@secdmyself: Part 24 : Berburu Mangga Muda Tengah Malam Suara deru mesin mobil mewah milik Sunghoon membelah jalanan kota yang sudah sepi dan mendingin. Jam di dashboard menunjukkan hampir pukul 12 malam, namun pria yang biasanya sudah terlelap itu kini justru sedang menyipitkan matanya tajam, menatap ke setiap sudut trotoar dan deretan toko yang hampir semuanya tutup. Park Sunghoon bener-bener linglung. Menghadapi ratusan dokumen kerjaan di kantor atau negosiasi bisnis bernilai miliaran jauh lebih mudah bagi dirinya, ketimbang harus mencari buah mangga yang belum matang di jam-jam keramat seperti ini. Sunghoon sempat turun di tiga minimarket yang buka 24 jam berturut-turut, membuat para penjaga kasir menatapnya heran karena pria dengan setelan kaus premium itu mendadak menanyakan mangga muda dengan ekspresi serius. Hasilnya? Nihil. Frustrasi dan tidak mau pulang dengan tangan kosong karena takut mengecewakan Y/N yang sedang hamil muda, Sunghoon akhirnya terpaksa menurunkan urat malunya. Ia meminggirkan mobil, lalu menekan tombol panggil pada ponselnya, menghubungi sekretaris pribadinya di tengah malam buta. "Halo, Pak? Ada masalah darurat di kantor?" suara sekretarisnya terdengar serak khas bangun tidur, sedikit panik karena bosnya menelepon di jam tidak wajar. Sunghoon berdeham pelan, mencoba menetralkan suaranya yang mendadak canggung. "Bukan kantor. Cari tahu tempat atau pasar induk mana yang jual mangga muda sekarang juga. Istriku mengidam." Hening beberapa detik di seberang telepon sebelum akhirnya sang sekretaris menghela napas pasrah, menyadari kalau bos berwibawanya kini sudah resmi bergabung dalam klub bapak-bapak siaga ugal-ugalan. Hampir 1 jam berlalu, Sunghoon akhirnya kembali melangkah masuk ke dalam apartemen dengan napas yang sedikit memburu. Jaketnya sedikit berantakan, tetapi sepasang matanya memancarkan binar lega. Di tangan kanannya, ada satu kantong plastik berisi tiga buah mangga muda yang berhasil ia dapatkan dari seorang pedagang pasar subuh atas bantuan info sekretarisnya. Sunghoon membuka pintu kamar utama dengan sangat perlahan. Di atas kasur, ia mendapati Y/N ternyata belum tidur. Istrinya itu sedang duduk bersandarkan bantal sambil menonton tv dengan wajah lesu yang menggemaskan, menanti kepulangannya. Begitu melihat kantong plastik di tangan suaminya, mata bulat Y/N seketika berbinar cerah. "Kak Sunghoon...! Dapat?" Sunghoon tersenyum teduh, rasa lelah dan kantuknya menguap begitu saja melihat binar bahagia di wajah istrinya. Ia berjalan mendekat, lalu duduk di tepi ranjang sembari menyerahkan piring berisi potongan mangga muda yang sudah ia cuci bersih di dapur tadi. Tanpa menunggu lama, Y/N langsung mengambil satu potong dan menggigitnya dengan lahap. Wajah cantiknya refleks mengernyit hebat karena rasa masam yang teramat pekat membanjiri lidahnya. Namun anehnya, Y/N justru tersenyum puas dan kembali memakan potongan berikutnya seolah buah itu adalah makanan paling enak di dunia. Sunghoon yang melihat itu bergidik ngeri, refleks ikut menelan ludah karena ngilu membayangkan rasa asamnya. "Enak, sayang? Gak sakit perut memakan yang se-asam itu, hm?" tanya Sunghoon lembut, tangannya bergerak mengusap rambut Y/N dengan penuh kasih sayang. Y/N menggeleng cepat dengan mulut yang penuh, lalu tiba-tiba mengarahkan satu potongan mangga muda ke depan bibir Sunghoon. "Enak banget, Kak! Segar banget bikin pusingku hilang. Nih, Kakak coba satu!" Sunghoon melebarkan matanya pelan, mencoba mundur sedikit namun tatapan memohon dari sepasang mata Y/N bener-bener menjadi kelemahan terbesarnya. Dengan pasrah, ia akhirnya membuka mulutnya, menerima suapan mangga muda super asam dari sang istri. Detik berikutnya, wajah tampan Sunghoon langsung mengernyit total dengan mata terpejam rapat, menahan rasa ngilu di giginya yang langsung menusuk ke ubun-ubun, membuat Y/N seketika tertawa lepas hingga suara renyahnya memenuhi kamar malam itu. lsanjutan di komentar ๐ #pov #au #sunghoon #enhypen #fyp
๐ซ๐ถ๐
๐๐ ๐ป๐๐ถ๐๐๐ ๐
Region: ID
Thursday 11 June 2026 15:15:58 GMT
Music
Download
Comments
๐ซ๐ถ๐
๐๐ ๐ป๐๐ถ๐๐๐ ๐ :
lanjutan ๐
Melihat tawa bahagia istrinya yang begitu lepas, Sunghoon perlahan membuka mata dan ikut tersenyum hangat. Ia menarik tubuh Y/N ke dalam dekapannya, mengecup puncak kepala istrinya dengan teramat dalam. Tugas malam pertamanya sebagai calon ayah berakhir dengan rasa asam di lidah, namun dadanya dipenuhi kehangatan manis yang bener-bener gak ada tandingannya.
