝙞𝙚𝙨𝙨 ᰔᩚ :
ini lagunya perasaan ku aj apa emng...
2026-06-11 12:03:37
0
starwithboom12
ST4R :
OMFG I AM SO EARLY!!!!! ACKKKK
2026-06-11 13:56:39
0
my.dream.avatar5
my dream avatar :
early
2026-06-11 11:14:47
1
elai_min_yoongi
elai_min_yoongi :
Firsttt
2026-06-11 09:31:36
0
azmya992
🌟ᑎᗩᒪIՏᕼ🌟 :
omg earlyyyyyyy
2026-06-11 09:36:07
0
elai_min_yoongi
elai_min_yoongi :
Tell me if it reach 5k or something
2026-06-11 09:32:31
0
katherine_5532
Katherine Pierce🩸💋🌹 :
First
2026-06-11 09:35:39
0
gojo77759
Bro_Bird :
first yay
2026-06-11 09:31:38
0
ahamed.mohamed5569
Ahamed Mohamed :
🥰
2026-06-11 11:23:54
0
sulaiman.hasanzad
Sulaiman Hasanzada :
🥰🥰🥰
2026-06-11 09:33:25
0
kerstine.blaya
💐💗 pretty girl 🩷🪷 :
❤️❤️❤️
2026-06-11 09:31:51
0
xy_6985
⏤͟͟͞͞✦ʟᴇɴᴀ🤘🏽𐙚 ˚ :
🍇+🍫=🍓
2026-06-11 11:01:24
0
reina.balderas6
Reina Balderas :
❤️❤️❤️
2026-06-12 00:56:55
0
To see more videos from user @itssera777, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ketika matanya menangkap seorang perempuan yang tidak asing, dia berusaha memastikan bahwa penglihatannya tidak salah. Ingatannya kembali ke beberapa bulan yang lalu, saat pertemuan pertama mereka. Dia berdiri di depan mobilnya sembari memegang buket bunga. Seperti menunggu seseorang yang janjinya gak pasti. Tanpa gadis itu sadari, dari jauh ada orang lain yang juga berhenti di situ. Dia berdiri dengan payung bening, perlahan mendekat. Mengetuk kaca pelan, untuk memastikan orang di dalam baik-baik saja. Kaca itu dingin, tatapan mereka bertemu beberapa detik. Sejak hari itu, mereka saling menyadari kehadiran satu sama lain. Tapi dunia gak ngasih mereka ruang buat ngobrol. Dia balik masuk ke mobilnya, dan dia meneruskan langkahnya. Sampai beberapa bulan kemudian, jalannya ketemu lagi. Dia dapet job jadi model buat pemotretan di sebuah studio kecil. Gaunnya warna-warni, lampunya terang, tapi tangannya tetap kebiasaan nyentuh dada tiap kali gugup. Pintu studio kebuka. Masuklah cowok yang dulu pernah mengetuk kaca mobilnya. Langkahnya berhenti pas liat dia. Map di tangannya hampir jatuh.   “Eh, kamu?”   Dia juga kaget, kemudian bertanya. “Kamu kerja di sini?” “Aku yang punya studio ini,” jawabnya singkat, terus buru-buru ngalihin muka ke arah fotografer. Pura-pura sibuk ngobrolin banyak hal, padahal debaran di dadanya berisik banget. Selama sesi foto, dia gak ngapa-ngapain. Cuma duduk di pojokan, pura-pura cek laptop. Tapi matanya gak lepas dari gadis di depannya. Dari cara dia narik napas sebelum pose, cara dia gigit bibir tiap kali salah. Semua detail kecil itu direkam dengan baik. “Minum dulu,” katanya pas istirahat. “Waktu itu kenapa gak kamu buka pintunya?” “Aku lagi berantem sama pacarku, dan hari itu aku sama dia resmi putus.” katanya, tidak ada raut sedih. Dia mengatakan itu semua dengan perasaan lega, seakan baru lepas dari sesuatu yang membelenggu. “Kamu sendiri, kenapa jalan-jalan sendirian?” “Gak sengaja liat cewek lagi galau, makanya pengen aku pastiin dia baik-baik aja apa enggak. Waktu itu muka kamu keliatan judes banget, makanya aku gak berani sapa.” “Iya sih, dan waktu itu dengan suasana hati yang buruk. Aku liat kamu kayak cowok caper.” Mereka ketawa bareng, rasa canggung yang semula dirasakan perlahan memudar. Kaca mobil biru yang dulu misahin mereka, sekarang ganti jadi meja resepsionis studio. Masih ada jarak, tapi udah bisa dijangkau tangan. Sejak hari itu, dia sering iseng ambil job di studio ini. Dan dia sering “kebetulan” mampir, tiap ada jadwal gadis yang sudah berhasil mencuri perhatiannya.  Bunga merah layu pemberian sang mantan yang beberapa bulan lalu digenggam, berganti menjadi lampu studio yang menyala tiap mereka ketemu. Rindu yang dulu cuma berani ditatap, sekarang berani disapa “Eh, kamu di sini lagi?” #angrybao #jayning #jay #ningning
