@alexanews.id: PURWAKARTA, alexanews.id – Seorang nasabah yang mengaku telah melunasi seluruh kewajiban kredit pemilikan rumah (KPR) di Perumahan Peta Baru, Purwakarta, melayangkan somasi kepada pihak Bank Tabungan Negara (BTN) karena sertifikat rumah yang menjadi haknya hingga kini belum diterima. Kuasa hukum nasabah dari YP, Evi Saepul Bachri, mengatakan somasi tersebut telah disampaikan kepada pihak BTN dan saat ini pihaknya masih menunggu tanggapan resmi dari bank tersebut. "Kami memberikan somasi kepada BTN Purwakarta karena klien kami telah melunasi seluruh kewajibannya atas KPR. Namun sampai saat ini hak klien kami berupa sertifikat rumah belum diberikan," kata Evi kepada wartawan, Kamis (11/6/2026). Menurutnya, rumah yang dimaksud berada di Perumahan Kota Baru, wilayah Desa Campaka, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Evi menjelaskan, sebelum melayangkan somasi, pihaknya telah berupaya meminta penjelasan secara persuasif terkait keberadaan sertifikat tersebut. Namun hingga saat ini belum ada kepastian yang diterima kliennya. "Yang menjadi persoalan, sampai sekarang belum ada penjelasan yang jelas mengenai keberadaan sertifikat itu. Apakah ada atau tidak, kami belum mendapatkan kepastian," ujarnya. Pihaknya juga mengaku telah berkoordinasi dan meminta informasi kepada BTN. Namun hasilnya masih belum memberikan jawaban yang utuh mengenai status sertifikat yang dimaksud. Karena itu, kuasa hukum memberikan waktu selama tujuh hari kepada BTN untuk memberikan respons atas somasi yang telah dilayangkan. "Kami memberikan tenggang waktu tujuh hari. Jika tidak ada respons, tentu kami akan mempertimbangkan langkah hukum berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya. Terkait kemungkinan pelaporan ke aparat penegak hukum, Evi mengatakan pihaknya masih melihat perkembangan dan sikap dari BTN terhadap somasi tersebut. Ia menegaskan persoalan yang dipermasalahkan kliennya bukan terkait pengembang perumahan, melainkan hubungan antara nasabah dengan pihak bank sebagai kreditur. "Kami hanya memperjuangkan hak klien kami karena seluruh kewajibannya sudah diselesaikan. Soal hubungan antara bank dengan pengembang itu menjadi urusan masing-masing pihak," katanya. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak BTN terkait somasi yang dilayangkan kuasa hukum nasabah tersebut. (King) #purwakarta

AlexaNews
AlexaNews
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 11 June 2026 11:04:00 GMT
233361
3329
271
1513

