@kumparan: Idris Al-Marbawy atau Gus Idris, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah, Ngajum, Kabupaten Malang, belum ditahan meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelecehan seksual yang dialami dua model perempuan saat syuting konten videonya. Pengacara Gus Idris, Guntur Putra Abdi Wijaya, mengatakan kliennya memang sudah dua kali dipanggil sebagai terlapor sebelum ditetapkan sebagai tersangka. Tapi, dari dua kali pemanggilan tersebut, satu kali kliennya sedang memiliki kegiatan di luar kota dan satu kali dalam kondisi sakit. Guntur membantah kliennya mangkir dari pemanggilan pemeriksaan. Menurutnya, sebelum ditetapkan sebagai tersangka, kliennya sudah kooperatif dan beberapa kali menghadiri pemeriksaan sebagai terlapor. Namun, ia tidak mengingat berapa kali kliennya dimintai keterangan oleh kepolisian sejak dilaporkan oleh model tersebut. Sebelum dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, penyidik telah dua kali melakukan upaya pemanggilan. Pada pemanggilan pertama, tersangka melalui kuasa hukumnya menyampaikan tidak dapat hadir karena berada di luar kota. Sementara pada kesempatan berikutnya, pihak kuasa hukum kembali mengajukan permohonan penundaan dengan melampirkan keterangan kondisi kesehatan. Idris Al-Marbawy ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual saat pengambilan video konten bertemakan Sumpah Pocong. Ia dilaporkan pada awal Februari 2026 oleh dua korban perempuan yang merupakan model dalam video tersebut. 📸: Dok. Istimewa. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: focus | guskreator | news | tiktokvidol | R120 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan

kumparan
kumparan
Open In TikTok:
Region: ID
Friday 12 June 2026 02:44:00 GMT
140930
1598
62
65

Music

Download

Comments

_431264
_ :
ga kaget
2026-06-12 03:13:05
36
sugengblantix5
Sugeng blantik :
apakah nu?
2026-06-12 06:06:37
9
wi_cakson
Wichak :
gak kaget,
2026-06-12 04:57:35
1
lalidalan3
azmaliki :
oi
2026-06-12 02:52:40
0
fahmi_mart
Nuril Fahmi :
gak kaget
2026-06-12 05:26:29
0
praptojaya
Tuban Selatan :
Hem
2026-06-12 03:17:07
0
saya.827
.... :
pertama min
2026-06-12 02:50:36
0
rxking026
MOKONDO :
2026-06-12 05:35:37
0
mieayamenak0609
achvrif :
1
2026-06-12 02:47:11
0
hieronimus.herdi5
Hieronimus herdi :
p
2026-06-12 02:45:18
0
raqfsan.3520
raqfsan.3520 :
kok bisa g ditangkap ya????😳😳😳😳
2026-06-12 04:02:20
5
xxx07412
xxx :
ngk kaget mah
2026-06-12 09:22:58
1
anindhitacahyani2
anindhitac@ahyani2 :
jangan gitu. Kami yang mental gratisan nih gimana.Kami maunya semuanya gratis tapi pajak tetap rendah. kami maunya harga BBM stabil biarpun selat Hormuz tutup. Kami maunya harga beras murah sampe 5rb soal petani itu urusan mereka, mereka di takdirkan gak boleh protes. Kami maunya dollar turun biarpun harus ngutang ke IMF. Kami maunya gaji naik meskipun skill kami pas-pasan. Kami maunnya cuaca stabil terus gak boleh terlalu panas atau terlalu dingin meskipun itu kondisi alam. Kami maunya Pak Anis jadi presiden.
2026-06-12 02:47:02
2
syaifulanwar6641
anwar :
semuanya bisa dinegosiasikan asal ada cuan
2026-06-12 06:27:13
3
me_bond2
mr_bond :
Agus oh Agus....
2026-06-12 06:15:15
2
almawanto39
almawant :
mirisss
2026-06-12 07:30:01
1
vinssyy789
Raihan :
gus lagi
2026-06-12 07:00:33
1
To see more videos from user @kumparan, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About