@linne179: Thiết kế bánh lái độc đáo – Cánh quạt tự xoay khi có gió điều hòa, vừa tạo hương thơm vừa là món trang trí đẹp mắt#auto#trangtrioto#phukienxecung

Linh Đan Mê Xe
Linh Đan Mê Xe
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 11 June 2026 13:38:40 GMT
1546
7
1
0

Music

Download

Comments

linne179
Linh Đan Mê Xe :
Giá ở giỏ hàng mọi người tham khảo ạ🥰
2026-06-11 13:40:44
0
To see more videos from user @linne179, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


"Jenderal ⭐⭐ Perempuan Pertama Di Indonesia". Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. dr. Dian Andriani Ratna Dewi, Sp.DVE., M.Biomed., MARS., S.H., M.H., FINSDV., FAADV. adalah perempuan pertama dalam sejarah TNI Angkatan Darat (TNI-AD) yang berhasil meraih pangkat perwira tinggi bintang dua (Mayor Jenderal). Beliau merupakan seorang dokter spesialis kulit dan kelamin (Dermatologi, Venereologi, dan Estetika) yang mengabdikan dirinya melalui jalur kesehatan militer (Korps Kesehatan Militer - CKM). Jabatan militer terakhirnya sebelum purnatugas adalah Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Universitas Pertahanan (Unhan). •Nama Lengkap: Dian Andriani Ratna Dewi. •Tempat, Tanggal Lahir: Bandung, Jawa Barat, 3 Juni 1966. •Asal Satuan: Korps Kesehatan Militer (CKM) Mayjen Dian Andriani memiliki rekam jejak akademis kedokteran, hukum, hingga militer yang sangat komprehensif. Lulus dari SMUN 2 Ujung Pandang, kemudian melanjutkan kuliah S1 dan Profesi Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) (lulus 1992). Beliau juga mengambil Spesialis Kulit dan Kelamin (PPDS Kulkel) di Universitas Indonesia, serta meraih gelar Magister Biomedik (M.Biomed), Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS), hingga gelar Sarjana Hukum (S.H.) dan Magister Hukum (M.H.). Pendidikan Militer: Masuk TNI-AD melalui jalur Sekolah Perwira Militer Sukarela (Sepalmilsuk) II pada tahun 1989. Setelahnya, beliau menempuh berbagai pendidikan lanjutan seperti Sussarcabkes (1992), Suslapa I Kes (1997), dan Suslapa II Kes (2000). Selama lebih dari 35 tahun mengabdi di TNI-AD, kariernya diisi oleh berbagai penugasan strategis di bidang kesehatan perumahsakitan dan kepresidenan. •Awal Karier: Perwira Pertama Kesehatan Kodam (Kesdam) IV/Diponegoro (1989–1993). •Paspampres: Menjadi Dokter Denkes Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) selama 5 tahun pada era Presiden Soeharto (mulai 1993). •RS Ridwan Meuraksa: Berdinas selama 17 tahun di RS Ridwan Meuraksa dengan berbagai posisi, mulai dari Kepala IGD hingga menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit (Karumkit). •RSPAD Gatot Soebroto: Menjabat sebagai Kepala Departemen Kulit dan Kelamin serta Ketua Komite Etik Perumahsakitan RSPAD Gatot Soebroto. Di sinilah beliau mendapatkan kenaikan pangkat bintang satu (Brigadir Jenderal). •Universitas Pertahanan: Terlibat aktif dalam pembangunan Fakultas Kedokteran Militer Unhan pada tahun 2020, hingga akhirnya dipromosikan menjadi Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Unhan (2024). Jabatan inilah yang mengantarkannya mengukir sejarah sebagai Kowad pertama berkat pangkat Mayor Jenderal. Setelah purnatugas dari dunia militer, beliau tetap aktif di dunia medis dan organisasi profesional, salah satunya diamanahi sebagai Ketua Umum Perhimpunan Kedokteran Militer (PERDOKMIL) Indonesia. #biografi #tni #tniindonesia🇮🇩 #kowad #dokter

About