Music

Download

Comments

sangalangindonesia
LADOG :
Saya sarankan yang masih KPR Segera cek sertifikatnya ada gak di Bank nya, nanti malah ribet di akhir...
2026-06-12 05:28:21
168
ziri_zirangga
ZiriStore :
Setau ku khusus yg masih kpr nya berjalan.. sertifikat,ajb itu salinannya ada di aplikasi mbangking mobile BTN, bisa di download salinananya tpu harus bayar sekitar 200rban,, cmiww
2026-06-12 10:56:39
39
setya_property
Setya Propety :
inget yahh guys sebelum beli rumah pastiin legalitasnya sudah jelas dan aman, sudah SHGB atas nama perusahaan developer, dan bisa naik ke SHM (jadi atas nama kalian) gitu yaa guys🤩🤝
2026-06-14 01:39:13
20
bangtom007
Bang Tom✔️ :
Buat yang pada komen tentang duplikat FC sertifikat, terkadang yg file di mobile btn itu beda sma yg di bank, punya ku di mobile Btn file nya sertifikat masih HGB padahal udah naik ke SHM, akhirnya aku download apk sentuh tanah ku dan aku cek ,ternyata emang udah SHM. saran ku mending langsung ke bank buat nanya duplikat FC nya, bayar 250..
2026-07-28 11:03:09
7
apipramdani10
apip Ramdani :
sudah di tanyakan ke deploper perumahan nya blm? kalo kata deploper nya sertifikat sudah ada di bank, baru somasi bank nya, kalo proses sertifikat pemecahan nya masih di tangani sama pihak pengembang biasa nya notaris lambat proses nya,
2026-06-12 02:05:55
22
sitinurbaya_z
Siti Nurbaya :
Emg klu urusan sertifikat abis lunas KPR tuh nggak bisa langsung jadi sih. Ada proses cek data, verifikasi, sama arsip dokumen dulu biar semuanya aman dan nggak ketuker. Semoga cepet beres ya, yg penting tetap dikawal terus prosesnya
2026-06-17 14:19:20
3
nurba053
aliya :
ky abang q,, blm ada sertifikat dah brp thn pdhl udh lunas
2026-06-12 06:09:49
6
nuraisyaa41
Nuraisyaa :
senasib, saya juga KPR di btn purwakarta udah masuk 15 th, sertifikat blm ada di bank udah tanya beberapa kali ngga ada jawaban yang jelas dr Bank maupun developer
2026-06-12 05:28:33
4
abet682
Rafael26 :
Perum Benteng Mutiara Mas Aman Hiduupp Bp Haji ALAN
2026-06-14 05:47:18
1
dewikania193
Dewi Kania :
jgn ambil KPR bahaya ,lebih baik beli second yg nilainya sesuai bajet
2026-06-12 04:01:59
3
imassitimasripah1
Imas S_M :
btñ mana ini min, KPR sy jg dah lunas awal 2022 (waktu covid) tp blm dpt sertifikat nya di tanyain gak pernah ada ke jelasan mlh gonta ganti yg ngurus di pihak bank nya, alhasil jd males nanyain lg
2026-06-12 08:56:57
0
ash7559
ZayNa🇲🇨 :
Duhh bner berarti yaa perum kota baru sampe skrg blm kelar2 🤦🏻‍♀️
2026-06-12 15:07:29
3
anetha111
🙂 :
KPR ku dah lunas tenor 10th, sertifikat ada tapi masih bentuk SHGB, mau dibikin sertifikat pribadi lgsung urus ke BPN alhamdulillah selesai dalam wktu sebulan ngurusnya
2026-07-23 02:35:22
5
joko.anugrah
joko anugrah teknik :
BTN Bekasi 016 Kranji juga sama,KPR sya sudah lunas,IMB dan sertifikat SHGB sampai saat ini belum diberikan,dengan alasan terselip atau ketlisut dia bilang
2026-06-17 03:31:55
0
lusiyln
ibunya bilazio :
mau tanya ..kalau udah balik nama di surat PBB kok rumah blm atas nama sendiri ya ?? memang begitu kah?
2026-06-12 12:26:43
1
butiranranginang_
Bukan Siapa-Siapa :
Sertifikat Perum Benteng mutiara Mas kah ?
2026-06-12 10:04:35
0
pions378
Sahanya...?? :
punya ortu sya juga di bri pinjaman sudah lunas mau ambil sertifikanya banyak alesan
2026-06-12 10:47:59
0
putrinadilla.97
🧸 :
kmrin saya ambil rumah di perum benteng mutiara mas Campaka ...tapi alhmdulillah di urus sama bank BRI ..bukan BTN ..semoga amanah sertifikat tepat waktu..
2026-06-13 05:02:59
1
ronjun2001
RONJUN :
Ada bbrp KPR di Perum Purna Yudha yg sdh lunas bbrp tahun lalu jd blm terima sertifikat dan sdh berkali2 ke BTN namun sd skrg blm ada info dan kejelasan, seperti tdk ada respon.
2026-06-12 04:14:00
1
steventanw_
steventanw_ :
Seluruh proses hukum or administrasi perbankan tentu memiliki standar operasional prosedur, kenpa? Karna punya tujuan buat melindungi keamanan data jgaaa dokumen seluruh nasabah.
2026-06-17 13:45:36
1
yodatheexplorer
𐙚˚࿔ 𝑴𝒂𝒎𝒂&𝒀𝒐𝒅𝒂 𝜗𝜚˚⋆ :
Bisa minta copyan sertifikat ke bank pusat dengan membayar 250rb cmiiw
2026-07-25 02:20:14
1
zengiz2131
zenGI2131 :
ini bisa terjadi bila developer kurang bertanggung jawab. developernya mungkin sertipikat belum di pecah atau masih proses tapi sudah di jual belikan ke pembeli yg kredit lewat bank...sy Alhamdulillah kredit perum akhir tahun 2010 dan sudah lunas 2026 ini sertipikat ada di btn dan sudah di ambil...
2026-06-12 09:23:13
3
dhenisetiam7
dhenisetiam7 :
ngasi srtfkt klo kpr lunas emg thapannya pnjng ga bs instan bos,,, bank ngurus arsip ketat bgt biar ga slh jga ksh k org sii, psti ada prses sinkronisasi yg buth bgt kehati hatian.. mnding kta tenang aja dlu,, pkir positif &percayain smua pnyelesaian dkumennya k prosedur phk bank,, aman itu
2026-06-17 13:10:45
1
genuki22
rinrin :
tag om Zein dan kdm
2026-06-12 01:22:02
0
richardgaor0
RICHARDGAOR :
biasanya masalah begini timbul karena masih ada diatas satu sertifikat, belum dipecah
2026-06-12 11:50:59
1
To see more videos from user @alexanews.id, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About