Sejak malam itu, Sunghoon tidak lagi melarang Y/N melakukan hal-hal kecil yang membuatnya bahagia. Ia hanya menemani dari dekat, memastikan istrinya aman tanpa membuatnya merasa terkurung.
Keesokan paginya, atmosfer di dalam apartemen bener-bener berubah seratus delapan puluh derajat. Sesuai janjinya malam tadi setelah drama ngidam mangga muda, Park Sunghoon membuktikan ucapannya untuk tidak lagi mengekang ruang gerak Y/N. Namun sebagai gantinya, pria itu justru memilih untuk mengambil cuti dan bekerja dari rumah (WFH) demi bisa memantau sang istri secara langsung.
Di ruang kerja pribadinya yang bernuansa minimalis, Sunghoon sedang duduk tegak di balik meja kerja, mengenakan kemeja hitam yang lengannya digulung hingga siku. Di depan laptop, ia sedang memimpin rapat bulanan bersama para direksi perusahaan lewat panggilan video. Wajahnya tampak teramat dingin, tegas, dan berwibawa. Tipe bos perfeksionis yang suaranya saja bisa membuat para manajer gemetaran.
"Saya tidak mau tahu, laporan kuartal kedua harus selesai akhir minggu ini. Jika ada penundaan lagiโ" Kalimat tegas Sunghoon tiba-tiba menggantung di udara.
CEKLEK.
Pintu ruang kerja terbuka pelan. Y/N melangkah masuk dengan piyama longgarnya, berjalan pelan menghampiri suaminya. Wajahnya tampak mengantuk dan rambutnya sedikit berantakan khas orang baru bangun tidur. Tampaknya hormon kehamilan bener-bener membuat Y/N berubah menjadi sangat manja dan tidak bisa jauh dari suaminya.
Melihat kehadiran istrinya, raut wajah garang Sunghoon di depan kamera Zoom seketika runtuh tak berbekas, digantikan oleh binar mata yang melunak teramat teduh.
"Eh, sudah bangun, sayang?" bisik Sunghoon lembut, mengabaikan fakta bahwa mikrofon rapatnya masih menyala.
2026-06-11 15:18:41
21
El๐ :
pagi-pagi baca ini jadi gamau kerja ah, mau jadi istri sunghoon aja๐
2026-06-12 01:35:45
39
epannnnnn :
ternyata aku udah gilaaa, gini aja senyum2 sendiri SYALANNNNNNNN
2026-06-12 04:08:46
18
โ ๐๐๐๐๐น :
plis kangen sunghoon era acil gini, sekarang dia udh jadi pakde๐ญ๐ญ๐๐ป
2026-06-12 08:31:57
9
tiara :
gue belah juga ni bumi๐ญ๐ญ
2026-06-12 10:58:23
5
sari๐ฏ :
KAAA MAKASII UDA GERCEPP UPLOAD, SAYANG KAKA BANYAK'๐ฅน BTW LANJYUTT๐๐๐๐
2026-06-11 15:24:50
6
mellis :
gantengku๐ฅฐ
2026-06-12 08:27:39
1
ravyy ajaa๐๐ป๐ :
kalo udh lanjut tag yak
2026-06-12 03:52:59
1
w0.niverse_ :
lanjuttt
2026-06-11 15:35:46
2
Linda Wati :
Sunghoonโคโค
2026-06-12 02:22:36
2
jejehoon :
yang ngidam mangga muda sih Y/N, tapi yg banjir malam mulut ku๐๐, apa jgn2 aku ngidam juga ๐๐
2026-06-11 16:21:01
1
ีผสีผีผวสีผษฆษษสวำษีกึ
ีผ ๐ฆ๐๐ :
aku tunggu lanjutannya lagi๐ฅฐ
2026-06-11 17:01:22
1
To see more videos from user @secdmyself, please go to the Tikwm
homepage.