Ketika matanya menangkap seorang perempuan yang tidak asing, dia berusaha memastikan bahwa penglihatannya tidak salah. Ingatannya kembali ke beberapa bulan yang lalu, saat pertemuan pertama mereka. Dia berdiri di depan mobilnya sembari memegang buket bunga. Seperti menunggu seseorang yang janjinya gak pasti. Tanpa gadis itu sadari, dari jauh ada orang lain yang juga berhenti di situ. Dia berdiri dengan payung bening, perlahan mendekat. Mengetuk kaca pelan, untuk memastikan orang di dalam baik-baik saja. Kaca itu dingin, tatapan mereka bertemu beberapa detik. Sejak hari itu, mereka saling menyadari kehadiran satu sama lain. Tapi dunia gak ngasih mereka ruang buat ngobrol. Dia balik masuk ke mobilnya, dan dia meneruskan langkahnya. Sampai beberapa bulan kemudian, jalannya ketemu lagi. Dia dapet job jadi model buat pemotretan di sebuah studio kecil. Gaunnya warna-warni, lampunya terang, tapi tangannya tetap kebiasaan nyentuh dada tiap kali gugup. Pintu studio kebuka. Masuklah cowok yang dulu pernah mengetuk kaca mobilnya. Langkahnya berhenti pas liat dia. Map di tangannya hampir jatuh. “Eh, kamu?” Dia juga kaget, kemudian bertanya. “Kamu kerja di sini?” “Aku yang punya studio ini,” jawabnya singkat, terus buru-buru ngalihin muka ke arah fotografer. Pura-pura sibuk ngobrolin banyak hal, padahal debaran di dadanya berisik banget. Selama sesi foto, dia gak ngapa-ngapain. Cuma duduk di pojokan, pura-pura cek laptop. Tapi matanya gak lepas dari gadis di depannya. Dari cara dia narik napas sebelum pose, cara dia gigit bibir tiap kali salah. Semua detail kecil itu direkam dengan baik. “Minum dulu,” katanya pas istirahat. “Waktu itu kenapa gak kamu buka pintunya?” “Aku lagi berantem sama pacarku, dan hari itu aku sama dia resmi putus.” katanya, tidak ada raut sedih. Dia mengatakan itu semua dengan perasaan lega, seakan baru lepas dari sesuatu yang membelenggu. “Kamu sendiri, kenapa jalan-jalan sendirian?” “Gak sengaja liat cewek lagi galau, makanya pengen aku pastiin dia baik-baik aja apa enggak. Waktu itu muka kamu keliatan judes banget, makanya aku gak berani sapa.” “Iya sih, dan waktu itu dengan suasana hati yang buruk. Aku liat kamu kayak cowok caper.” Mereka ketawa bareng, rasa canggung yang semula dirasakan perlahan memudar. Kaca mobil biru yang dulu misahin mereka, sekarang ganti jadi meja resepsionis studio. Masih ada jarak, tapi udah bisa dijangkau tangan. Sejak hari itu, dia sering iseng ambil job di studio ini. Dan dia sering “kebetulan” mampir, tiap ada jadwal gadis yang sudah berhasil mencuri perhatiannya. Bunga merah layu pemberian sang mantan yang beberapa bulan lalu digenggam, berganti menjadi lampu studio yang menyala tiap mereka ketemu. Rindu yang dulu cuma berani ditatap, sekarang berani disapa “Eh, kamu di sini lagi?” #angrybao #jayning #jay #ningning

About