Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@kotya308:
Котя❤️
Open In TikTok:
Region: UA
Thursday 11 June 2026 12:05:50 GMT
200
19
1
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
0.47MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
0.47MB
)
Watermark .mp4 (
1.65MB
)
Music .mp3
Comments
🎉Россия мама 💪🇷🇺🇷🇺🇷🇺😘 :
🥰🥰🥰
2026-06-11 17:30:28
0
To see more videos from user @kotya308, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
Respondendo a @Daya Santos #acougue #acougueiro #carnemoida #patinho #paleta #dicas
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju
@nataliabeauty #reflexao #debate #nataliaclipfy #nataliabeauty #clipfyleague
@growth.supplements Aqui vai uma curiosidade surpreendente para o seu dia: Você sabia que o mel de abelha é o único alimento que nunca estraga? Arqueólogos já encontraram potes de mel em tumbas no Egito Antigo com mais de 3.000 anos de idade e, incrivelmente, ele ainda estava perfeitamente comestível! O segredo dessa "imortalidade" está na química perfeita da natureza. O mel tem pouquíssima água em sua composição (cerca de 17% a 18%) e é altamente ácido. Quando as abelhas processam o néctar, elas também adicionam uma enzima chamada glicose oxidase, que produz peróxido de hidrogênio (um composto com forte ação antibacteriana). Essa combinação de falta de umidade, alta acidez e proteção natural cria um ambiente extremamente hostil para bactérias, fungos e qualquer outro micro-organismo que tente se proliferar ali. Com o tempo, o mel pode apenas cristalizar e ficar durinho, mas basta aquecê-lo um pouco em banho-maria para que ele volte ao estado líquido normal, tão saboroso e seguro quanto no dia em que foi colhido há milhares de anos. #marombacheff #growthtv #marombachefcy
#CapCut #زنان_افغانستان
@rafael_cabral #rafaelcabral #rafaelcabralcy
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy